27.2 C
Kediri
Monday, July 4, 2022
Array

Tewas saat Jalan-Jalan di Lokalisasi Bolodewo

KEDIRI – Suasana eks lokalisasi pekerja seks komersial (PSK) Bolodewo di Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, mendadak geger, Selama malam (6/2). Itu setelah warga menemukan seorang pria tewas telentang di pinggir jalan barat eks tempat pelacuran tersebut.

          Setelah diperiksa, jasadnya dikenali sebagai Sumiran, 59, warga Dusun Bolorejo, Desa Wonorejo, Wates. Dia diduga meninggal karena serangan penyakit jantung. “Ada lecet kecil alis kanan, dahi, dan dagu kiri bawah. Tetapi bukan tanda bekas penganiayaan,” papar Kasi Humas Polsek Wates Bripka Agung Sulistyo, kemarin.

Informasi koran ini menyebut, peristiwanya terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut Sukarli, 60, teman korban, Sumiran masih bersamanya pukul 20.00 WIB. Keduanya pergi ke rumah Mujiono, 55, di eks lokalisasi Bolodewo. Sementara Sukarli berbincang dengan Mujiono, Sumiran berjalan-jalan sendiri di area eks kompleks PSK tersebut. “Pamitnya mau jalan-jalan cari angin,” katanya ketika dimintai keterangan polisi.

Baca Juga :  Di Gadungan, Warga Meninggal Mendadak setelah Pulang Kerja

Hingga pukul 21.30 WIB, tiba-tiba Sukarli mendengar informasi ditemukan orang meninggal di pinggir jalan. Begitu dia ke lokasi, ternyata temannya yang meninggal. “Saya tersentak kaget mengetahui ternyata Sumiran,” terangnya.

Sumiran langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Menurut pihak medis puskesmas, korban meninggal akibat serangan jantung. “Selain itu ditemukan bekas kerokan di dada dan punggung,” terang Agung.

 

- Advertisement -

KEDIRI – Suasana eks lokalisasi pekerja seks komersial (PSK) Bolodewo di Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, mendadak geger, Selama malam (6/2). Itu setelah warga menemukan seorang pria tewas telentang di pinggir jalan barat eks tempat pelacuran tersebut.

          Setelah diperiksa, jasadnya dikenali sebagai Sumiran, 59, warga Dusun Bolorejo, Desa Wonorejo, Wates. Dia diduga meninggal karena serangan penyakit jantung. “Ada lecet kecil alis kanan, dahi, dan dagu kiri bawah. Tetapi bukan tanda bekas penganiayaan,” papar Kasi Humas Polsek Wates Bripka Agung Sulistyo, kemarin.

Informasi koran ini menyebut, peristiwanya terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut Sukarli, 60, teman korban, Sumiran masih bersamanya pukul 20.00 WIB. Keduanya pergi ke rumah Mujiono, 55, di eks lokalisasi Bolodewo. Sementara Sukarli berbincang dengan Mujiono, Sumiran berjalan-jalan sendiri di area eks kompleks PSK tersebut. “Pamitnya mau jalan-jalan cari angin,” katanya ketika dimintai keterangan polisi.

Baca Juga :  Di Gadungan, Warga Meninggal Mendadak setelah Pulang Kerja

Hingga pukul 21.30 WIB, tiba-tiba Sukarli mendengar informasi ditemukan orang meninggal di pinggir jalan. Begitu dia ke lokasi, ternyata temannya yang meninggal. “Saya tersentak kaget mengetahui ternyata Sumiran,” terangnya.

Sumiran langsung dibawa ke puskesmas terdekat. Menurut pihak medis puskesmas, korban meninggal akibat serangan jantung. “Selain itu ditemukan bekas kerokan di dada dan punggung,” terang Agung.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/