Ini Tips and Trick Hijab Rapi dan Berkelas Ala Pejabat yang Bisa Kamu Contoh!


KEDIRI, JP Radar Kediri - Tampil profesional, rapi, namun tetap modis dalam mengenakan hijab di ruang publik penting bagi perempuan karier. Khususnya mereka yang berkarir sebagai tokoh publik. Satu hal yang menjadi ciri khas mereka adalah kemampuan menata hijab dengan tetap memadukan unsur kesopanan, kenyamanan, serta wibawa seorang pemimpin tanpa harus terlihat berlebihan.
"Bagi seorang wanita yang aktif berkegiatan, hijab bukan sekadar penutup kepala. Melainkan bagian dari identitas profesional. Kuncinya ada pada kerapian dan tidak mengganggu mobilitas kerja," ujar Azizah, fashion enthusiast Kediri.
Menurutnya, ada trik khusus dalam mengaplikasikan hijab yang chic namun tetap formal ala pejabat. Di antaranya, pilih material yang tegak di dahi dan mudah dibentuk. Sebab, salah satu ciri khas gaya hijab profesional adalah bagian depannya yang selalu terlihat rapi, tegak, dan melengkung sempurna di dahi.
Kemudian, hindari bahan yang terlalu licin seperti chiffon. Melainkan, pilih bahan seperti voal premium, katun paris, atau polycotton. Selain lebih mudah diatur, material ini juga tidak mudah lepek dan tegak tanpa perlu disemprot banyak hairspray atau pengeras kain.
“Gunakan gaya hijab segi empat klasik yang dilipat dua membentuk segitiga, lalu disematkan peniti atau jarum pentul di bawah dagu secara rapi,” imbuh perempuan berusia 25 tahun itu.
Lebih lanjut dia menjelaskan, kerapian berbusana ala pejabat juga sangat bergantung pada kecocokan warna. Padukan hijab dengan warna-warna earthy seperti cokelat, krem, atau taupe. Bisa juga warna pastel lembut atau menggunakan teknik monokrom dengan memilih warna yang senada dengan blazer yang dikenakan.
“Jika pakaian bermotif, pilihlah hijab polos dengan warna dasar yang diambil dari salah satu unsur motif baju tersebut,” sambungnya.
Tak lupa, dia menyarankan agar pengguna memakai ciput atau inner rajut yang lentur dan tidak membuat pusing. Pastikan juga leher tertutup sempurna dengan menggunakan ciput antem (anti tembem) atau ciput leher (neck cover) jika mengenakan pakaian berkerah terbuka.



