23.6 C
Kediri
Tuesday, August 16, 2022

MTs Arrahmah Papar Raih Juara Umum Jelajah Santri Se-Jatim

- Advertisement -

Torehan prestasi tak hanya dari kerja keras dan kekompakan. Namun juga dipengaruhi faktor kedekatan dengan Sang Pencipta. Dengan modal itulah tim MTs Arrahmah Papar mengungguli 750 regu dan meraih juara umum Jelajah Santri 5 Jatim.

 

BAGUS ROMADHON

 

          Rabu pagi itu (17/10) suasana di MTs Arrahmah Kediri di Papar terlihat cerah. Seperti raut wajah Kepala Madrasah Sugianto dan Pembina Pramuka Taofik Nahari yang juga berseri-seri. Itu setelah madrasah mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

- Advertisement -

“Alhamdulilah, kami baru saja mendapatkan juara umum Jelajah Santri 5 tingkat Jawa Timur,” ungkap Kepala MTs Arrahmah Sugianto kepada Jawa Pos Radar Kediri.

          Lomba Jelajah Santri adalah lomba yang diadakan Satuan Komunitas Pramuka Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif  se-Jawa Timur (Jatim). Ada lebih dari 750 regu dan 6 ribu siswa mengikuti perlombaan yang diadakan di Kabupaten Blitar tersebut.

MTs Arrahmah yang berada di Papar mengeluarkan dua regu. Yakni regu putra dan putri. Mereka terdiri atas masing-masing delapan siswa. “Jadi total ada 16 anak yang ikut lomba,” tambah Pembina Pramuka MTs Arrahmah Taofik.

Untuk regu putra ada M. Romeo Hadi, Kurniawan, Hafis Rahman Hakim, Alvin Lintang Pratama, Mislakhul Ubaid, Agung Riyadi, M. Rusada, dan Zaky Putra Ramadhani. Sedangkan untuk regu putri, ada Nila Rachmalia, Amelia Puja Tri Hastari, Nora Jessica, Andini Rahma Putri, Soraya Hanifa Sunarshasi, Maula Eka Ardani, Rahmanda Nia Limar, dan Nazwa Putri Desvita.

          Lomba yang digelar selama sehari pada 13 Oktober itu memang berbeda dengan lomba pramuka biasa. Jika biasanya lomba digelar di satu tempat dan tidak berpindah-pindah, dalam jelajah santri ini mewajibkan peserta menjelajah sebelum mengikuti lomba di setiap pos. 

Baca Juga :  Sosiodrama Peristiwa Resolusi Jihad

“Jadi ada enam pos dan mereka di sana berlomba,” jelas pembina yang juga waka kesiswaan MTs Arrahmah tersebut.

          Start jelajah dimulai dari bumi perkemahaan Serut dan finis di Taman Edukasi Kampung Cokelat. Adapun lomba yang harus dilewati oleh peserta di setiap pos adalah yel-yel, teknik pramuka dan kebangsaan, poster, giat penjelajahan, lomba pioneering, lomba ke-NU-an Aswaja dan ke-SAKO-an. MTs Arahmmah berhasil tampil cemerlang di lomba yang diadakan setiap satu tahun sekali tersebut.

Tim yang terdiri dari dua regu putra dan putri ini sukses mendulang poin tinggi pada beberapa nomor lomba. Untuk regu putri mendaptakan juara 1 poster dan juara 2 di teknik kepramukaan dan kebangsaan. “Mereka mendapatkan juara umum 2 untuk regu putri,” kata Taofik.

Sedangkan regu putra lebih hebat lagi. Mereka berhasil meraih juara 3 giat penjelahan, juara harapan 1 teknik kepramukaan dan kebangsaam, juara 3 poster dan juara 1 yel-yel. Mereka pun dinobatkan sebagai juara umum untuk regu putra. “Tentu kami sangat senang,” tambah Taofik.

Dengan hasil tersebut Pramuka MTs Arrahmah Papar berhasil mendapatkan juara umum keseluruhan dalam Lomba Jelajah Santri 5. Selama proses lomba, ada cerita menarik di sela-sela perjuangan. Regu putra nyaris tersesat ketika menjelajah di pos pertama.

“Hampir 15 menit anak-anak tersesat Mas,” ungkap Taofik. Namun dengan persiapan yang baik dan matang, mereka pun kembali ke ‘jalan yang benar’.

Baca Juga :  Princes Grace Lewiuci Kembangkan Karir Bisnisnya

Tentu cerita-cerita ini tidak akan didapat tanpa persiapan yang matang. Menurut pembina yang juga mengajar pendidikan fikih ini, harus ada kekompakan di setiap elemen. Elemen yang dimaksud adalah anak-anak , pelatih yang langsung dari alumni MTs Arrahmah dan pembina pramuka. “Semua itu harus sinergis,” tuturnya.

Tidak hanya teknis, persiapan batin pun dilakukan oleh regu madrasah yang berada di Desa Purwotengah, Kecamatan Papar tersebut. “Kami berangkat pada H-1 untuk latihan lagi di sana,” kenang Taofik.

Tidak hanya itu, tim pramuka pun bangun lebih awal untuk salat Tahajud sebelum berlomba. Sebab kedekatan dengan Tuhan menjadi salah satu penguat saat bertanding. Menurut Taofik, persiapan tim bernama Pasukan Pramuka Penggalang MTs Arrahmah (Paskagarra) ini sudah matang. Selain cukup sering mengikuti lomba kepramukaan, latihan rutin pun sudah dilakukan.

Menjelang lomba, setiap pulang sekolah tim pramuka berlatih selama dua jam. Biasanya pukul 14.00 hingga 16.00. Latihan terus digelar di sela istirahat. “Semangat mereka luar biasa,” puji Kamad Sugianto.

Untuk diketahui, sebelum menuju ke provinsi, tim pramuka mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Tepatnya Minggu (7/10) di MTs Hasan Muhyi Pare. Mereka berhasil mendapat juara 1 di masing-masing regu dan menjadi juara umum tingkat Kabupaten Kediri. Dengan begitu, otomatis berhak tampil di provinsi. Kamad Sugianto sangat mengepresiasi prestasi tim pramuka MTs Arrahmah Papar. Ia berharap, prestasi ini dapat memacu semangat siswa yang lainnya.

 

- Advertisement -

Torehan prestasi tak hanya dari kerja keras dan kekompakan. Namun juga dipengaruhi faktor kedekatan dengan Sang Pencipta. Dengan modal itulah tim MTs Arrahmah Papar mengungguli 750 regu dan meraih juara umum Jelajah Santri 5 Jatim.

 

BAGUS ROMADHON

 

          Rabu pagi itu (17/10) suasana di MTs Arrahmah Kediri di Papar terlihat cerah. Seperti raut wajah Kepala Madrasah Sugianto dan Pembina Pramuka Taofik Nahari yang juga berseri-seri. Itu setelah madrasah mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

“Alhamdulilah, kami baru saja mendapatkan juara umum Jelajah Santri 5 tingkat Jawa Timur,” ungkap Kepala MTs Arrahmah Sugianto kepada Jawa Pos Radar Kediri.

          Lomba Jelajah Santri adalah lomba yang diadakan Satuan Komunitas Pramuka Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif  se-Jawa Timur (Jatim). Ada lebih dari 750 regu dan 6 ribu siswa mengikuti perlombaan yang diadakan di Kabupaten Blitar tersebut.

MTs Arrahmah yang berada di Papar mengeluarkan dua regu. Yakni regu putra dan putri. Mereka terdiri atas masing-masing delapan siswa. “Jadi total ada 16 anak yang ikut lomba,” tambah Pembina Pramuka MTs Arrahmah Taofik.

Untuk regu putra ada M. Romeo Hadi, Kurniawan, Hafis Rahman Hakim, Alvin Lintang Pratama, Mislakhul Ubaid, Agung Riyadi, M. Rusada, dan Zaky Putra Ramadhani. Sedangkan untuk regu putri, ada Nila Rachmalia, Amelia Puja Tri Hastari, Nora Jessica, Andini Rahma Putri, Soraya Hanifa Sunarshasi, Maula Eka Ardani, Rahmanda Nia Limar, dan Nazwa Putri Desvita.

