25.6 C
Kediri
Saturday, July 2, 2022

Nguber Janda, Kelangan Harta

Kang Sudrun dan Mbok Ndewor ibarat pasangan yang sempurna. Sing lanang ganthenge ora ketulungan. Gagah, punya wibawa, dan, ini yang penting, sugih banda. Ditambah lagi, punya sifat yang dermawan. Seneng aweh-aweh marang liyan. Peh, jan sempurna banget.

Sedangkan sang istri, Mbok Ndewor, juga demikian. Rupane ayu, orangnya bertipe mandiri. Jadi, tetap bekerja meskipun punya suami kaya.

Nah, bila melihat curriculum vitae keluarga ini, tak banyak yang mengira keduanya tak berbahagia. Belum lagi, pasangan muda ini juga sudah dikarunia anak yang lucu.

Tapi, cerita bahagia tak selamanya berdasar pada harta dan kemolekan wajah. Buktinya ya keluarga Kang Sudrun ini. Meskipun nyaris sempurna, toh keluarga yang beralamat di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini oleng juga. Biduk rumah tangga yang bikin iri para tetangga itu pecah. Keduanya akhirnya bercerai.

Yang bikin pusing, selain kehilangan istri, Kang Sudrun juga terancam kehilangan harta. Sebab, Mbok Ndewor ngotot meminta hak asuh anak plus pembagian harta kekayaan. Alias minta pembagian harta gono-gini, peh!

Lalu, mengapa pasangan ini sampai bercerai. Penyebabnya sih mudah ditebak. Faktor orang ketiga. Kang Sudrun ternyata berselingkuh dengan wanita lain. Janda yang sudah beranak satu.

Baca Juga :  Yu Minthul Lemu, Kang Paijo Mlayu

Bojoku pancen ngganteng mangkane akeh sing seneng. Mung, ora nyangka aku yen deweke bener-bener selingkuh,” keluh Mbok Ndewor.

Sing bikin Mbok Ndewor ngelus dada, selingkuh itu berawal dari sikap dermawannya sang suami. Ya, Kang Sudrun memang seneng nulung. Termasuk nulungi teman sekantor yang sedang kesulitan.

Nah, di kantor Kang Sudrun ada seorang karyawan yang berstatus janda. Baru dicerai oleh suaminya. Malangnya, si janda itu masih harus ngopeni anake. Tentu saja, setiap bulan dia kesulitan keuangan.

Dasar sifat Kang Sudrun suka menolong, dia pun dengan ringan turun tangan. Memberi bantuan keuangan pada sang janda. Niatnya sih menolong meringankan beban hidup.

Eh, karena yang ditolong janda, lama-lama timbul rasa suka. Apalagi si janda juga punya watak penggoda. Akhirnya, dua orang inipun terlibat skandal asmara terlarang. Menjalin perselingkuhan.

Baca Juga :  Nodanya Setitik, Ngamuknya Sebelanga

Ternyata, ulah Kang Sudrun itu dicium oleh istrinya. Sontak, Mbok Ndewor cincing-cincing seweke. Mencak-mencak ngelabrak sang suami. Hingga akhirnya menyeret kasus ini ke pengadilan agama. Minta dirinya dicerai.

Awalnya, Kang Sudrun enggan menuruti keinginan sang istri. Dia berdalih selingkuh karena ingin menolong sang janda. Tapi, Mbok Ndewor tentu tak terima dengan alasan itu. Pengadilan pun mengabulkan keinginan Mbok Ndewor bercerai.

Lek iku jenenge ya nulung sing kebablasen. Ora trima aku,” tegas Mbok Ndewor.

Yang bikin Kang Sudrun tambah puyeng, Mbok Ndewor tak ingin sekadar pegatan. Dia pun minta sebagian harta milik suaminya itu. Awalnya dia menolak. Tapi sang istri tetap ngotot minta harta dibagi.

Mangkane Drun…Kang Sudrun, sakdurunge bertindak kuwi pikir yang matang. Lek ngene iki kepiye jal? Nguber janda eh malah kilangan banda. Nggarai ngelu to?






