23.8 C
Kediri
Friday, August 12, 2022
Array

Peserta Jaka-Gadis Batik Gelar City Tour

KEDIRI KABUPATEN- Pelaksanaan School Contest XI tinggal menghitung hari. Hari ini, para peserta Perang Mading akan mulai diberikan kesempatan untuk loading mading mereka di Convention Hall SLG.

Manajer Offprint Jawa Pos Radar Kediri Antuji H. Masroh mengatakan, peserta Perang Mading bisa melakukan loading semua komponen mading terhitung sejak pukul 09.00. Sedangkan batas akhir yakni pada pukul 20.00. “Melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, peserta tidak bisa melakukan loading,” kata Antuji.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh para peserta Perang Mading. Di antaranya adalah mengenai batasan instalasi listrik untuk menunjang penampilan mading. Peserta hanya diperkenankan untuk memiliki sumber listrik yang berasal dari aki. Tidak diperkenankan untuk menggunakan sumber listrik yang berasal dari gedung atau jaringan lainnya milik panitia. “Ataupun menggunakan jaringan milik peserta lainnya maupun pihak sponsor,” sambung Antuji.

Baca Juga :  Galungan di Kota Kediri, Tak Ada Jamuan setelah Berdoa

Diharapkan, proses loading bisa langsung diselesaikan hari ini. Sehingga pada saat pembukaan yang akan dilakukan besok pagi, para peserta sudah siap dengan madingnya yang selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh dewan juri.

Tahun ini, mading peserta akan mengangkat tema yang berbeda. Mereka akan mengangkat tema dan materi tentang antikorupsi. “Sebagai bentuk kepedulian dan pembelajaran sejak dini tentang korupsi dan segala dampak buruknya,” lanjut Antuji. Puluhan mading karya peserta sudah terdaftar dan siap dipamerkan.

Selain proses loading, hari ini para finalis juga akan mengikuti city tour dan pembekalan. City tour akan dilakukan ke industri Batik Suminar dan Rumah Makan Mirasa II. Tak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan materi public speaking oleh Idah Ernawati dan beauty class oleh Mustika Ratu.

Selain mading, ribuan peserta juga siap beradu dalam sejumlah lomba yang telah disiapkan oleh panitia. Mulai dari festival paduan suara, lomba band dan dance, lomba menggambar mewarnai hingga lomba kreativitas zaman now seperti membuat aplikasi android/iOS dengan tema antikorupsi.

Baca Juga :  Berpulangnya Inisiator Perda Ponpes Muzer Zaidib

Untuk diketahui, acara School Contest XI ini akan digelar selama dua hari ini Convention Hall SLG. Yakni pada tanggal 9-10 Maret 2018. Event legendaris yang sudah 11 tahun berjalan ini didukung sepenuhnya oleh Honda, Pemerintah Kabupaten Kediri dan sejumlah sponsor. Di antaranya, MPM Distributor, Cleo, Hi Lo Avocado, Sarimi, Rocket Chicken, Game Fantasia, Bank Indonesia, dan sederet sponsor lainnya dll.

Yang menarik, School Contest XI tahun ini juga kembali digelar dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Kediri ke-1214. Sejumlah unsur budaya dimasukkan dalam kegiatan lomba antarpelajar yang paling ditunggu ini. Seperti lomba kolase bertema panji, pemilihan jaka dan gadis batik.

 

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN- Pelaksanaan School Contest XI tinggal menghitung hari. Hari ini, para peserta Perang Mading akan mulai diberikan kesempatan untuk loading mading mereka di Convention Hall SLG.

Manajer Offprint Jawa Pos Radar Kediri Antuji H. Masroh mengatakan, peserta Perang Mading bisa melakukan loading semua komponen mading terhitung sejak pukul 09.00. Sedangkan batas akhir yakni pada pukul 20.00. “Melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, peserta tidak bisa melakukan loading,” kata Antuji.

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan oleh para peserta Perang Mading. Di antaranya adalah mengenai batasan instalasi listrik untuk menunjang penampilan mading. Peserta hanya diperkenankan untuk memiliki sumber listrik yang berasal dari aki. Tidak diperkenankan untuk menggunakan sumber listrik yang berasal dari gedung atau jaringan lainnya milik panitia. “Ataupun menggunakan jaringan milik peserta lainnya maupun pihak sponsor,” sambung Antuji.

Baca Juga :  Hirobaaun Screen Printing

Diharapkan, proses loading bisa langsung diselesaikan hari ini. Sehingga pada saat pembukaan yang akan dilakukan besok pagi, para peserta sudah siap dengan madingnya yang selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh dewan juri.

Tahun ini, mading peserta akan mengangkat tema yang berbeda. Mereka akan mengangkat tema dan materi tentang antikorupsi. “Sebagai bentuk kepedulian dan pembelajaran sejak dini tentang korupsi dan segala dampak buruknya,” lanjut Antuji. Puluhan mading karya peserta sudah terdaftar dan siap dipamerkan.

Selain proses loading, hari ini para finalis juga akan mengikuti city tour dan pembekalan. City tour akan dilakukan ke industri Batik Suminar dan Rumah Makan Mirasa II. Tak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan materi public speaking oleh Idah Ernawati dan beauty class oleh Mustika Ratu.

Selain mading, ribuan peserta juga siap beradu dalam sejumlah lomba yang telah disiapkan oleh panitia. Mulai dari festival paduan suara, lomba band dan dance, lomba menggambar mewarnai hingga lomba kreativitas zaman now seperti membuat aplikasi android/iOS dengan tema antikorupsi.

Baca Juga :  Kick Off Liga 1 Dua Minggu, Persik Bakal Satu Kali Uji Coba Lagi

Untuk diketahui, acara School Contest XI ini akan digelar selama dua hari ini Convention Hall SLG. Yakni pada tanggal 9-10 Maret 2018. Event legendaris yang sudah 11 tahun berjalan ini didukung sepenuhnya oleh Honda, Pemerintah Kabupaten Kediri dan sejumlah sponsor. Di antaranya, MPM Distributor, Cleo, Hi Lo Avocado, Sarimi, Rocket Chicken, Game Fantasia, Bank Indonesia, dan sederet sponsor lainnya dll.

Yang menarik, School Contest XI tahun ini juga kembali digelar dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Kediri ke-1214. Sejumlah unsur budaya dimasukkan dalam kegiatan lomba antarpelajar yang paling ditunggu ini. Seperti lomba kolase bertema panji, pemilihan jaka dan gadis batik.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/