Secara sederhana, sistem hidroponik adalah sistem tanam tanpa mengandalkan media tanah. Akar tanaman akan langsung menyerap nutrisi dari air tanpa perlu menunggu diserap oleh tanah. Hal inilah yang membuat tanaman hidroponik tumbuh lebih cepat.
Kangkung termasuk salah satu sayuran yang paling mudah ditanam secara hidroponik karena cepat tumbuh dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Lalu, bagaimana cara menanam kangkung hidroponik dengan ember bekas? Simak langkah-langkah berikut:
Pertama, siapkan ember bekas dan isi dengan air biasa kurang lebih 4 liter. Letakkan baki atau wadah nasi plastik berlubang (di Kediri dikenal dengan sebutan marang) di atas ember tersebut.
Langkah kedua, siapkan media tanam berupa arang sekam. Tuang arang sekam ke dalam wadah nasi, dan usahakan air hanya menyentuh bagian bawahnya, tidak sampai merendam penuh.
Ambil benih kangkung dan taburkan tipis-tipis di atas arang sekam yang sudah basah. Guna memastikan benih benar-benar lembap, semprot atau siram tipis dengan air. Setelah itu, diamkan selama satu malam.
Keesokan harinya, benih kangkung mulai pecah. Letakkan wadah di tempat yang terkena sinar matahari. Pada hari kedua, benih akan mulai berkecambah. Pastikan tetap lembap dengan menyiram secara teratur. Memasuki hari kedelapan, ganti air biasa dengan larutan nutrisi AB Mix, karena nutrisi merupakan bagian terpenting dalam sistem hidroponik.
AB Mix terdiri dari dua larutan, yaitu A dan B. Penelitian yang dilakukan oleh INSTIPER Yogyakarta menemukan bahwa konsentrasi nutrisi AB Mix memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan kangkung hidroponik, terutama pada jumlah daun, berat segar tanaman, dan efisiensi penggunaan air. Dari berbagai perlakuan yang diuji, konsentrasi 5 ml/liter tercatat memberikan hasil paling optimal pada beberapa parameter pertumbuhan.
Gunakan takaran 5 ml larutan A dan 5 ml larutan B yang dicampur ke dalam 1 liter air. (Satu tutup botol plastik umumnya setara dengan 5 ml). Aduk hingga larut merata, lalu masukkan ke dalam ember. Pastikan air nutrisi menyentuh bagian bawah media tanam.
Periksa ketinggian air nutrisi secara rutin. Jika berkurang atau surut, tambahkan kembali dengan takaran yang sama. Pada hari ke-20, kangkung sudah siap dipanen.
Tidak hanya kangkung menanam di ember bekas bisa dilakukan untuk berbagai tanaman. Selada, bayam, sawi, dan seledri bisa jadi opsi. Dengan modal sederhana, kamu bisa panen sayuran segar dari halaman sendiri.
Artikel ini ditulis oleh Widia Isnaini Rochmatun Nikmah Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian