23.8 C
Kediri
Saturday, June 25, 2022

Suami Superbersih, Istri Jadi Risih

Mempunyai rumah yang bersih, bisa jadi merupakan idaman semua orang. Tetapi, gaya hidup superbersih karena takut terkena kuman ternyata bisa berakibat fatal. Mbok Ndewor memilih menceraikan Sudrun karena tak tahan dengan tabiat suaminya itu.

Sebelum memutuskan menikah dengan Sudrun pada awal 2021, Mbok Ndewor yang tinggal di Plosoklaten itu memang tidak terlalu mengenal calon suaminya itu. Perempuan berusia 27 tahun itu mengenal Sudrun lewat sosial media.

Sikap Sudrun yang terkesan ramah saat berbincang, membuat Mbok Ndewor terpikat. Perempuan yang sudah didesak keluarganya untuk menikah itu lantas memutuskan untuk menikah dengan pria berusia 28 tahun itu setelah seminggu kenalan.

(Ilustrasi: Afrizal)

Rupanya, perkenalan yang sebentar membuat Mbok Ndewor tidak mengetahui sifat asli Sudrun. Baru sebulan menikah, keduanya langsung terlibat pertengkaran. Pemicunya, Mbok Ndewor baru tahu jika Sudrun mengidap Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) atau ketakutan berlebihan terhadap kuman hingga perilakunya superbersih. “Masak mencuci satu piring saja butuh waktu sekitar 10 menit biar benar-benar bersih,” sungutnya mencontohkan salah satu perilaku suaminya.

Baca Juga :  Balada Cinta Sebatas Harta

Mendapati hal tersebut, Mbok Ndewor meminta Sudrun untuk periksa ke dokter. Tetapi, hal itu selalu ditolak. Belakangan, OCD yang diderita Sudrun kian membuat Mbok Ndewor menderita.

Dia mencontohkan saat keduanya terpapar Covid-19. Mbok Ndewor memutuskan isolasi mandiri di rumah. Tetapi, Sudrun yang terlalu takut terpapar memutuskan isolasi di klinik.

Setelah dinyatakan negatif, Sudrun pun pulang. Masalah kebersihan kembali jadi pemicu pertengkaran. Sudrun marah melihat istrinya memasak nasi menggunakan panci yang belum kering. Dia meminta Mbok Ndewor membuang beras di panci karena panci yang basah jadi tempat kuman bersarang. Peh!

Mbok Ndewor pun langsung naik pitam. Dia terpaksa membuang beras yang hendak dimasak dan menggantinya. “Sudah nggak tahan aku dengan sikapnya,” lanjut Mbok Ndewor.

Baca Juga :  Roca Membutuhkan Tambahan Pemain di Bursa Transfer

Beberapa perilaku lain dari Sudrun juga sering membuat Mbok Ndewor murka. Misalnya, saat sang suami nggak mau mengonsumsi makanan yang dipesan secara online. Alasannya, nggak higienis. “Nasi kena baju saja nggak mau makan. Katanya kotor,” sungutnya lagi.

Sekitar setahun tinggal bersama, Mbok Ndewor sudah benar-benar nggak kuat. Dia melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. “Capek aku. Lebih baik pisah dari pada harus hidup sengsara,” tandasnya.

 






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

Mempunyai rumah yang bersih, bisa jadi merupakan idaman semua orang. Tetapi, gaya hidup superbersih karena takut terkena kuman ternyata bisa berakibat fatal. Mbok Ndewor memilih menceraikan Sudrun karena tak tahan dengan tabiat suaminya itu.

Sebelum memutuskan menikah dengan Sudrun pada awal 2021, Mbok Ndewor yang tinggal di Plosoklaten itu memang tidak terlalu mengenal calon suaminya itu. Perempuan berusia 27 tahun itu mengenal Sudrun lewat sosial media.

Sikap Sudrun yang terkesan ramah saat berbincang, membuat Mbok Ndewor terpikat. Perempuan yang sudah didesak keluarganya untuk menikah itu lantas memutuskan untuk menikah dengan pria berusia 28 tahun itu setelah seminggu kenalan.

(Ilustrasi: Afrizal)

Rupanya, perkenalan yang sebentar membuat Mbok Ndewor tidak mengetahui sifat asli Sudrun. Baru sebulan menikah, keduanya langsung terlibat pertengkaran. Pemicunya, Mbok Ndewor baru tahu jika Sudrun mengidap Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) atau ketakutan berlebihan terhadap kuman hingga perilakunya superbersih. “Masak mencuci satu piring saja butuh waktu sekitar 10 menit biar benar-benar bersih,” sungutnya mencontohkan salah satu perilaku suaminya.

Baca Juga :  Kerajinan Tas Ndhog Ceplok

Mendapati hal tersebut, Mbok Ndewor meminta Sudrun untuk periksa ke dokter. Tetapi, hal itu selalu ditolak. Belakangan, OCD yang diderita Sudrun kian membuat Mbok Ndewor menderita.

Dia mencontohkan saat keduanya terpapar Covid-19. Mbok Ndewor memutuskan isolasi mandiri di rumah. Tetapi, Sudrun yang terlalu takut terpapar memutuskan isolasi di klinik.

Setelah dinyatakan negatif, Sudrun pun pulang. Masalah kebersihan kembali jadi pemicu pertengkaran. Sudrun marah melihat istrinya memasak nasi menggunakan panci yang belum kering. Dia meminta Mbok Ndewor membuang beras di panci karena panci yang basah jadi tempat kuman bersarang. Peh!

Mbok Ndewor pun langsung naik pitam. Dia terpaksa membuang beras yang hendak dimasak dan menggantinya. “Sudah nggak tahan aku dengan sikapnya,” lanjut Mbok Ndewor.

Baca Juga :  Nekat Jualan di Bahu Jalan, Tiga PKL di Ngadiluwih Dirazia

Beberapa perilaku lain dari Sudrun juga sering membuat Mbok Ndewor murka. Misalnya, saat sang suami nggak mau mengonsumsi makanan yang dipesan secara online. Alasannya, nggak higienis. “Nasi kena baju saja nggak mau makan. Katanya kotor,” sungutnya lagi.

Sekitar setahun tinggal bersama, Mbok Ndewor sudah benar-benar nggak kuat. Dia melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. “Capek aku. Lebih baik pisah dari pada harus hidup sengsara,” tandasnya.

 






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/