24.9 C
Kediri
Friday, August 12, 2022
Array

Mayoritas Masih Gunakan Alamat Asal

- Advertisement -

KEDIRI KOTA- Meski sudah pindah ke rusunawa Kota Kediri, sebagian besar penghuni kawasan tersebut tetap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Mereka berharap perpindahan alamat ke rusunawa tidak akan berpengaruh pada pemberian bantuan yang selama ini mereka terima.

Beberapa penghuni yang ditemui wartawan koran ini mengaku sejauh ini masih menggunakan alamat lama. Meski sudah pindah tempat tinggal ke rusunawa, segala bentuk administrasi kependudukan masih mengikuti di kelurahan asal. “Ini KTP saya masih ikut Kelurahan Balowerti,” ujar Suwarno, 45, kepada wartawan koran ini.

Menurut Suwarno, sampai saat ini belum ada instruksi untuk mengurus surat-surat kepindahan. Namun, apabila dirinya diminta untuk mengurus surat pindah, maka dengan senang hati akan dilakukannya. “Pokoknya saya ngikut saja. Kalau diminta buat (surat pindah, Red.), saya juga akan ikut,” tandasnya.

Baca Juga :  Bantuan Baru Bisa Terealisasi di 2019

Suwarno mengaku, beberapa saat yang lalu dia sempat menerima bantuan beras miskin (raskin). Namun saat itu masih menggunakan alamat asalnya. Sehingga dia khawatir ke depan tidak lagi mendapatkan bantuan. “Harapannya semoga masih tetap tercatat sebagai penerima bantuan,” sambungnya.

- Advertisement -

Terpisah, Sunarti, 55, juga ingin agar segera mendapatkan kepastian mengenai alamat tempat tinggal yang baru. Dia sempat mendapatkan informasi dari kelurahan bahwa ke depan masalah administrasi kependudukan akan diurus secara bersamaan oleh pihak kelurahan. “Sudah diberi tahun oleh Pak Lurah. Tapi saya masih menunggu,” katanya.

Untuk diketahui, saat meresmikan rusunawa beberapa waktu lalu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sempat mewacanakan untuk membuatkan RT khusus di kawasan itu. Mengingat para penghuninya masih berasal dari kelurahan yang berbeda-beda. Abu menginginkan agar para penghuni nanti bisa memanfaatkan bantuan dari pemerintah jika sudah memiliki ketetapan administrasi kependudukan.

Baca Juga :  Bangun Hutan Mini dan Taman Bermain
- Advertisement -

KEDIRI KOTA- Meski sudah pindah ke rusunawa Kota Kediri, sebagian besar penghuni kawasan tersebut tetap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Mereka berharap perpindahan alamat ke rusunawa tidak akan berpengaruh pada pemberian bantuan yang selama ini mereka terima.

Beberapa penghuni yang ditemui wartawan koran ini mengaku sejauh ini masih menggunakan alamat lama. Meski sudah pindah tempat tinggal ke rusunawa, segala bentuk administrasi kependudukan masih mengikuti di kelurahan asal. “Ini KTP saya masih ikut Kelurahan Balowerti,” ujar Suwarno, 45, kepada wartawan koran ini.

Menurut Suwarno, sampai saat ini belum ada instruksi untuk mengurus surat-surat kepindahan. Namun, apabila dirinya diminta untuk mengurus surat pindah, maka dengan senang hati akan dilakukannya. “Pokoknya saya ngikut saja. Kalau diminta buat (surat pindah, Red.), saya juga akan ikut,” tandasnya.

Baca Juga :  Bersenjata Lengkap, Prajurit Brigif 16/Wira Yudha ‘Serbu’ Rusunawa

Suwarno mengaku, beberapa saat yang lalu dia sempat menerima bantuan beras miskin (raskin). Namun saat itu masih menggunakan alamat asalnya. Sehingga dia khawatir ke depan tidak lagi mendapatkan bantuan. “Harapannya semoga masih tetap tercatat sebagai penerima bantuan,” sambungnya.

Terpisah, Sunarti, 55, juga ingin agar segera mendapatkan kepastian mengenai alamat tempat tinggal yang baru. Dia sempat mendapatkan informasi dari kelurahan bahwa ke depan masalah administrasi kependudukan akan diurus secara bersamaan oleh pihak kelurahan. “Sudah diberi tahun oleh Pak Lurah. Tapi saya masih menunggu,” katanya.

Untuk diketahui, saat meresmikan rusunawa beberapa waktu lalu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sempat mewacanakan untuk membuatkan RT khusus di kawasan itu. Mengingat para penghuninya masih berasal dari kelurahan yang berbeda-beda. Abu menginginkan agar para penghuni nanti bisa memanfaatkan bantuan dari pemerintah jika sudah memiliki ketetapan administrasi kependudukan.

Baca Juga :  Bentuk Dua RW dan Sepuluh RT Baru

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/