Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Banyak Orang Sulit Membuang Barang Lama? Ternyata Ini Alasannya

S
Foto: Unsplash
Foto: Unsplash

Advertisement

JP Radar Kediri - Pernah menemukan barang lama di dalam lemari yang sudah bertahun-tahun tidak digunakan, tetapi masih enggan membuangnya?Kebiasaan ini cukup umum terjadi. Mulai dari pakaian lama, tiket perjalanan, surat, hingga hadiah dari seseorang, berbagai benda kerap disimpan meskipun fungsinya sudah tidak lagi dibutuhkan.

Bagi sebagian orang, barang-barang tersebut mungkin hanya memenuhi ruang penyimpanan. Namun, bagi pemiliknya, ada nilai lain yang membuat benda itu terasa sulit untuk dilepaskan.

Salah satu alasannya adalah kenangan. Barang tertentu dapat mengingatkan seseorang pada pengalaman, tempat, atau orang yang pernah hadir dalam kehidupannya. Sebuah foto, misalnya, bukan sekadar gambar, melainkan pengingat akan momen yang mungkin tidak dapat terulang kembali.

Advertisement

Hal ini berkaitan dengan ingatan autobiografis, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi yang membentuk perjalanan hidup seseorang. Benda-benda tertentu dapat menjadi pemicu munculnya kembali ingatan tersebut.

Bukan Sekadar Barang Bekas

Advertisement

Selain kenangan, pengaruh dari fenomena Fear of Missing out juga dapat menjadi alasan seseorang mempertahankan barang lama. Ada anggapan bahwa barang tersebut mungkin akan dibutuhkan kembali pada masa mendatang. Akibatnya, keputusan untuk membuangnya terus ditunda hingga barang menumpuk di rumah.

Selain itu barang yang dibeli dengan harga cukup mahal, misalnya, juga sering kali terasa sayang untuk dibuang meskipun sudah jarang digunakan.

Dalam psikologi, kecenderungan untuk lebih merasakan dampak kehilangan dibandingkan keuntungan yang setara dikenal sebagai loss aversion. Meski demikian, tidak semua kebiasaan menyimpan barang dapat dijelaskan melalui konsep ini. Pengalaman pribadi, kondisi ekonomi, dan nilai sentimental juga dapat memengaruhi keputusan seseorang.

Di sisi lain, menyimpan barang dalam jumlah banyak tidak selalu menjadi masalah. Selama barang masih tertata dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, kebiasaan tersebut bisa menjadi bagian dari cara seseorang menjaga kenangan.

Permasalahan muncul ketika barang yang sudah tidak dibutuhkan mulai memenuhi ruang dan menyulitkan pemiliknya dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Cara Menyortir Barang Lama

Untuk mengatasi penumpukan barang, masyarakat dapat mulai memilah barang berdasarkan fungsi dan kondisinya. Barang yang masih digunakan atau memiliki nilai penting dapat dipertahankan, sedangkan barang yang sudah tidak diperlukan dapat dipertimbangkan untuk disumbangkan, dijual kembali, atau didaur ulang sesuai kondisinya.

Advertisement
Editor : Shinta Nurma Ababil

Artikel Terkait

Beragam Kisah Diaspora Kota Kediri Merawat Kenangan Tanah Kelahiran (3) Tiap Pulang Seakan Kembali ke Masa Kecil 

Beragam Kisah Diaspora Kota Kediri Merawat Kenangan Tanah Kelahiran (3) Tiap Pulang Seakan Kembali ke Masa Kecil 

Dari Prancis, Reddy Aldino berbagi cerita. Sebagai diaspora Kota Kediri yang sudah belasan tahun tinggal di negara orang, Kota Kediri tetaplah rumah baginya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer