26 C
Kediri
Tuesday, August 9, 2022

Cintane Kantil Digaet Bank Titil

Mbok Ndewor memang sudah punya anak dua. Tapi, usianya belum ada 40 tahun. Yen jarene orang-orang, pas garang-garangnya di ranjang.

Sebaliknya, Kang Sudrun sudah uzur. Sudah 51 tahun. Tenaganya pun mulai loyo. Ini yang membuat warga Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini tak mampu meladeni birahi sang istri. Selalu keteteran setiap ‘bertempur’.

Padahal, selain masih bergairah, Mbok Ndewor juga punya paras cantik. Wajahnya pun baby face. Jauh lebih muda dibanding usianya. Dan, dia juga bekerja sebagai petugas di salah satu pom bensin. Sering ketemu wong-wong ganteng, gagah, dan berusia muda.

Salah satu yang kepincut wajah cantik Mbok Ndewor adalah Kang Dalbo. Lelaki ini selalu bergaya perlente. Maklum, dia adalah pegawai bank titil. Itu…, yang meminjamkan uang dengan bunga tinggi ke pedagang-pedagang kecil. Tiap hari selalu nitili atau nagih utang. Mangkane diceluk bank titil.

Baca Juga :  Keblinger Nguber Bojo Dokter
(Ilustrasi: Afrizal)

Karena setiap hari isi bensin di tempat kerja Mbok Ndewor, lama-lama Kang Dalbo kesengsem. Apalagi si wanita tergolong wong sumeh. Membuat pembeli seperti Kang Dalbo betah berlama-lama.

“Kang Dalbo ya pinter ngrayu,” ucap Mbok Ndewor dengan suara mendesah.

Awalnya, Kang Dalbo tak mengetahui bila Mbok Ndewor wanita beranak dua, yang salah satunya sudah berusia SMA. Maklum  saat berseragam pegawai pom bensin, dia seperti masih berusia 20-an tahun. Apa maneh yen wajahnya dipoles bedak  dan lipstik tipis di bibirnya. Kang Dalbo semakin terpana.

Rayuan gombal khas pegawai bank titil pun membanjir dari bibir Kang Dalbo. Setiap hari selalu isi bensin meskipun tangki sepeda motornya belum habis. Itupun dia masih nyangking oleh-oleh. Gorengan atau buah-buahan segar agar sang incaran terpikat.

Tak menunggu lama, hati Mbok Ndewor pun langsung klepek-klepek. Apalagi, sudah lama dia tidak tersiram dengan guyuran kasih seorang lelaki. Dan yang mendekatinya adalah pria muda nan gagah. Jauh dari suaminya yang tua dan renta.

Baca Juga :  Bila Cinta Melekat, Vasektomi Pun Nikmat

Kedua makhluk bukan mahram inipun terlibat cinta terlarang. Hasrat menggebu membutaka Kang Dalbo bahwa kekasihnya sudah bersuami. Dia tetap ngotot menjalin kasih.

Merasa bahwa dia sudah tak terpisahkan dengan Kang Dalbo, Mbok Ndewor pun pilih menggugat cerai sang suami. Alasan tak memberinya kepuasan lahir dan batin jadi senjata. Terutama soal ranjang. Kang Sudrun jelas kalah hot bila dibandingkan Kang Dalbo.

“Kang Dalbo kuat beronde-ronde bila sedang begituan. Lha Kang Sudrun? Sekali aja kadang nggak tuntas,” sinis Mbok Ndewor.

“Kang Dalbo juga menerima aku apa adanya, walaupun sudah punya dua anak,” sambung wanita yang tak tahu diuntung ini.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

Mbok Ndewor memang sudah punya anak dua. Tapi, usianya belum ada 40 tahun. Yen jarene orang-orang, pas garang-garangnya di ranjang.

Sebaliknya, Kang Sudrun sudah uzur. Sudah 51 tahun. Tenaganya pun mulai loyo. Ini yang membuat warga Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini tak mampu meladeni birahi sang istri. Selalu keteteran setiap ‘bertempur’.

Padahal, selain masih bergairah, Mbok Ndewor juga punya paras cantik. Wajahnya pun baby face. Jauh lebih muda dibanding usianya. Dan, dia juga bekerja sebagai petugas di salah satu pom bensin. Sering ketemu wong-wong ganteng, gagah, dan berusia muda.

Salah satu yang kepincut wajah cantik Mbok Ndewor adalah Kang Dalbo. Lelaki ini selalu bergaya perlente. Maklum, dia adalah pegawai bank titil. Itu…, yang meminjamkan uang dengan bunga tinggi ke pedagang-pedagang kecil. Tiap hari selalu nitili atau nagih utang. Mangkane diceluk bank titil.

Baca Juga :  Mengaku Single, Faktanya Double
(Ilustrasi: Afrizal)

Karena setiap hari isi bensin di tempat kerja Mbok Ndewor, lama-lama Kang Dalbo kesengsem. Apalagi si wanita tergolong wong sumeh. Membuat pembeli seperti Kang Dalbo betah berlama-lama.

“Kang Dalbo ya pinter ngrayu,” ucap Mbok Ndewor dengan suara mendesah.

Awalnya, Kang Dalbo tak mengetahui bila Mbok Ndewor wanita beranak dua, yang salah satunya sudah berusia SMA. Maklum  saat berseragam pegawai pom bensin, dia seperti masih berusia 20-an tahun. Apa maneh yen wajahnya dipoles bedak  dan lipstik tipis di bibirnya. Kang Dalbo semakin terpana.

Rayuan gombal khas pegawai bank titil pun membanjir dari bibir Kang Dalbo. Setiap hari selalu isi bensin meskipun tangki sepeda motornya belum habis. Itupun dia masih nyangking oleh-oleh. Gorengan atau buah-buahan segar agar sang incaran terpikat.

Tak menunggu lama, hati Mbok Ndewor pun langsung klepek-klepek. Apalagi, sudah lama dia tidak tersiram dengan guyuran kasih seorang lelaki. Dan yang mendekatinya adalah pria muda nan gagah. Jauh dari suaminya yang tua dan renta.

Baca Juga :  Keblinger Nguber Bojo Dokter

Kedua makhluk bukan mahram inipun terlibat cinta terlarang. Hasrat menggebu membutaka Kang Dalbo bahwa kekasihnya sudah bersuami. Dia tetap ngotot menjalin kasih.

Merasa bahwa dia sudah tak terpisahkan dengan Kang Dalbo, Mbok Ndewor pun pilih menggugat cerai sang suami. Alasan tak memberinya kepuasan lahir dan batin jadi senjata. Terutama soal ranjang. Kang Sudrun jelas kalah hot bila dibandingkan Kang Dalbo.

“Kang Dalbo kuat beronde-ronde bila sedang begituan. Lha Kang Sudrun? Sekali aja kadang nggak tuntas,” sinis Mbok Ndewor.

“Kang Dalbo juga menerima aku apa adanya, walaupun sudah punya dua anak,” sambung wanita yang tak tahu diuntung ini.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/