
JP Radar Kediri – Kesulitan buang air besar (BAB) pada pagi hari bisa membuat perut terasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kurangnya asupan serat, cairan, aktivitas fisik, serta pola tidur yang tidak teratur.
Menjaga kelancaran pencernaan ternyata bukan hanya soal kebiasaan setelah bangun tidur. Aktivitas yang dilakukan pada malam hari juga berperan dalam mendukung kesehatan usus.
Pola makan, waktu istirahat, hingga aktivitas ringan setelah makan malam dapat membantu tubuh mempertahankan ritme pencernaan yang lebih teratur.
Ada sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan untuk membantu mengurangi risiko sembelit. Berikut enam rutinitas malam yang dapat dicoba.
1. Tidur dan Bangun pada Waktu yang Konsisten
Menjaga jadwal tidur merupakan salah satu cara untuk mendukung keteraturan sistem pencernaan.
Tubuh memiliki jam biologis yang mengatur berbagai fungsi, termasuk aktivitas saluran pencernaan. Ketika waktu tidur sering berubah, pola pergerakan usus juga dapat ikut terpengaruh.
Karena itu, usahakan tidur dan bangun pada jam yang relatif sama setiap hari, termasuk saat akhir pekan.
Selain itu, luangkan waktu yang cukup pada pagi hari agar tubuh dapat merespons dorongan BAB tanpa terburu-buru.
2. Hindari Makan Malam Terlalu Larut
Waktu makan malam juga dapat memengaruhi kenyamanan pencernaan dan kualitas tidur.
Mengonsumsi makanan dalam porsi besar menjelang tidur berpotensi menimbulkan rasa penuh atau tidak nyaman pada perut.


