JP Radar Kediri- Budaya pop Amerika yang muncul pada periode 1890-an, yaitu komik strip mulai dikenal luas. Namun, saat itu di awal keluarnya masih banyak tantangan yang harus dihadapi komikus seperti menuliskan beberapa adegan menjadi gambar.
Misalnya, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa saat membaca komik, ketika ada karakter yang tertidur, seringkali muncul tulisan "Zzz"? Ternyata, penggunaan "Zzz" sebagai simbol tidur memiliki sejarah yang menarik.
Pada era awal komik, para ilustrator menghadapi tantangan dalam menggambarkan karakter yang sedang tidur tanpa menggunakan dialog atau narasi panjang. Mereka membutuhkan cara yang sederhana dan efektif untuk menyampaikan bahwa seorang karakter sedang tertidur.
Mengapa Menggunakan "Zzz"?
Pada awalnya, para komikus mencoba menuliskan bunyi dengkuran dengan beberapa kombinasi huruf, seperti zzggrrhh, ur-r-r-awk, hingga z-z-c-r-r-k-k-k.
Namun, huruf "Z" dipilih karena bunyinya yang menyerupai suara desisan atau dengkuran halus yang sering terdengar saat seseorang tidur.
Pengulangan huruf "Z" menjadi "Zzz" memberikan kesan ritmis yang menggambarkan pernapasan teratur saat tidur. Selain itu, bentuk huruf "Z" yang sederhana dan mudah dikenali memudahkan pembaca untuk langsung memahami konteksnya.
Seiring berjalannya waktu, penggunaan "Zzz" tidak hanya terbatas pada komik. Simbol ini mulai muncul dalam berbagai media lain seperti kartun, film animasi, dan bahkan pesan teks. "Zzz" telah menjadi simbol universal yang mewakili tidur atau rasa kantuk.
Penggunaan "Zzz" sebagai simbol tidur dalam komik berawal dari kebutuhan para ilustrator untuk menyampaikan keadaan tidur dengan cara yang sederhana dan efektif.
Dengan bunyi dan bentuknya yang khas, "Zzz" berhasil menjadi simbol universal yang mudah dikenali dan dipahami oleh pembaca di seluruh dunia.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira