25 C
Kediri
Saturday, October 1, 2022

Para Jawara Ajang GenZverse School Contest XIV (3)

Koreo Blue Band Memukau, Power Angels Ngeband sejak SD

- Advertisement -

Kekompakan menjadi faktor penentu band dari SMPN 1 Tanjunganom ini menyabet juara. Personilnya telah berkumpul sejak kelas 2 SD. Sementara pemenang kelompok SMA, Blue Band, menonjolkan aksi panggung memukau.

Berurutan siswa-siswa itu masuk ke ruang wakil kepala SMAN 3 Kota Kediri. Karlinda Gloria Teresia, Rendy Ekaputra, Awong Pradana, Stenly Alfons, dan Bintang Prasadysta. Mereka kemudian duduk di sofa yang tersedia. Disusul tiga orang guru pembina, Rifky Fandanu, Dicky Dwi Permana, dan Bujung Nugroho.

“Lagu pilihan kami berjudul Bintang Kehidupan dengan genre rock,” ucap Rifky menceritakan penampilan anak-anak band itu ketika tampil dalam ajang Band Competition GenZverse School Contest XIV beberapa waktu lalu.

Hasilnya, grup musik yang mereka namakan Blue Band tak sekadar meraih juara kelompok SMA saja. Tapi juga berhasil menyabet best vocalist atas nama Karlinda dan best bassist yang diraih Stenly Alfons.

JUARA: Anggota Band Power Angels dari SMPN 1 Nganjuk meluapkan kegembiraannya setelah menjuarai Band Competition SMP. (Foto: Andhika Attar)

Kemenangan itu tak dicapai dengan mudah. Mereka tampil maksimal di ajang tahunan yang digelar Jawa Pos Radar Kediri tersebut. Tak hanya menonjolkan soal musikalitas saja tapi juga dalam olah gerak di panggung.

- Advertisement -

“Kami sematkan koreografi, mengikuti aransemen musik. Di panggung pun suasananya jadi hidup,” ucap sang vokalis sembari menyebut ide datang dari tiga pembinanya.

Persiapan mereka sebenarnya tak terlalu mulus. Siswa yang duduk di kelas 11 itu bercerita, beberapa kali latihan mereka tak full personel. Beberapa kali mengalami pergantian orang. Baru seminggu sebelum pelaksanaan lomba mereka bisa intensif berlatih.

Baca Juga :  Sambut Proyek Bandara, Pemkot Kediri Akan Bangun SMPN Baru Rp 25 M

Uniknya, sang vokalis sempat kesulitan berlatih dalam nada tinggi. Karlinda sempat putus asa. Untungnya, berkat ketelatenan guru vokalnya, Dicky, part klimaks dengan nada tinggi itu bisa dia nyanyikan dengan baik. “Senang rasanya ketika penonton bertepuk tangan usai saya menyanyikan part klimaks nada tinggi itu,” kenangnya.

Beda lagi dengan kisah jawara kelompok SMP, Power Angels Band. Mereka bisa tampil prima karena sudah berlatih bersama sejak kelas dua sekolah dasar (SD).

“Kami sudah kenal lama. Jadi sudah tidak canggung lagi satu sama lain,” ujar Gracia Agnes Kirana, sang vokalis band asal SMPN 1 Nganjuk ini.

Selain Gracia, personel band ini adalah Yuma Suwardana Saputro, Athala Rafi Afandi, dan Surya Dimas Satrio. Kebetulan mereka dulunya satu angkatan di SDN 3 Payaman Nganjuk. Di sekolah itu awal Power Angels terbentuk.

Gracia memang sudah terbiasa menyanyi. Ia selalu mengikuti pelayanan di gereja. Namun untuk memainkan bass, beda lagi ceritanya. Ia terpaksa belajar bass lantaran pemain lamanya keluar. Begitu juga Atha, sang drummer, dan Surya, gitarist. Keduanya baru belajar alat musik saat diajak nge-band itu.

Baca Juga :  Perawat Rubiyati, Sudah Biasa Dibayar dengan Sayuran

“Sebelumnya tidak bisa. Baru pas diajak nge-band ini latihan gitar,” ungkap Surya. Hanya Yuma yang sudah memiliki bekal bermusik sejak kecil. Sudah bisa piano dan keyboard. Kebetulan, kakek dan neneknya jago bermusik.

Mental dan chemistry keempatnya semakin terasah dari waktu ke waktu. Jam terbang membuat mereka tahu betul bagaimana gaya bermain masing-masing personel. Meski sering salah kunci atau lupa lirik, bukan menjadi perkara berarti. “Kami langsung saling back up. Kasih tahu teman yang lupa,” tutur Gracia.

Kebersamaan itulah yang membuat keempatnya percaya diri untuk ikut ajang GenZverse School Contest XIV kategori SMP. Dalam seminggu berlatih hingga 2-3 kali. Uang saku yang seharusnya untuk jajan rela mereka sisihkan demi bisa berlatih.

Kegigihan mereka terbayar tunai. Penampilan Power Angels berhasil mengguncang Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG). “Kami sangat deg-degan waktu menunggu pengumuman. Senang rasanya bisa menjadi juara dan membanggakan orang tua serta almamater,” ungkap Gracia.

