Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rutinitas Terasa Berat? Ini 7 Cara Menyederhanakan Hidup di Tengah Tekanan Modern

Internship Radar Kediri • Kamis, 5 Februari 2026 | 06:00 WIB

Kelelahan
Kelelahan

JP RADAR KEDIRI – Banyak orang merasa aktivitas sehari-hari yang dulu terasa biasa kini justru tampak rumit. Padahal, berbagai teknologi dan kemudahan terus berkembang dan ditawarkan. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada satu kelompok, melainkan menjadi pengalaman bersama dalam kehidupan modern.

Hal sederhana yang terasa ribet bukan semata karena persoalannya bertambah, tetapi karena cara kita memikirkan dan menjalaninya ikut berubah.

Baca Juga: Bikin Otak Lemot Multitasking? Ini Fakta Medis yang Jarang Diketahui!

Faktor Psikologis
Salah satu penyebab utamanya adalah overthinking. Pikiran sering melompat terlalu jauh dengan membayangkan berbagai kemungkinan sebelum sesuatu benar-benar terjadi. Akibatnya, hal kecil seperti memulai pekerjaan atau mengambil keputusan sederhana terasa berat sejak awal.

Selain itu, kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain, terutama melalui media sosial, membuat aktivitas biasa memiliki beban emosional tambahan. Rutinitas harian yang menumpuk tanpa jeda juga berkontribusi pada stres yang terakumulasi, hingga hal sederhana seperti bangun pagi pun terasa melelahkan.

Faktor Eksternal dalam Kehidupan Modern
Di sisi lain, kehidupan modern menghadirkan terlalu banyak pilihan. Mulai dari menentukan menu makan hingga memilih aplikasi, semuanya membutuhkan pertimbangan. Alih-alih menyederhanakan, pilihan yang berlebihan justru memicu kebingungan.

Notifikasi yang terus masuk, tuntutan multitasking, serta kesibukan kerja membuat fokus mudah terpecah. Aktivitas sederhana seperti mencuci piring atau beres-beres rumah sering dilakukan sambil memikirkan banyak hal lain, sehingga terasa lebih rumit dari yang seharusnya. Kondisi lingkungan seperti kemacetan dan meningkatnya kebutuhan hidup juga ikut mempengaruhi keseharian.

Baca Juga:  Dunia Digital Beralih ke Sistem Berlangganan, Apa Dampaknya Bagi Kita?

Banjir Informasi dan Ekspektasi Sosial
Arus informasi yang tak pernah berhenti membuat otak jarang benar-benar beristirahat. Gangguan kecil dari ponsel atau media sosial, seperti notifikasi, sudah cukup untuk mengalihkan perhatian dari tugas sederhana.

Di saat yang sama, standar sosial yang terus meningkat, baik tentang kesuksesan, penampilan, hingga gaya hidup, membuat hal biasa seolah harus dilakukan dengan sempurna. Rutinitas harian pun berubah menjadi ajang pembuktian, bukan lagi sekedar kebutuhan.

Menyederhanakan Kembali Kehidupan
Menghadapi kondisi ini, langkah kecil justru menjadi kunci. Fokus pada satu tujuan sederhana setiap hari dapat membantu mengurangi rasa keseluruhan. Mengurangi gangguan digital dan memberi ruang untuk berhenti sejenak juga penting agar pikiran tidak terus terbebani.

Pada akhirnya, hidup tidak selalu menjadi lebih rumit karena keadaannya, melainkan karena terlalu banyak hal yang kita pikirkan secara bersamaan. Menyederhanakan cara berpikir bisa menjadi awal untuk membuat hal-hal kecil kembali terasa ringan.

Baca Juga: Cara Kerja Algoritma dalam Menentukan Selera dan Gaya Hidup Pengguna

Penulis adalah Arlintang Sekar Phambayun, mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#hidup sederhana #refleksi hidup #Edukasi Publik #gaya hidup #rutinitas harian #hal sederhana #produktivitas #media digital #Kehidupan modern #mental health awareness #overthinking