26 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022
Array

Pelayanan dan Hasi Maksimal, Pasien Merasa Puas

- Advertisement -

Masyarakat memberi apresiasi kepada Klinik Mata Erry Dewanto Center (EDC) Warujayeng. Itu tak lepas dari pelayanan dan hasil pengobatan klinik mata terbesar di Nganjuk yang dianggap sangat memuaskan.

======================

Seperti dikatakan oleh Suparmi. Nenek 74 tahun ini mengaku puas usai menjalani operasi katarak di Klinik Mata EDC Warujayeng. Sekarang, penglihatannya kembali cerah. “Sekarang saya bisa melihat dengan jelas kembali,” kata wanita yang tinggal di Desa Katerban, Kecamatan Baron ini.

Hal senada dikatakan oleh Sakinem. Perempuan asli Kecamatan Gondang ini juga merasakan penglihatannya kembali normal. Terutama, usai mendapat penanganan operasi mata katarak gratis di Klinik Mata EDC Warujayeng.

Tidak hanya puas dengan hasil operasi, Sakinem juga puas atas pelayanan Klinik Mata EDC Warujayeng. “Pelayanannya cepat dan ramah,”ujarnya saat menunggu giliran check-up gratis di Klinik Mata EDC Warujayeng beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Menko Airlangga Apresiasi Semangat Penerima Kartu Prakerja di Palu
- Advertisement -

Sementara itu, Manager Operasional Klinik Mata EDC Warujayeng Beni Setiawan mengaku berterima kasih atas apresiasi masyarakat yang menjalani pengobatan di Klinik Mata EDC Warujayeng. Beni mengatakan, sejak awal berdiri Klinik Mata EDC Warujayeng berkomitmen untuk mengedepankan kualitas pelayanan kepada pasien. “Kepuasan pasien dan masyarakat adalah prioritas kami,” kata Beni.

Lebih jauh Beni mengatakan, keberadaan Klinik Mata EDC juga membawa misi khusus. Di antaranya, menekan angka kebutaan akibat katarak. Sebab, angka kebutaan karena katarak maupun katarak backlog atau penambahan kasus katarak yang tidak tertangani setiap tahunnya di Indonesia, masih sangat tinggi. Termasuk di Nganjuk. “Sesuai visi kami. Your Vision Is Our Passion”, lanjut Beni.

Baca Juga :  Setubuhi Anak Tiri hingga Hamil

Terpisah, dr Marthasari Rosalina SpM menambahkan, pihaknya juga rutin menggelar bakti sosial (baksos) di sejumlah tempat berbeda. Dokter spesialis mata ini mengatakan, salah satu misi baksos adalah memberi pemahaman kepada masyarakat. Terutama, dalam menjaga kesehatan mata.

“Sosialisasi akan membantu masyarakat memahami apa itu katarak, tanda, gejala serta langkah yang perlu dilakukan apabila terdeteksi katarak. Ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata dokter cantik berhijab ini.

Untuk diketahui, Klinik Mata EDC Warujayeng juga membuka konsultasi kesehatan mata. Masyarakat akan ditangani tim medis berpengalaman, paramedis profesional dan ditunjang peralatan modern di klinik yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom.

- Advertisement -

Masyarakat memberi apresiasi kepada Klinik Mata Erry Dewanto Center (EDC) Warujayeng. Itu tak lepas dari pelayanan dan hasil pengobatan klinik mata terbesar di Nganjuk yang dianggap sangat memuaskan.

======================

Seperti dikatakan oleh Suparmi. Nenek 74 tahun ini mengaku puas usai menjalani operasi katarak di Klinik Mata EDC Warujayeng. Sekarang, penglihatannya kembali cerah. “Sekarang saya bisa melihat dengan jelas kembali,” kata wanita yang tinggal di Desa Katerban, Kecamatan Baron ini.

Hal senada dikatakan oleh Sakinem. Perempuan asli Kecamatan Gondang ini juga merasakan penglihatannya kembali normal. Terutama, usai mendapat penanganan operasi mata katarak gratis di Klinik Mata EDC Warujayeng.

Tidak hanya puas dengan hasil operasi, Sakinem juga puas atas pelayanan Klinik Mata EDC Warujayeng. “Pelayanannya cepat dan ramah,”ujarnya saat menunggu giliran check-up gratis di Klinik Mata EDC Warujayeng beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Putu W, Pelukis Foto Dokter Covid-19 dengan Media Roti Tawar dan Meses

Sementara itu, Manager Operasional Klinik Mata EDC Warujayeng Beni Setiawan mengaku berterima kasih atas apresiasi masyarakat yang menjalani pengobatan di Klinik Mata EDC Warujayeng. Beni mengatakan, sejak awal berdiri Klinik Mata EDC Warujayeng berkomitmen untuk mengedepankan kualitas pelayanan kepada pasien. “Kepuasan pasien dan masyarakat adalah prioritas kami,” kata Beni.

Lebih jauh Beni mengatakan, keberadaan Klinik Mata EDC juga membawa misi khusus. Di antaranya, menekan angka kebutaan akibat katarak. Sebab, angka kebutaan karena katarak maupun katarak backlog atau penambahan kasus katarak yang tidak tertangani setiap tahunnya di Indonesia, masih sangat tinggi. Termasuk di Nganjuk. “Sesuai visi kami. Your Vision Is Our Passion”, lanjut Beni.

Baca Juga :  Setubuhi Anak Tiri hingga Hamil

Terpisah, dr Marthasari Rosalina SpM menambahkan, pihaknya juga rutin menggelar bakti sosial (baksos) di sejumlah tempat berbeda. Dokter spesialis mata ini mengatakan, salah satu misi baksos adalah memberi pemahaman kepada masyarakat. Terutama, dalam menjaga kesehatan mata.

“Sosialisasi akan membantu masyarakat memahami apa itu katarak, tanda, gejala serta langkah yang perlu dilakukan apabila terdeteksi katarak. Ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata dokter cantik berhijab ini.

Untuk diketahui, Klinik Mata EDC Warujayeng juga membuka konsultasi kesehatan mata. Masyarakat akan ditangani tim medis berpengalaman, paramedis profesional dan ditunjang peralatan modern di klinik yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/