Sementara itu, Samsodin mengaku bahwa sangat bangga dengan keempat muridnya tersebut. Pasalnya, selain berhasil berprestasi di bidang non-akademik, keempatnya juga mampu bersaing dalam pelajaran. “Anak-anak ini konsekuen. Tidak hanya jago ngeband, tapi akademiknya juga bagus,” pujinya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira





Reporter: Andhika Attar Anindita
- Advertisement -

Kekompakan menjadi faktor penentu band dari SMPN 1 Tanjunganom ini menyabet juara. Personilnya telah berkumpul sejak kelas 2 SD. Sementara pemenang kelompok SMA, Blue Band, menonjolkan aksi panggung memukau.

Berurutan siswa-siswa itu masuk ke ruang wakil kepala SMAN 3 Kota Kediri. Karlinda Gloria Teresia, Rendy Ekaputra, Awong Pradana, Stenly Alfons, dan Bintang Prasadysta. Mereka kemudian duduk di sofa yang tersedia. Disusul tiga orang guru pembina, Rifky Fandanu, Dicky Dwi Permana, dan Bujung Nugroho.

“Lagu pilihan kami berjudul Bintang Kehidupan dengan genre rock,” ucap Rifky menceritakan penampilan anak-anak band itu ketika tampil dalam ajang Band Competition GenZverse School Contest XIV beberapa waktu lalu.

Hasilnya, grup musik yang mereka namakan Blue Band tak sekadar meraih juara kelompok SMA saja. Tapi juga berhasil menyabet best vocalist atas nama Karlinda dan best bassist yang diraih Stenly Alfons.

JUARA: Anggota Band Power Angels dari SMPN 1 Nganjuk meluapkan kegembiraannya setelah menjuarai Band Competition SMP. (Foto: Andhika Attar)

Kemenangan itu tak dicapai dengan mudah. Mereka tampil maksimal di ajang tahunan yang digelar Jawa Pos Radar Kediri tersebut. Tak hanya menonjolkan soal musikalitas saja tapi juga dalam olah gerak di panggung.

“Kami sematkan koreografi, mengikuti aransemen musik. Di panggung pun suasananya jadi hidup,” ucap sang vokalis sembari menyebut ide datang dari tiga pembinanya.

Persiapan mereka sebenarnya tak terlalu mulus. Siswa yang duduk di kelas 11 itu bercerita, beberapa kali latihan mereka tak full personel. Beberapa kali mengalami pergantian orang. Baru seminggu sebelum pelaksanaan lomba mereka bisa intensif berlatih.

Baca Juga :  Sambut Proyek Bandara, Pemkot Kediri Akan Bangun SMPN Baru Rp 25 M

Uniknya, sang vokalis sempat kesulitan berlatih dalam nada tinggi. Karlinda sempat putus asa. Untungnya, berkat ketelatenan guru vokalnya, Dicky, part klimaks dengan nada tinggi itu bisa dia nyanyikan dengan baik. “Senang rasanya ketika penonton bertepuk tangan usai saya menyanyikan part klimaks nada tinggi itu,” kenangnya.

Beda lagi dengan kisah jawara kelompok SMP, Power Angels Band. Mereka bisa tampil prima karena sudah berlatih bersama sejak kelas dua sekolah dasar (SD).

“Kami sudah kenal lama. Jadi sudah tidak canggung lagi satu sama lain,” ujar Gracia Agnes Kirana, sang vokalis band asal SMPN 1 Nganjuk ini.

Selain Gracia, personel band ini adalah Yuma Suwardana Saputro, Athala Rafi Afandi, dan Surya Dimas Satrio. Kebetulan mereka dulunya satu angkatan di SDN 3 Payaman Nganjuk. Di sekolah itu awal Power Angels terbentuk.

Gracia memang sudah terbiasa menyanyi. Ia selalu mengikuti pelayanan di gereja. Namun untuk memainkan bass, beda lagi ceritanya. Ia terpaksa belajar bass lantaran pemain lamanya keluar. Begitu juga Atha, sang drummer, dan Surya, gitarist. Keduanya baru belajar alat musik saat diajak nge-band itu.

Baca Juga :  Pembunuh Istri di Gurah Terkena Hukuman 11 Tahun Penjara

“Sebelumnya tidak bisa. Baru pas diajak nge-band ini latihan gitar,” ungkap Surya. Hanya Yuma yang sudah memiliki bekal bermusik sejak kecil. Sudah bisa piano dan keyboard. Kebetulan, kakek dan neneknya jago bermusik.

Mental dan chemistry keempatnya semakin terasah dari waktu ke waktu. Jam terbang membuat mereka tahu betul bagaimana gaya bermain masing-masing personel. Meski sering salah kunci atau lupa lirik, bukan menjadi perkara berarti. “Kami langsung saling back up. Kasih tahu teman yang lupa,” tutur Gracia.

Kebersamaan itulah yang membuat keempatnya percaya diri untuk ikut ajang GenZverse School Contest XIV kategori SMP. Dalam seminggu berlatih hingga 2-3 kali. Uang saku yang seharusnya untuk jajan rela mereka sisihkan demi bisa berlatih.

Kegigihan mereka terbayar tunai. Penampilan Power Angels berhasil mengguncang Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG). “Kami sangat deg-degan waktu menunggu pengumuman. Senang rasanya bisa menjadi juara dan membanggakan orang tua serta almamater,” ungkap Gracia.

Sementara itu, Samsodin mengaku bahwa sangat bangga dengan keempat muridnya tersebut. Pasalnya, selain berhasil berprestasi di bidang non-akademik, keempatnya juga mampu bersaing dalam pelajaran. “Anak-anak ini konsekuen. Tidak hanya jago ngeband, tapi akademiknya juga bagus,” pujinya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira





Reporter: Andhika Attar Anindita

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/