          Lomba yang digelar selama sehari pada 13 Oktober itu memang berbeda dengan lomba pramuka biasa. Jika biasanya lomba digelar di satu tempat dan tidak berpindah-pindah, dalam jelajah santri ini mewajibkan peserta menjelajah sebelum mengikuti lomba di setiap pos. 

Baca Juga :  Driver Ojek Online Pare Tetap Bekerja di Tengah Pandemi Korona¬†

“Jadi ada enam pos dan mereka di sana berlomba,” jelas pembina yang juga waka kesiswaan MTs Arrahmah tersebut.

          Start jelajah dimulai dari bumi perkemahaan Serut dan finis di Taman Edukasi Kampung Cokelat. Adapun lomba yang harus dilewati oleh peserta di setiap pos adalah yel-yel, teknik pramuka dan kebangsaan, poster, giat penjelajahan, lomba pioneering, lomba ke-NU-an Aswaja dan ke-SAKO-an. MTs Arahmmah berhasil tampil cemerlang di lomba yang diadakan setiap satu tahun sekali tersebut.

Tim yang terdiri dari dua regu putra dan putri ini sukses mendulang poin tinggi pada beberapa nomor lomba. Untuk regu putri mendaptakan juara 1 poster dan juara 2 di teknik kepramukaan dan kebangsaan. “Mereka mendapatkan juara umum 2 untuk regu putri,” kata Taofik.

Sedangkan regu putra lebih hebat lagi. Mereka berhasil meraih juara 3 giat penjelahan, juara harapan 1 teknik kepramukaan dan kebangsaam, juara 3 poster dan juara 1 yel-yel. Mereka pun dinobatkan sebagai juara umum untuk regu putra. “Tentu kami sangat senang,” tambah Taofik.

Dengan hasil tersebut Pramuka MTs Arrahmah Papar berhasil mendapatkan juara umum keseluruhan dalam Lomba Jelajah Santri 5. Selama proses lomba, ada cerita menarik di sela-sela perjuangan. Regu putra nyaris tersesat ketika menjelajah di pos pertama.

“Hampir 15 menit anak-anak tersesat Mas,” ungkap Taofik. Namun dengan persiapan yang baik dan matang, mereka pun kembali ke ‘jalan yang benar’.

Baca Juga :  Princes Grace Lewiuci Kembangkan Karir Bisnisnya

Tentu cerita-cerita ini tidak akan didapat tanpa persiapan yang matang. Menurut pembina yang juga mengajar pendidikan fikih ini, harus ada kekompakan di setiap elemen. Elemen yang dimaksud adalah anak-anak , pelatih yang langsung dari alumni MTs Arrahmah dan pembina pramuka. “Semua itu harus sinergis,” tuturnya.

Tidak hanya teknis, persiapan batin pun dilakukan oleh regu madrasah yang berada di Desa Purwotengah, Kecamatan Papar tersebut. “Kami berangkat pada H-1 untuk latihan lagi di sana,” kenang Taofik.

Tidak hanya itu, tim pramuka pun bangun lebih awal untuk salat Tahajud sebelum berlomba. Sebab kedekatan dengan Tuhan menjadi salah satu penguat saat bertanding. Menurut Taofik, persiapan tim bernama Pasukan Pramuka Penggalang MTs Arrahmah (Paskagarra) ini sudah matang. Selain cukup sering mengikuti lomba kepramukaan, latihan rutin pun sudah dilakukan.

Menjelang lomba, setiap pulang sekolah tim pramuka berlatih selama dua jam. Biasanya pukul 14.00 hingga 16.00. Latihan terus digelar di sela istirahat. “Semangat mereka luar biasa,” puji Kamad Sugianto.

Untuk diketahui, sebelum menuju ke provinsi, tim pramuka mengikuti seleksi tingkat kabupaten. Tepatnya Minggu (7/10) di MTs Hasan Muhyi Pare. Mereka berhasil mendapat juara 1 di masing-masing regu dan menjadi juara umum tingkat Kabupaten Kediri. Dengan begitu, otomatis berhak tampil di provinsi. Kamad Sugianto sangat mengepresiasi prestasi tim pramuka MTs Arrahmah Papar. Ia berharap, prestasi ini dapat memacu semangat siswa yang lainnya.

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/