JP Radar Kediri - Menjelang hari raya idul fitri, penukaran uang menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan. Sehingga, mengetahui kriteria uang layak beredar adalah hal yang wajib dilakukan. Perlu diingat, ada beberapa perbedaan antara uang lama serta uang yang layak diedarkan.
Uang lama dan uang layak edar memiliki beberapa perbedaan penting yang mencerminkan kondisi fisik serta fungsionalitas masing-masing.
Uang lama biasanya merujuk pada uang kertas atau logam yang telah lama beredar, mengalami keausan, atau bahkan rusak.
Uang tersebut dapat memiliki tanda-tanda seperti sobek, kusut, warna yang pudar, coretan, atau bagian yang hilang. Kondisi ini sering kali mempengaruhi daya guna uang tersebut dalam transaksi sehari-hari, terutama ketika penjual atau penerima enggan menerima uang dalam kondisi tidak sempurna.
Di sisi lain, uang layak edar adalah uang yang memenuhi standar kualitas tertentu yang ditetapkan oleh bank sentral untuk dapat digunakan dalam transaksi.
Uang layak edar biasanya tidak memiliki kerusakan fisik yang signifikan. Cirinya meliputi warna yang masih jelas, tidak ada sobekan, tidak ada coretan berlebihan, serta tidak kehilangan bagian penting seperti nomor seri atau elemen keamanan.
Bank sentral secara rutin melakukan proses seleksi dan pemusnahan terhadap uang yang dianggap tidak layak edar, menggantikannya dengan uang baru atau uang yang masih dalam kondisi baik.
Perbedaan ini tidak hanya penting dalam konteks transaksi, tetapi juga dalam menjaga nilai estetika dan kepercayaan masyarakat terhadap mata uang negara.
Uang yang tidak layak edar dapat merusak citra mata uang serta mengurangi efisiensi dalam sistem pembayaran. Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter di Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa uang yang beredar di masyarakat adalah uang yang layak digunakan.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat dapat membantu dengan menjaga kondisi uang, misalnya dengan tidak melipat, mencoret, atau merusak uang. Langkah kecil ini dapat membantu memastikan uang yang ada tetap layak edar dan memudahkan aktivitas ekonomi kita.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira