24.3 C
Kediri
Wednesday, June 29, 2022

Blusukan ke Pasar Kosambi Bandung, Mendag Sebut Harga Migor Curah Sesuai HET

BANDUNG, JP Radar Kediri – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali melakukan blusukan. Kali ini dia mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/6). Di sana, dia mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok lain.

 

Turut mendampingi Mendag Zulhas, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

 

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih. Stoknya lebih. Artinya itu orang sudah nggak antre. Mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,” tegas Zulhas.

 

Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Harga minyak goreng curah di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat sudah normal Rp14.000 per liter.

Baca Juga :  Mendag: Kita Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi 

 

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya. Tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp14.000/liter itu di sini. Belum di tempat lain, sudah terjamin,” ujarnya.

 

Zulhas mengungkapkan, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan pelaku usaha minyak goreng untuk mengadakan minyak goreng curah kemasan sederhana dengan merek ‘MinyakKita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp14.000/liter dengan lebih aman dan higienis.

 

“Saya akan undang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng, untuk mengemas minyak curah menjadi kemasan sederhana. Sehingga nanti masyarakat, ibu-bu, kalau dia belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp14.000 per liter dengan merek “Minyakita”,”terang Zulhas.

Baca Juga :  Mendag: Distribusi Harus Cepat dan Masif

 

Dalam sidak tersebut, Zulhas juga melihat dan meninjau sejumlah harga bahan-bahan pokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga cabai cenderung turun,” tegasnya.

 

Menurut Mendag Zulhas, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp100.000 per kg lebih. Sekarang sudah turun menjadi Rp 80.000 per kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp120.000 per kg, sekarang sudah Rp100.000 per kg. Jadi cenderung turun,” pungkas Zulhas.

- Advertisement -

BANDUNG, JP Radar Kediri – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali melakukan blusukan. Kali ini dia mendatangi pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/6). Di sana, dia mengecek harga minyak goreng dan bahan-bahan pokok lain.

 

Turut mendampingi Mendag Zulhas, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

 

“Saya memastikan, keliling ke pasar-pasar. Kalau di satu pasar di Kota Bandung ini, Pasar Kosambi, ini malah lebih. Stoknya lebih. Artinya itu orang sudah nggak antre. Mungkin membeli seperlunya karena barangnya tersedia, harganya stabil,” tegas Zulhas.

 

Zulhas melanjutkan, di Pasar Kosambi Bandung saat ini juga tidak ada lagi masyarakat yang mengantre minyak goreng. Harga minyak goreng curah di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat sudah normal Rp14.000 per liter.

Baca Juga :  Mendag: Kebutuhan Puasa dan Lebaran Terkendali

 

“Ini sudah tidak ada antre atau rebutan lagi ya. Tidak ada lagi, sudah aman. Jadi Rp14.000/liter itu di sini. Belum di tempat lain, sudah terjamin,” ujarnya.

 

Zulhas mengungkapkan, Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi dengan pelaku usaha minyak goreng untuk mengadakan minyak goreng curah kemasan sederhana dengan merek ‘MinyakKita”. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli minyak goreng curah dalam kemasan sederhana di ritel modern dengan harga Rp14.000/liter dengan lebih aman dan higienis.

 

“Saya akan undang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng, untuk mengemas minyak curah menjadi kemasan sederhana. Sehingga nanti masyarakat, ibu-bu, kalau dia belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp14.000 per liter dengan merek “Minyakita”,”terang Zulhas.

Baca Juga :  Menggoyahkan Pikiran Mahapatih

 

Dalam sidak tersebut, Zulhas juga melihat dan meninjau sejumlah harga bahan-bahan pokok. ”Harga sembako stabil, tidak ada kenaikan lagi. Bahkan harga cabai cenderung turun,” tegasnya.

 

Menurut Mendag Zulhas, harga cabai merah keriting sebelumnya terpantau Rp100.000 per kg lebih. Sekarang sudah turun menjadi Rp 80.000 per kg. “Cabai rawit kemarin saya tanya di Pasar Cibubur Rp120.000 per kg, sekarang sudah Rp100.000 per kg. Jadi cenderung turun,” pungkas Zulhas.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/