27.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022
Array

Pelaku Pembunuhan Sadis di Kandat Terkuak

KEDIRI KABUPATEN – Serapi-rapinya orang membungkus bangkai, pasti akan tercium juga. Pepatah itu pas untuk menggambarkan sepak terjang M. Ubaitul Anas, 25. Warga Dusun Ngadirejo, Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih inilah yang ternyata, diduga, sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap Ahmat Wahyu Sobirin.

Anas tergolong licin. Dia telah mempersiapkan aksinya dengan teliti. Walaupun sudah sempat diinterogasi polisi usai penemuan mayat, Anas punya alibi yang membuat polisi tak bisa menangkapnya saat itu.

“Memang awalnya saat kami interogasi pertama (Rabu (31/1), Red) dia (Anas, Red) tidak mengaku. Dan ngakunya setelah PS-an langsung pulang. Tapi terus kami dalami hingga kami buktikan dialah pembunuhnya,” terang seorang sumber di Polres Kediri.

Baca Juga :  Pembunuh Sopir Grab Asal Pasuruan Peragakan 28 Adegan

Terungkapnya kasus pembunuhan yang menyedot perhatian warga Kediri ini tak lepas dari kejelian polisi mengupas fakta-fakta tersembunyi. Polisi terus mengejar siapa yang berinteraksi terakhir kali dengan korban. Caranya…. “Baca Selengkapnya di Koran Radar Kediri Besok Pagi…”

- Advertisement -

KEDIRI KABUPATEN – Serapi-rapinya orang membungkus bangkai, pasti akan tercium juga. Pepatah itu pas untuk menggambarkan sepak terjang M. Ubaitul Anas, 25. Warga Dusun Ngadirejo, Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih inilah yang ternyata, diduga, sebagai pelaku pembunuhan sadis terhadap Ahmat Wahyu Sobirin.

Anas tergolong licin. Dia telah mempersiapkan aksinya dengan teliti. Walaupun sudah sempat diinterogasi polisi usai penemuan mayat, Anas punya alibi yang membuat polisi tak bisa menangkapnya saat itu.

“Memang awalnya saat kami interogasi pertama (Rabu (31/1), Red) dia (Anas, Red) tidak mengaku. Dan ngakunya setelah PS-an langsung pulang. Tapi terus kami dalami hingga kami buktikan dialah pembunuhnya,” terang seorang sumber di Polres Kediri.

Baca Juga :  Pik UP Terguling di Kandat

Terungkapnya kasus pembunuhan yang menyedot perhatian warga Kediri ini tak lepas dari kejelian polisi mengupas fakta-fakta tersembunyi. Polisi terus mengejar siapa yang berinteraksi terakhir kali dengan korban. Caranya…. “Baca Selengkapnya di Koran Radar Kediri Besok Pagi…”

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/