27.1 C
Kediri
Thursday, August 11, 2022
Array

Tukang Becak Meninggal di Depan Masjid, Ada Apa?

KEDIRI KOTA– Warga Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren mendadak heboh. Ini setelah seorang tukang becak ditemukan meninggal mendadak di depan masjid, Jalan Cendana. Pria bernama Sudjoko, 73, yang tinggal di kelurahan setempat itu diduga kelelahan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menerangkan, peristiwa itu terjadi Minggu sore (18/3) sekitar pukul 15.00. Adalah Sutaji, 60, warga sekitar masjid, yang kali pertama mengetahuinya.

Saat itu, dia sedang berjalan melewati masjid. Sutaji terkejut mendapati tubuh Sudjoko tergeletak di samping becaknya yang parkir di depan masjid. Karena khawatir, Sutaji langsung menghampiri. Dia memanggil-manggil namanya. Namun tidak ada jawabannya.

“Saksi (Sutaji, Red) panik melihat hal itu langsung melaporkan ke ketua RT setempat,” ujar Sujadi, 48, warga Singonegaran.

Baca Juga :  Empat Kecelakaan di Kediri, Tiga Orang Tewas

Kemudian, bersama ketua RT, Sutaji membawa Sudjoko ke rumah Dokter Indargo untuk mendapatkan pertolongan. Namun nahas sudah terlambat. Sudjoko dinyatakan telah meninggal dunia.

Ketua RT pun melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Pesantren untuk dilakukan penyelidikan. “Polisi banyak ke sini Mas setelah itu,” ungkap Sujadi.

Menerima laporan tersebut, petugas polsek segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Selain meminta keterangan para saksi, mereka juga memeriksa jasad korban dibantu tim Identifikasi Reskrim Polres Kediri Kota.

Hasilnya, tidak ditemukan kecurigaan yang mengarah pada pembunuhan. Ini lantaran tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. “Sepertinya karena kelelahan dan penyakit tua,” terang Kanitreskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh.

Baca Juga :  Satu PDP di Ngadiluwih Meninggal, Pemakaman Standar Covid-19

Tidak hanya itu, Unit Reskrim Polsek Pesantren juga telah mendatangi keluarga korban. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui secara pasti penyebab tewasnya Sudjoko.

Dari situ didapati, sebelum berangkat bekerja korban beberapa kali mengeluhkan sakit karena kelelahan. Saat hendak dilakukan visum lanjutan, keluarga korban tidak berkenan. Mereka meminta jasad Sudjoko segera dimakamkan.

“Pihak keluarga tidak menuntut siapa-siapa. Mereka membuat surat pernyataan,” tegas mantan KBO Reskrim Polres Kediri ini.

 

 

 

- Advertisement -

KEDIRI KOTA– Warga Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren mendadak heboh. Ini setelah seorang tukang becak ditemukan meninggal mendadak di depan masjid, Jalan Cendana. Pria bernama Sudjoko, 73, yang tinggal di kelurahan setempat itu diduga kelelahan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menerangkan, peristiwa itu terjadi Minggu sore (18/3) sekitar pukul 15.00. Adalah Sutaji, 60, warga sekitar masjid, yang kali pertama mengetahuinya.

Saat itu, dia sedang berjalan melewati masjid. Sutaji terkejut mendapati tubuh Sudjoko tergeletak di samping becaknya yang parkir di depan masjid. Karena khawatir, Sutaji langsung menghampiri. Dia memanggil-manggil namanya. Namun tidak ada jawabannya.

“Saksi (Sutaji, Red) panik melihat hal itu langsung melaporkan ke ketua RT setempat,” ujar Sujadi, 48, warga Singonegaran.

Baca Juga :  Salip dari Kiri, Warga Kediri Tewas Tertabrak Truk

Kemudian, bersama ketua RT, Sutaji membawa Sudjoko ke rumah Dokter Indargo untuk mendapatkan pertolongan. Namun nahas sudah terlambat. Sudjoko dinyatakan telah meninggal dunia.

Ketua RT pun melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Pesantren untuk dilakukan penyelidikan. “Polisi banyak ke sini Mas setelah itu,” ungkap Sujadi.

Menerima laporan tersebut, petugas polsek segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Selain meminta keterangan para saksi, mereka juga memeriksa jasad korban dibantu tim Identifikasi Reskrim Polres Kediri Kota.

Hasilnya, tidak ditemukan kecurigaan yang mengarah pada pembunuhan. Ini lantaran tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. “Sepertinya karena kelelahan dan penyakit tua,” terang Kanitreskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh.

Baca Juga :  Tiga Penebang Pohon Jadi Tersangka, Ini Sebabnya

Tidak hanya itu, Unit Reskrim Polsek Pesantren juga telah mendatangi keluarga korban. Mereka mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui secara pasti penyebab tewasnya Sudjoko.

Dari situ didapati, sebelum berangkat bekerja korban beberapa kali mengeluhkan sakit karena kelelahan. Saat hendak dilakukan visum lanjutan, keluarga korban tidak berkenan. Mereka meminta jasad Sudjoko segera dimakamkan.

“Pihak keluarga tidak menuntut siapa-siapa. Mereka membuat surat pernyataan,” tegas mantan KBO Reskrim Polres Kediri ini.

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/