24.4 C
Kediri
Tuesday, June 28, 2022
Array

PBB Belum Penuhi Syarat Kepengurusan

NGANJUK – KPU Kabupaten Nganjuk telah menuntaskan verifikasi faktual partai politik (parpol) lama untuk pemilu 2019, kemarin. Selama dua hari, mereka mendatangi kantor DPC maupun DPD parpol peserta pemilihan legislatif (pileg) 2014 itu. Hasilnya, sekitar 90 persen memenuhi syarat. Khusus Partai Bulan Bintang (PBB), KPUD harus mengulangi verifikasi karena saat didatangi pengurusnya tak lengkap.

Ketua Divisi Hukum KPU Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto mengatakan, sesuai jadwal, verifikasi faktual parpol lama dilakukan pada 30 Januari – 1 Februari. Namun dari hasil rapat koordinasi (rakor), waktunya dimampatkan jadi dua hari. “Hari ini (kemarin, Red) dan Selasa kemarin (30/1),” kata Yudha.

Total ada 12 parpol yang diverifikasi faktual. Di hari pertama Selasa (30/1) lalu, ada lima parpol yang diverifikasi faktual. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Gerindra. “Kami datangi langsung ke kantornya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerindra Gagal Rebut Kursi Ketua Dewan

Hari kedua, kemarin, ada tujuh parpol yang diverifikasi. Mulai Partai Nasdem, PDI Perjuangan, PBB, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Yudha mengatakan, ada dua macam verifikasi faktual terhadap parpol lama. Pertama, soal kepengurusan dan keanggotaan. Untuk kepengurusan, KPUD mengecek struktur partai, keterwakilan perempuan dan domisili kantor pengurus.

Dalam verfikasi kepengurusan setidaknya harus dihadiri ketua, sekretaris dan bendahara. Sementara keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Adapun soal domisili, Yudha meminta parpol tidak sering pindah kantor selama pemilu berlangsung.”Semua kami kroscek,” ungkap alumnus Universitas Negeri Jember (Unej) ini.

Untuk keanggotaan, lanjut Yudha, parpol harus mampu menghadirkan minimal 5 persen dari jumlah anggota yang disetorkan ke KPUD. Selain itu, tingkat persebaran kader sekitar 50 persen di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Ayo Berangkulan Lagi

Dari verifikasi faktual yang dilakukan, Yudha mengungkapkan, sekitar 90 persen memenuhi syarat. Dari 12 parpol,  hanya PBB yang tidak memenuhi syarat struktural saat diverifikasi. Ketika KPUD datang di kantor DPC PBB di Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, hanya ketua DPC yang menemui. “Sekretaris dan bendahara tidak ada,” terangnya.

Akan tetapi, KPUD masih memberi kesempatan kepada PBB untuk memenuhi syarat tersebut. Karena itu, Yudha mengatakan, pihaknya menunggu surat dari DPC PBB untuk melanjutkan verifikasi faktual yang belum tuntas. “Kesempatan terakhirnya tinggal besok (hari ini, Red),” imbuhnya.

Yudha mengatakan, hasil verifikasi langsung dimasukkan ke dalam sistem informasi partai politik (sipol) yang terkoneksi dengan KPU RI. Sementara berita acara (BA() baru dikirim ke pusat pada Jumat besok (2/2). (baz/ut)

 

 

PBB Belum Penuhi Syarat Kepengurusan//

 

- Advertisement -

NGANJUK – KPU Kabupaten Nganjuk telah menuntaskan verifikasi faktual partai politik (parpol) lama untuk pemilu 2019, kemarin. Selama dua hari, mereka mendatangi kantor DPC maupun DPD parpol peserta pemilihan legislatif (pileg) 2014 itu. Hasilnya, sekitar 90 persen memenuhi syarat. Khusus Partai Bulan Bintang (PBB), KPUD harus mengulangi verifikasi karena saat didatangi pengurusnya tak lengkap.

Ketua Divisi Hukum KPU Kabupaten Nganjuk Yudha Harnanto mengatakan, sesuai jadwal, verifikasi faktual parpol lama dilakukan pada 30 Januari – 1 Februari. Namun dari hasil rapat koordinasi (rakor), waktunya dimampatkan jadi dua hari. “Hari ini (kemarin, Red) dan Selasa kemarin (30/1),” kata Yudha.

Total ada 12 parpol yang diverifikasi faktual. Di hari pertama Selasa (30/1) lalu, ada lima parpol yang diverifikasi faktual. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Gerindra. “Kami datangi langsung ke kantornya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Sudah Setujui Kenaikan Dana Banpol

Hari kedua, kemarin, ada tujuh parpol yang diverifikasi. Mulai Partai Nasdem, PDI Perjuangan, PBB, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Yudha mengatakan, ada dua macam verifikasi faktual terhadap parpol lama. Pertama, soal kepengurusan dan keanggotaan. Untuk kepengurusan, KPUD mengecek struktur partai, keterwakilan perempuan dan domisili kantor pengurus.

Dalam verfikasi kepengurusan setidaknya harus dihadiri ketua, sekretaris dan bendahara. Sementara keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Adapun soal domisili, Yudha meminta parpol tidak sering pindah kantor selama pemilu berlangsung.”Semua kami kroscek,” ungkap alumnus Universitas Negeri Jember (Unej) ini.

Untuk keanggotaan, lanjut Yudha, parpol harus mampu menghadirkan minimal 5 persen dari jumlah anggota yang disetorkan ke KPUD. Selain itu, tingkat persebaran kader sekitar 50 persen di setiap kecamatan.

Baca Juga :  Dana Kampanye Hanung-Bima Terbanyak

Dari verifikasi faktual yang dilakukan, Yudha mengungkapkan, sekitar 90 persen memenuhi syarat. Dari 12 parpol,  hanya PBB yang tidak memenuhi syarat struktural saat diverifikasi. Ketika KPUD datang di kantor DPC PBB di Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, hanya ketua DPC yang menemui. “Sekretaris dan bendahara tidak ada,” terangnya.

Akan tetapi, KPUD masih memberi kesempatan kepada PBB untuk memenuhi syarat tersebut. Karena itu, Yudha mengatakan, pihaknya menunggu surat dari DPC PBB untuk melanjutkan verifikasi faktual yang belum tuntas. “Kesempatan terakhirnya tinggal besok (hari ini, Red),” imbuhnya.

Yudha mengatakan, hasil verifikasi langsung dimasukkan ke dalam sistem informasi partai politik (sipol) yang terkoneksi dengan KPU RI. Sementara berita acara (BA() baru dikirim ke pusat pada Jumat besok (2/2). (baz/ut)

 

 

PBB Belum Penuhi Syarat Kepengurusan//

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/