28.9 C
Kediri
Thursday, July 7, 2022

Harisma Sani Azizah di antara Modelling, Tari, dan Studi

Belajar dan mengembangkan potensi diri bagi Harisma Sani Azizah wajib dilakukan. Saat ini ia tengah sibuk modelling, menari, dan menuntaskan studi.

Perempuan 21 tahun itu tampak anggun berjalan di tengah mal Kediri Town Square (Ketos). Memamerkan baju busana muslim dengan sentuhan make up modern dalam acara Expo Haji dan Umrah Jawa Pos Radar Kediri minggu lalu.

Harisma Sani Azizah, namanya. Perempuan asal Desa Maron, Kecamatan Banyakan ini mengatakan, sudah tidak nervous. Karena profesi di dunia modelling sudah ditekuninya belasan tahun. “Saya sejak TK dulu, sudah berkecimpung di dunia model Mas,” ujarnya.

Berawal dari lomba yang diadakan panitia musala sekitar rumahnya. Ia dan anak-anak TK lain yang mengaji di sana mengikuti lomba. Baik membaca Alquran, rebana, hingga modelling. Kebetulan, ia ikut lomba modelling.

Baca Juga :  Jangan Hakimi, Dengarkan Mereka

Harisma awalnya merasa gugup. Karena saat itu kali pertama mencoba modelling. Yang ia ingat adalah semangat dari orang tuanya saat mengantarnya mengikuti lomba. “Pertama kali lomba, dijahitkan ibu saya sendiri itu busananya Mas,” kenangnya bangga.

Hal tersebut bukan yang terakhir kali duet ibunya dan Harisma menjadi satu kesatuan dalam dunia modelling. Beberapa kali mengikuti lomba, Harisma mengaku, ibunya hampir selalu menjahitkan busana yang dibuatnya sendiri. Sehingga juga ada rasa nyaman dan hangat dari busana desain ibunya.

Hingga kini, Harisma masih menyimpan beberapa busana yang dijahit ibunya. Itu jadi pengingat bahwa dirinya terjun ke dunia modelling sudah sangat lama. Meski begitu bukan juara saat itu yang ia incar. Namun pengalaman.

Baca Juga :  Catatan Ekspedisi Wilis I, Menguak Misteri Alas Ngreco (4)

Dari situlah, Harisma mulai mendalami dunia modelling. “Sejak TK-SD sampai SMA, ya sampai sekarang semester 6 masih ikut modelling, Mas,” ujar mahasiswi IAIN Tulungagung itu.

Selain sibuk di dunia modelling, Harisma juga sempatkan waktunya melatih anak-anak di sekitar rumah untuk menari. Baik tari modern maupun tradisional. “Agar anak-anak sekitar juga masih ingat dan peduli dengan budaya atau kesenian tradisional,” papar anak bungsu dari dua bersaudara itu.

Yang ia inginkan adalah bisa bermanfaat bagi orang lain. Khususnya bagi keluarga. Makanya apapun yang bisa dilakukan, Harisma akan lakukan dengan serius dan sungguh-sungguh.(syi/ndr)

 

 

- Advertisement -

Belajar dan mengembangkan potensi diri bagi Harisma Sani Azizah wajib dilakukan. Saat ini ia tengah sibuk modelling, menari, dan menuntaskan studi.

Perempuan 21 tahun itu tampak anggun berjalan di tengah mal Kediri Town Square (Ketos). Memamerkan baju busana muslim dengan sentuhan make up modern dalam acara Expo Haji dan Umrah Jawa Pos Radar Kediri minggu lalu.

Harisma Sani Azizah, namanya. Perempuan asal Desa Maron, Kecamatan Banyakan ini mengatakan, sudah tidak nervous. Karena profesi di dunia modelling sudah ditekuninya belasan tahun. “Saya sejak TK dulu, sudah berkecimpung di dunia model Mas,” ujarnya.

Berawal dari lomba yang diadakan panitia musala sekitar rumahnya. Ia dan anak-anak TK lain yang mengaji di sana mengikuti lomba. Baik membaca Alquran, rebana, hingga modelling. Kebetulan, ia ikut lomba modelling.

Baca Juga :  Sempat Di-Shooting namun Tidak Tayang

Harisma awalnya merasa gugup. Karena saat itu kali pertama mencoba modelling. Yang ia ingat adalah semangat dari orang tuanya saat mengantarnya mengikuti lomba. “Pertama kali lomba, dijahitkan ibu saya sendiri itu busananya Mas,” kenangnya bangga.

Hal tersebut bukan yang terakhir kali duet ibunya dan Harisma menjadi satu kesatuan dalam dunia modelling. Beberapa kali mengikuti lomba, Harisma mengaku, ibunya hampir selalu menjahitkan busana yang dibuatnya sendiri. Sehingga juga ada rasa nyaman dan hangat dari busana desain ibunya.

Hingga kini, Harisma masih menyimpan beberapa busana yang dijahit ibunya. Itu jadi pengingat bahwa dirinya terjun ke dunia modelling sudah sangat lama. Meski begitu bukan juara saat itu yang ia incar. Namun pengalaman.

Baca Juga :  Wakil Rektor Disebut Terpapar, Rektor Membantah

Dari situlah, Harisma mulai mendalami dunia modelling. “Sejak TK-SD sampai SMA, ya sampai sekarang semester 6 masih ikut modelling, Mas,” ujar mahasiswi IAIN Tulungagung itu.

Selain sibuk di dunia modelling, Harisma juga sempatkan waktunya melatih anak-anak di sekitar rumah untuk menari. Baik tari modern maupun tradisional. “Agar anak-anak sekitar juga masih ingat dan peduli dengan budaya atau kesenian tradisional,” papar anak bungsu dari dua bersaudara itu.

Yang ia inginkan adalah bisa bermanfaat bagi orang lain. Khususnya bagi keluarga. Makanya apapun yang bisa dilakukan, Harisma akan lakukan dengan serius dan sungguh-sungguh.(syi/ndr)

 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/