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

Kang Sudrun dan Mbok Ndewor ibarat pasangan yang sempurna. Sing lanang ganthenge ora ketulungan. Gagah, punya wibawa, dan, ini yang penting, sugih banda. Ditambah lagi, punya sifat yang dermawan. Seneng aweh-aweh marang liyan. Peh, jan sempurna banget.

Sedangkan sang istri, Mbok Ndewor, juga demikian. Rupane ayu, orangnya bertipe mandiri. Jadi, tetap bekerja meskipun punya suami kaya.

Nah, bila melihat curriculum vitae keluarga ini, tak banyak yang mengira keduanya tak berbahagia. Belum lagi, pasangan muda ini juga sudah dikarunia anak yang lucu.

Tapi, cerita bahagia tak selamanya berdasar pada harta dan kemolekan wajah. Buktinya ya keluarga Kang Sudrun ini. Meskipun nyaris sempurna, toh keluarga yang beralamat di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini oleng juga. Biduk rumah tangga yang bikin iri para tetangga itu pecah. Keduanya akhirnya bercerai.

Yang bikin pusing, selain kehilangan istri, Kang Sudrun juga terancam kehilangan harta. Sebab, Mbok Ndewor ngotot meminta hak asuh anak plus pembagian harta kekayaan. Alias minta pembagian harta gono-gini, peh!

Lalu, mengapa pasangan ini sampai bercerai. Penyebabnya sih mudah ditebak. Faktor orang ketiga. Kang Sudrun ternyata berselingkuh dengan wanita lain. Janda yang sudah beranak satu.

Baca Juga :  Satlantas Polres Kediri Terapkan Sanksi Pengguna Skutik Yang Melanggar

Bojoku pancen ngganteng mangkane akeh sing seneng. Mung, ora nyangka aku yen deweke bener-bener selingkuh,” keluh Mbok Ndewor.

Sing bikin Mbok Ndewor ngelus dada, selingkuh itu berawal dari sikap dermawannya sang suami. Ya, Kang Sudrun memang seneng nulung. Termasuk nulungi teman sekantor yang sedang kesulitan.

Nah, di kantor Kang Sudrun ada seorang karyawan yang berstatus janda. Baru dicerai oleh suaminya. Malangnya, si janda itu masih harus ngopeni anake. Tentu saja, setiap bulan dia kesulitan keuangan.

Dasar sifat Kang Sudrun suka menolong, dia pun dengan ringan turun tangan. Memberi bantuan keuangan pada sang janda. Niatnya sih menolong meringankan beban hidup.

Eh, karena yang ditolong janda, lama-lama timbul rasa suka. Apalagi si janda juga punya watak penggoda. Akhirnya, dua orang inipun terlibat skandal asmara terlarang. Menjalin perselingkuhan.

Baca Juga :  Ambyar karena Suka Main Kasar

Ternyata, ulah Kang Sudrun itu dicium oleh istrinya. Sontak, Mbok Ndewor cincing-cincing seweke. Mencak-mencak ngelabrak sang suami. Hingga akhirnya menyeret kasus ini ke pengadilan agama. Minta dirinya dicerai.

Awalnya, Kang Sudrun enggan menuruti keinginan sang istri. Dia berdalih selingkuh karena ingin menolong sang janda. Tapi, Mbok Ndewor tentu tak terima dengan alasan itu. Pengadilan pun mengabulkan keinginan Mbok Ndewor bercerai.

Lek iku jenenge ya nulung sing kebablasen. Ora trima aku,” tegas Mbok Ndewor.

Yang bikin Kang Sudrun tambah puyeng, Mbok Ndewor tak ingin sekadar pegatan. Dia pun minta sebagian harta milik suaminya itu. Awalnya dia menolak. Tapi sang istri tetap ngotot minta harta dibagi.

Mangkane Drun…Kang Sudrun, sakdurunge bertindak kuwi pikir yang matang. Lek ngene iki kepiye jal? Nguber janda eh malah kilangan banda. Nggarai ngelu to?






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/