Scrolling tanpa tujuan seringkali menjadi 'pencuri waktu' yang menurunkan kualitas puasa. Simak 5 hal yang sering dianggap remeh namun berdampak besar pada ibadahmu di era digital ini.
1. Scroll Media Sosial Tanpa Batas
Scrolling tanpa tujuan membuat hari-hari di bulan Ramadan berlalu tanpa makna. Paparan informasi yang berlebihan memicu rasa FOMO, perbandingan sosial, hingga kelelahan mental.
Esensi puasa adalah melatih kontrol diri dan fokus ibadah, bukan justru mempererat kecanduan pada layar.
Sebagai solusi, mulailah batasi screen time dan tentukan waktu khusus untuk bermedia sosial agar hatimu tetap terjaga.
Baca Juga: 5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan: Mengapa Ramadhan Jadi Momen Servis Tubuh?
2. Gosip di Grup Chat
Seringkali kita tidak sadar bahwa ketikan di layar bisa mengikis pahala puasa. Grup WhatsApp, Telegram, dan kolom komentar media sosial kini sering menjadi ruang baru untuk membicarakan orang lain.
Mengingat inti puasa adalah melatih kendali diri atas lisan dan perbuatan, sudah saatnya kita lebih bijak dalam mengetik.
Solusinya adalah membatasi interaksi yang tidak perlu dan segera tutup ruang obrolan jika isinya mulai menjurus pada pembicaraan negatif tentang orang lain.
3. Konsumsi Konten Negatif dan Provokatif
Terjebak dalam pusaran drama, konflik, hingga komentar toxic di media sosial berpotensi menjadi pemicu emosi yang tidak perlu. Saat emosi meluap, kontrol diri pun otomatis menurun. Hal ini sangat bertentangan dengan esensi puasa sebagai ajang melatih kesabaran.
Agar batin tetap tenang, mulailah menyeleksi akun yang kamu ikuti dan secara sadar menjauh dari konten-konten yang hanya memancing amarah atau energi negatif.
Baca Juga: Tips Mengendalikan Diri dari Amarah, Jangan Biarkan Pahala Puasa Berkurang!
4. Ngabuburit Hanya untuk Hiburan
Jangan biarkan waktu ngabuburit menguap begitu saja hanya untuk konsumsi hiburan yang sia-sia. Menjelang berbuka puasa, tubuh dan pikiran sebenarnya bisa diajak untuk tetap produktif atau melakukan introspeksi diri.
Solusinya, ubah kebiasaan nongkrong kosong dengan aktivitas yang lebih bermanfaat, seperti mengasah skill baru, menjaga kebugaran dengan gerak ringan, atau berbagi kebaikan melalui aksi sosial.
5. Begadang karena Gadget
Kebiasaan begadang akibat scrolling media sosial dapat menjadi bumerang yang merusak kualitas sahur dan menguras energi sebelum hari dimulai. Akibatnya, puasa terasa jauh lebih berat dan produktivitas pun menurun drastis karena tubuh kurang istirahat.
Untuk memutus kebiasaan begadang karena gadget, coba hentikan penggunaan gadget minimal satu jam sebelum tidur agar pikiran lebih tenang dan kualitas tidur terjaga.
Era digital telah memperluas makna kontrol diri dalam berpuasa, tidak hanya menahan makan dan minum, tetapi juga mengendalikan dorongan digital.
Tantangan utama umat Muslim saat ini adalah menjaga kualitas ibadah dari gangguan distraksi digital. Puasa harus menjadi latihan disiplin yang nyata, memastikan spiritualitas kita tetap terjaga meskipun berada di tengah pusaran informasi tanpa batas.
Baca Juga: Ramadan 2026 Lancar, Ini 5 Cara Sehat dan Aman Menaikkan Berat Badan saat Puasa
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita