24.2 C
Kediri
Saturday, July 2, 2022

Bikin Anak Percaya Diri dengan Karyanya

KOTA, JP Radar Kediri– Kampung Lukis Ruslan (KLR) punya cara sendiri untuk membuat pameran. Mereka membuat tema keberagaman. Mulai seni lukis, fotografi, photo painting, hingga potret dipamerkan menjadi satu di lantai dua Kediri Mall. “Acara berlangsung hingga akhir April ini,” kata Koes Haryono, 38, anggota KLR, kemarin.

Dia mengungkapkan bahwa komunitasnya tidak membatasi jenis seni yang ingin dipamerkan. “Bahkan yang seni lukis juga berbeda-beda alirannya. Kayak karya saya ini alirannya realis,” ujarnya.

Ada juga yang bikin sketsa wajah dari kertas dan kanvas. Para pelukis yang bergabung juga punya gaya sendiri. Mulai potret wajah tokoh Islam maupun pahlawan, hingga lukisan pemandangan yang disebut dengan aliran naturalis.

Baca Juga :  Usia Muda Bukan Halangan

Bukan hanya itu. Yang bikin pameran lebih berbeda adalah adanya puluhan karya anak-anak yang memang menekuni bakat seni lukisnya di KLR. Sekitar 37 karya lukis anak dipamerkan. “Ini juga bertujuan agar anak-anak yang tergabung ini lebih percaya diri terhadap karyanya dan diakui penikmat seni,” terang pria asal Kecamatan Kras ini.

Hal lain yang mendasari pameran beragam seni rupa tersebut adalah mereka tidak ingin membatasi orang lain dalam berkarya. Selain itu, juga untuk memperingati Hari Seni Sedunia pada 15 April. (ica/ndr)

 

 

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri– Kampung Lukis Ruslan (KLR) punya cara sendiri untuk membuat pameran. Mereka membuat tema keberagaman. Mulai seni lukis, fotografi, photo painting, hingga potret dipamerkan menjadi satu di lantai dua Kediri Mall. “Acara berlangsung hingga akhir April ini,” kata Koes Haryono, 38, anggota KLR, kemarin.

Dia mengungkapkan bahwa komunitasnya tidak membatasi jenis seni yang ingin dipamerkan. “Bahkan yang seni lukis juga berbeda-beda alirannya. Kayak karya saya ini alirannya realis,” ujarnya.

Ada juga yang bikin sketsa wajah dari kertas dan kanvas. Para pelukis yang bergabung juga punya gaya sendiri. Mulai potret wajah tokoh Islam maupun pahlawan, hingga lukisan pemandangan yang disebut dengan aliran naturalis.

Baca Juga :  Bagi Beasiswa, Kikis Kemiskinan

Bukan hanya itu. Yang bikin pameran lebih berbeda adalah adanya puluhan karya anak-anak yang memang menekuni bakat seni lukisnya di KLR. Sekitar 37 karya lukis anak dipamerkan. “Ini juga bertujuan agar anak-anak yang tergabung ini lebih percaya diri terhadap karyanya dan diakui penikmat seni,” terang pria asal Kecamatan Kras ini.

Hal lain yang mendasari pameran beragam seni rupa tersebut adalah mereka tidak ingin membatasi orang lain dalam berkarya. Selain itu, juga untuk memperingati Hari Seni Sedunia pada 15 April. (ica/ndr)

 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/