23.6 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022
Array

Siapkan Toilet Mobile di Rest Area Sambirejo

- Advertisement -

NGANJUK – Jelang pengoperasian ruas tol Wilangan-Kertosono, rekanan mulai mengebut pembuatan rest area di dekat masjid Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom. Hingga kemarin, baru ada satu unit toilet mobile dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang siaga di sana. 

Sekitar pukul 14.00 kemarin, perwakilan dari China Road Bridge Corporation (CRBC) dan Kementerian PUPR terlihat mengecek kondisi toilet mobile yang baru datang. Dari sana diketahui, toilet tersebut tidak bisa langsung digunakan. Sebab, belum ada septic tank atau tempat pembuangan kotoran. “Septic tank-nya harus segera digali dan ditutup rapat,” kata Liu Tong Hui, perwakilan CRBC dalam bahasa Cina.   

Didampingi penerjemahnya, Liu mengatakan, agar septic tank tidak merembes, pihaknya akan memasang plastik di lubang septic tank. Di depan perwakilan Kementerian PUPR, Liu meminta pekerja segera menggali lubang septic tank yang jaraknya sekitar 10 meter dari toilet mobile.

Baca Juga :  Lebih dari Sebulan Kabur

Setelah mengecek beberapa bagian toilet mobile, pria berkulit putih itu menganggap toilet itu sudah cukup memadai. Sebab, di dalamnya ada empat ruangan untuk buang air besar (BAB). Agar kondisi tidak pengap, toilet mobile juga dilengkapi dengan air conditioner (AC).

Sementara itu, setelah mengecek kondisi toilet mobile, Liu juga menanyakan sumber air yang akan digunakan untuk toilet berjalan itu. Salah seorang teknisi mengatakan, air akan diambilkan dari mobil tangki yang saat arus mudik dan balik nanti disiagakan di sana. Adapun pengisian tangki air bisa diambilkan dari sumur Masjid Sambirejo.   

- Advertisement -

Untuk diketahui, keberadaan Liu dan perwakilan Kementerian PUPR kemarin di lokasi untuk mengecek kesiapan rest area. Setelah mendapat penjelasan detail tentang toilet mobile, Liu ganti menanyakan lokasi parkir.

Meski lokasi parkir sudah dicor, rupanya hingga kemarin belum dipasang marka parkir di sana. Karenanya, Liu meminta agar segera dibuat garis batas parkir di lokasi rest area.

Baca Juga :  Terbanyak ke Jogja, Bandung, Jakarta

Pantauan koran ini, selain satu unit toilet mobile, hingga kemarin masih belum ada kelengkapan rest area lainnya. Termasuk, kios bahan bakar (BBM) milik Pertamina yang menurut Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ingasius Jonan sudah beroperasi H-15.

Ditanya tentang kesiapan kios BBM, Liu mengaku tidak mengetahuinya. Alasannya, hal itu merupakan porsi pemerintah. Adapun CRBC hanya bertugas menyiapkan lokasi rest area.

Terpisah, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP A.M Ridho Ariefianto mengatakan, kios BBM Pertamina belum beroperasi di sana karena proyek tol masih berlangsung. “Lalu-lalang kendaraan berat masih banyak,” kata Ridho sembari memastikan kios BBM sudah beroperasi di lokasi saat tol difungsikan Jumat (8/6) nanti.

- Advertisement -

NGANJUK – Jelang pengoperasian ruas tol Wilangan-Kertosono, rekanan mulai mengebut pembuatan rest area di dekat masjid Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom. Hingga kemarin, baru ada satu unit toilet mobile dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang siaga di sana. 

Sekitar pukul 14.00 kemarin, perwakilan dari China Road Bridge Corporation (CRBC) dan Kementerian PUPR terlihat mengecek kondisi toilet mobile yang baru datang. Dari sana diketahui, toilet tersebut tidak bisa langsung digunakan. Sebab, belum ada septic tank atau tempat pembuangan kotoran. “Septic tank-nya harus segera digali dan ditutup rapat,” kata Liu Tong Hui, perwakilan CRBC dalam bahasa Cina.   

Didampingi penerjemahnya, Liu mengatakan, agar septic tank tidak merembes, pihaknya akan memasang plastik di lubang septic tank. Di depan perwakilan Kementerian PUPR, Liu meminta pekerja segera menggali lubang septic tank yang jaraknya sekitar 10 meter dari toilet mobile.

Baca Juga :  Lebih dari Sebulan Kabur

Setelah mengecek beberapa bagian toilet mobile, pria berkulit putih itu menganggap toilet itu sudah cukup memadai. Sebab, di dalamnya ada empat ruangan untuk buang air besar (BAB). Agar kondisi tidak pengap, toilet mobile juga dilengkapi dengan air conditioner (AC).

Sementara itu, setelah mengecek kondisi toilet mobile, Liu juga menanyakan sumber air yang akan digunakan untuk toilet berjalan itu. Salah seorang teknisi mengatakan, air akan diambilkan dari mobil tangki yang saat arus mudik dan balik nanti disiagakan di sana. Adapun pengisian tangki air bisa diambilkan dari sumur Masjid Sambirejo.   

Untuk diketahui, keberadaan Liu dan perwakilan Kementerian PUPR kemarin di lokasi untuk mengecek kesiapan rest area. Setelah mendapat penjelasan detail tentang toilet mobile, Liu ganti menanyakan lokasi parkir.

Meski lokasi parkir sudah dicor, rupanya hingga kemarin belum dipasang marka parkir di sana. Karenanya, Liu meminta agar segera dibuat garis batas parkir di lokasi rest area.

Baca Juga :  Harga Sembako Merangkak Naik

Pantauan koran ini, selain satu unit toilet mobile, hingga kemarin masih belum ada kelengkapan rest area lainnya. Termasuk, kios bahan bakar (BBM) milik Pertamina yang menurut Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ingasius Jonan sudah beroperasi H-15.

Ditanya tentang kesiapan kios BBM, Liu mengaku tidak mengetahuinya. Alasannya, hal itu merupakan porsi pemerintah. Adapun CRBC hanya bertugas menyiapkan lokasi rest area.

Terpisah, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP A.M Ridho Ariefianto mengatakan, kios BBM Pertamina belum beroperasi di sana karena proyek tol masih berlangsung. “Lalu-lalang kendaraan berat masih banyak,” kata Ridho sembari memastikan kios BBM sudah beroperasi di lokasi saat tol difungsikan Jumat (8/6) nanti.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/