30.2 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Kediri Raya Level Satu

KOTA, JP Radar Kediri-Kasus Covid-19 di Kota dan Kabupaten Kediri terus membaik. Demikian juga dengan penanganannya. Berdasar delapan indikator yang diasesmen oleh Kementerian Kesehatan, Kota dan Kabupaten Kediri masuk kategori level 1.

          Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri pada Jumat (17/9) lalu, jumlah kasus terkonfirmasi positif, jumlah pasien yang dirawat di RS, tingkat kematian pasien Covid-19, dan transmisi komunitas dinilai rendah atau level 1. Adapun jumlah testing, tracing, treatment, dan kapasitas respons dianggap memadai.

          Karenanya, berdasar asesmen situasi, Kota dan Kabupaten Kediri masuk kategori level 1. Di Jatim, total ada 11 kabupaten/kota yang masuk kategori tersebut. Adapun 27 lainnya masuk kategori level 2 dan 3.  

          Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima yang dikonfirmasi tentang hasil asesmen kesehatan yang menempatkan Kota Kediri di level 1 membenarkannya. “Laporan Kemenkes itu harian, bisa berubah sewaktu-waktu. Tapi satu minggu terakhir kita tetap berada di level 1,” katanya.

          Ia berharap, perubahan level itu konsisten hingga Senin (20/9) pagi ini. Sehingga, tak sekadar asesmen kesehatan saja yang berada di level 1. Melainkan juga level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang minggu ini di level 2, bisa turun ke level 1.

Baca Juga :  Dunia Maya Yanti, Dunia Nyata Yanto

          Tak hanya hasil asesmen yang turun, menurut Fauzan zona wilayah Covid-19 Kota Kediri juga membaik. “Sebelumnya zona oranye sekarang zona kuning,” lanjut Fauzan sembari menyebut hal itu membuktikan kasus Covid-19 di Kota Kediri sudah melandai.

          Meski demikian, pria yang juga menjabat plt direktur RSUD Gambiran ini mewanti-wanti masyarakat untuk tidak lengah. Mereka tidak boleh menyambut penurunan level ini dengan euforia berlebihan. “Harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jangan sampai kasus melonjak lagi dan sulit menurunkannya,” tegas dokter berkacamata itu.

          Untuk diketahui, meski hasil asesmen Covid-19 Kemenkes menempatkan Kota dan Kabupaten Kediri di level 1, level PPKM di dua daerah yang bertetangga itu belum berubah. Kota Kediri menerapkan PPKM level 2 dan Kabupaten Kediri menerapkan PPKM level 3.

          Fauzan menyebut, perubahan level PPKM masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang terbaru. Evaluasi menurutnya baru akan dilakukan hari ini. “Masih menunggu hasil evaluasi terbaru,” bebernya.

          Terpisah, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr Achmad Khotib juga membenarkan jika asesmen situasi Kabupaten Kdiri sudah berada di level 1. Meski demikian, PPKM di Kabupaten Kediri tetap level 3.

          Terkait kemungkinan perubahannya, Khotib menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil rapat koordinasi. “Biasanya dilakukan setelah ada instruksi Mendagri yang baru,” papar pria yang juga plt kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri itu.

Baca Juga :  BPUM Cair, Banyak Penerima yang Tak Tahu

          Apakah pemkab sudah menggagas pembukaan tempat wisata? Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi yang dihubungi terpisah menyebut pihaknya belum melakukan komunikasi terkait hal itu. “Mungkin besok (hari ini, Red) setelah ada instruksi Mendagri yang baru,” terangnya.

          Sesuai ketentuan pusat, yang boleh buka adalah tempat wisata yang sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Beberapa waktu lalu Bupati Hanindhito Himawan Pramana masih membahasnya bersama Menparekraf Sandiaga Uno via daring. (rq/syi/ut)

 

Asesmen Covid-19 oleh Kemenkes:

-Jumlah kasus terkonfirmasi positif, pasien rawat inap di RS dan tingkat kematian di Kota dan Kabupaten Kediri kategori level 1.

-Jumlah testing, tracing, treatment, dan kapasitas respons di Kota dan Kabupaten Kediri kategori memadai

-Dari delapan indikator yang membaik itu membuat asesmen Covid-19 di Kediri Raya masuk kategori level 1.

*Data Pemprov Jatim per 17 September 2021

 

Kabupaten Kediri:

Konfirmasi : 13853 (+7)

Aktif : 103 (-13)

Sembuh : 12581 (+19)

Meninggal : 1169 (+1)

 

Kota Kediri:

Konfirmasi : 3.978
Aktif : 38
Sembuh : 3.561
Meninggal : 379

 

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri-Kasus Covid-19 di Kota dan Kabupaten Kediri terus membaik. Demikian juga dengan penanganannya. Berdasar delapan indikator yang diasesmen oleh Kementerian Kesehatan, Kota dan Kabupaten Kediri masuk kategori level 1.

          Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri pada Jumat (17/9) lalu, jumlah kasus terkonfirmasi positif, jumlah pasien yang dirawat di RS, tingkat kematian pasien Covid-19, dan transmisi komunitas dinilai rendah atau level 1. Adapun jumlah testing, tracing, treatment, dan kapasitas respons dianggap memadai.

          Karenanya, berdasar asesmen situasi, Kota dan Kabupaten Kediri masuk kategori level 1. Di Jatim, total ada 11 kabupaten/kota yang masuk kategori tersebut. Adapun 27 lainnya masuk kategori level 2 dan 3.  

          Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima yang dikonfirmasi tentang hasil asesmen kesehatan yang menempatkan Kota Kediri di level 1 membenarkannya. “Laporan Kemenkes itu harian, bisa berubah sewaktu-waktu. Tapi satu minggu terakhir kita tetap berada di level 1,” katanya.

          Ia berharap, perubahan level itu konsisten hingga Senin (20/9) pagi ini. Sehingga, tak sekadar asesmen kesehatan saja yang berada di level 1. Melainkan juga level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang minggu ini di level 2, bisa turun ke level 1.

Baca Juga :  Anak-anak Temukan Mayat di Banyakan

          Tak hanya hasil asesmen yang turun, menurut Fauzan zona wilayah Covid-19 Kota Kediri juga membaik. “Sebelumnya zona oranye sekarang zona kuning,” lanjut Fauzan sembari menyebut hal itu membuktikan kasus Covid-19 di Kota Kediri sudah melandai.

          Meski demikian, pria yang juga menjabat plt direktur RSUD Gambiran ini mewanti-wanti masyarakat untuk tidak lengah. Mereka tidak boleh menyambut penurunan level ini dengan euforia berlebihan. “Harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jangan sampai kasus melonjak lagi dan sulit menurunkannya,” tegas dokter berkacamata itu.

          Untuk diketahui, meski hasil asesmen Covid-19 Kemenkes menempatkan Kota dan Kabupaten Kediri di level 1, level PPKM di dua daerah yang bertetangga itu belum berubah. Kota Kediri menerapkan PPKM level 2 dan Kabupaten Kediri menerapkan PPKM level 3.

          Fauzan menyebut, perubahan level PPKM masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang terbaru. Evaluasi menurutnya baru akan dilakukan hari ini. “Masih menunggu hasil evaluasi terbaru,” bebernya.

          Terpisah, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr Achmad Khotib juga membenarkan jika asesmen situasi Kabupaten Kdiri sudah berada di level 1. Meski demikian, PPKM di Kabupaten Kediri tetap level 3.

          Terkait kemungkinan perubahannya, Khotib menegaskan, pihaknya masih menunggu hasil rapat koordinasi. “Biasanya dilakukan setelah ada instruksi Mendagri yang baru,” papar pria yang juga plt kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri itu.

Baca Juga :  Menelusuri Jejak Zaman Purba di Nganjuk (11)

          Apakah pemkab sudah menggagas pembukaan tempat wisata? Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi yang dihubungi terpisah menyebut pihaknya belum melakukan komunikasi terkait hal itu. “Mungkin besok (hari ini, Red) setelah ada instruksi Mendagri yang baru,” terangnya.

          Sesuai ketentuan pusat, yang boleh buka adalah tempat wisata yang sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Beberapa waktu lalu Bupati Hanindhito Himawan Pramana masih membahasnya bersama Menparekraf Sandiaga Uno via daring. (rq/syi/ut)

 

Asesmen Covid-19 oleh Kemenkes:

-Jumlah kasus terkonfirmasi positif, pasien rawat inap di RS dan tingkat kematian di Kota dan Kabupaten Kediri kategori level 1.

-Jumlah testing, tracing, treatment, dan kapasitas respons di Kota dan Kabupaten Kediri kategori memadai

-Dari delapan indikator yang membaik itu membuat asesmen Covid-19 di Kediri Raya masuk kategori level 1.

*Data Pemprov Jatim per 17 September 2021

 

Kabupaten Kediri:

Konfirmasi : 13853 (+7)

Aktif : 103 (-13)

Sembuh : 12581 (+19)

Meninggal : 1169 (+1)

 

Kota Kediri:

Konfirmasi : 3.978
Aktif : 38
Sembuh : 3.561
Meninggal : 379

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/