23.8 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022
Array

Wajib Perbaikan Berkas untuk Jumlah Anggota

NGANJUK – KPU Kabupaten Nganjuk sudah mengirim data sistem informasi partai politik (sipol) ke pusat. Dari 16 parpol, hanya Partai Garuda yang belum memenuhi syarat (BMS) soal jumlah keanggotaan. Mereka masih diberi kesempatan memperbaiki berkas selama tiga hari, 3-5 Februari 2018.

Ketua Divisi Hukum KPU Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto mengatakan, Partai Garuda seharusnya menyerahkan sebanyak 920 anggota. Namun, sampai kemarin baru 416 orang yang diserahkan. “Masih kurang jumlah anggotanya,” kata Yudha kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Dalam persyaratan, kata Yudha, setiap parpol harus memiliki anggota sekitar 1.000 orang. Dalam kasus Partai Garuda, ada 80 orang yang dianggap mewakili anggota partai. Sehingga, kekurangannya sebanyak 920 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 5 persen atau sekitar 46 orang akan disampling. “Kalau 416 orang belum memenuhi syarat untuk sampling,”  ungkap alumnus Universitas Negeri Jember (Unej).

Baca Juga :  Copot APK yang Langgar Aturan

Meski belum memenuhi syarat, Yudha mengungkapkan, KPUD memberi waktu Partai Garuda untuk memperbaiki berkasnya selama tiga hari. Yakni, mulai hari ini (3/2) sampai Senin besok (5/2). Di masa perbaikan itu, Partai Garuda harus melengkapi jumlah keanggotaannya menjadi 920 orang.

Bagaimana dengan parpol lain? Yudha mengaku, parpol lain dianggap memenuhi syarat (MS). Baik itu parpol lama peserta pemilihan legislatif (pileg) 2014 maupun partai baru. Karena itu, mereka tidak perlu melakukan perbaikan berkas. “Sudah MS semua,” tandas Yudha.

Untuk diketahui, ada 16 parpol yang lolos verifikasi awal. Terdiri atas 12 parpol lama dan 4 parpol baru. Untuk parpol lama adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Gerindra.            

Baca Juga :  Awasi Ketat Kampanye Pilbup

Selain itu, ada Partai Nasdem, PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Ada pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara parpol baru adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Berkarya dan Partai Garuda. Yudha melanjutkan, kemarin KPUD sudah mengirimkan data sipol ke KPU RI. Selanjutnya, KPU RI yang menentukan apakah parpol lolos atau tidak menjadi peserta pemilu 2019. “Kami juga sudah buatkan berita acaranya,” tandasnya.

- Advertisement -

NGANJUK – KPU Kabupaten Nganjuk sudah mengirim data sistem informasi partai politik (sipol) ke pusat. Dari 16 parpol, hanya Partai Garuda yang belum memenuhi syarat (BMS) soal jumlah keanggotaan. Mereka masih diberi kesempatan memperbaiki berkas selama tiga hari, 3-5 Februari 2018.

Ketua Divisi Hukum KPU Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto mengatakan, Partai Garuda seharusnya menyerahkan sebanyak 920 anggota. Namun, sampai kemarin baru 416 orang yang diserahkan. “Masih kurang jumlah anggotanya,” kata Yudha kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Dalam persyaratan, kata Yudha, setiap parpol harus memiliki anggota sekitar 1.000 orang. Dalam kasus Partai Garuda, ada 80 orang yang dianggap mewakili anggota partai. Sehingga, kekurangannya sebanyak 920 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 5 persen atau sekitar 46 orang akan disampling. “Kalau 416 orang belum memenuhi syarat untuk sampling,”  ungkap alumnus Universitas Negeri Jember (Unej).

Baca Juga :  DPC PPP Belum Coret Nama Ita

Meski belum memenuhi syarat, Yudha mengungkapkan, KPUD memberi waktu Partai Garuda untuk memperbaiki berkasnya selama tiga hari. Yakni, mulai hari ini (3/2) sampai Senin besok (5/2). Di masa perbaikan itu, Partai Garuda harus melengkapi jumlah keanggotaannya menjadi 920 orang.

Bagaimana dengan parpol lain? Yudha mengaku, parpol lain dianggap memenuhi syarat (MS). Baik itu parpol lama peserta pemilihan legislatif (pileg) 2014 maupun partai baru. Karena itu, mereka tidak perlu melakukan perbaikan berkas. “Sudah MS semua,” tandas Yudha.

Untuk diketahui, ada 16 parpol yang lolos verifikasi awal. Terdiri atas 12 parpol lama dan 4 parpol baru. Untuk parpol lama adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Gerindra.            

Baca Juga :  KPU Ingatkan Potensi Pelanggaran saat Kampanye

Selain itu, ada Partai Nasdem, PDI Perjuangan, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Ada pula Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara parpol baru adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Berkarya dan Partai Garuda. Yudha melanjutkan, kemarin KPUD sudah mengirimkan data sipol ke KPU RI. Selanjutnya, KPU RI yang menentukan apakah parpol lolos atau tidak menjadi peserta pemilu 2019. “Kami juga sudah buatkan berita acaranya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/