27.1 C
Kediri
Thursday, August 11, 2022

Dhea Yustika Amaylia Sari: Hobi, Karir, dan Bea Siswa

Hobi tak hanya persoalan kesenangan saja. Hobi bisa mengantar Dhea Yustika Amaylia Sari meniti karir sebagai modeling. Juga mengantarnya meraih bea siswa penuh di salah satu universitas.

Pandemi tak mampu  menjauhkan Dhea dari dunia yang mulai dia pijak sebagai karir masa depan. Kegiatannya selama masa yang penuh pembatasan ini masih berkutat di dunia modeling. Beberapa kali dia menjadi artist dalam proses make up. 

Tak hanya itu, model asal Desa Pehkulon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini juga menyempatkan menjadi pengjaar. Membantu sang ibu, memberi les tambahan bagi anak usia TK hingga SMP di rumahnya.

“Selain kuliah dan ikut MUA (make up artist, Red) saya juga ngelesi,” ucap mahasiswa semester 2 di Universitas Dian Nuswantoro Kediri ini.

Namun, tak seluruh waktunya bisa diluangkan untuk mengajar. Kegiatan itu hanya bisa dia lakukan ketika tak ada job. Baik job untuk MUA, modeling, maupun waktu untuk kuliah. 

Baca Juga :  Menelisik Kuliner Khas Tionghoa di Kediri yang Telah ‘Berakulturasi’  

“Hari ini (kemarin, Red) lesnya masih libur,” ucap putri dari Yayuk Sri Rahayu ini. 

Gadis lulusan jurusan akuntansi di SMK Negeri 2 Kota Kediri ini, modeling seperti sudah menjadi darah dagingnya. Kesehariannya tak pernah lepas dari kegiatan itu. Dalam satu bulan terakhir ini bahkan dia sudha tiga kali menjadi artis bagi para MUA yang berusaha mendapatkan sertifikat. 

“Sudah sering sih (jadi model MUA). Sejak dulu juga sering di-make up sama ibu,” bebernya.

Keseriusannya menekuni jalur modeling terlihat dari deretan prestasi yang telah teraih. Dhea beberapa kali menyabet gelar juara di berbagai ajang. Seperti menjadi runner up 3 sekaligus top 6 busana terbaik dalam pemilihan Putri Batik Jawa Timur 2021. Awal April lalu, dia juga menjadi juara pertama Putri Kebaya Nusantara 2021. Ajang terakhir ini digelar di Kediri.

Dhea menegaskan, berbagai keberhasilannya itu tak bisa dilepaskan dari dukungan orang tuanya. Sikap yang ditunjukkan orang tua sejak dia duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Di usia yang sangat dini itu Dhea sering mengikuti pentas seni. Dan yang mendandaninya adalah sang ibu.

Baca Juga :  Kampung Kauman, Cerita dan Tradisi yang Bertahan hingga Sekarang (13)

Memang, sang ibu lebih banyak me-make up dirinya. Baik untuk kegiatan menyanyi, menari, hingga modeling.

“Dulu sih baru terjun modeling sekitar tahun 2019. Pas SMK,” ujar Dhea.

Siapa sangka hobi yang ia gemari itu bisa menghasilkan bonus bagi dirinya dan orang tua. Selain menyabet berbagai helar, hobinya itu mengantarkan Dhea mendapatkan beasiswa penuh di jurusan Manajemen Udinus Kediri.(syi/fud)

Tentang Dhea 

Menekuni dunia hiburan sejak usia taman kanak-kanak.

Fokus dunia modeling selepas SMK, sejak 2019. 

Juara Putri Kebaya Nusantara 2021.

3 Besar Pemilihan Putri Batik Jawa Timur 2021.

Top 6 Busana Terbaik Putri Batik Jatim 2021.

Jadi artist dari MUA Sasongko (Gatra Management)

- Advertisement -

Hobi tak hanya persoalan kesenangan saja. Hobi bisa mengantar Dhea Yustika Amaylia Sari meniti karir sebagai modeling. Juga mengantarnya meraih bea siswa penuh di salah satu universitas.

Pandemi tak mampu  menjauhkan Dhea dari dunia yang mulai dia pijak sebagai karir masa depan. Kegiatannya selama masa yang penuh pembatasan ini masih berkutat di dunia modeling. Beberapa kali dia menjadi artist dalam proses make up. 

Tak hanya itu, model asal Desa Pehkulon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini juga menyempatkan menjadi pengjaar. Membantu sang ibu, memberi les tambahan bagi anak usia TK hingga SMP di rumahnya.

“Selain kuliah dan ikut MUA (make up artist, Red) saya juga ngelesi,” ucap mahasiswa semester 2 di Universitas Dian Nuswantoro Kediri ini.

Namun, tak seluruh waktunya bisa diluangkan untuk mengajar. Kegiatan itu hanya bisa dia lakukan ketika tak ada job. Baik job untuk MUA, modeling, maupun waktu untuk kuliah. 

Baca Juga :  Zaenuri, Menjaga Situs Calonarang dari Aksi Vandalisme

“Hari ini (kemarin, Red) lesnya masih libur,” ucap putri dari Yayuk Sri Rahayu ini. 

Gadis lulusan jurusan akuntansi di SMK Negeri 2 Kota Kediri ini, modeling seperti sudah menjadi darah dagingnya. Kesehariannya tak pernah lepas dari kegiatan itu. Dalam satu bulan terakhir ini bahkan dia sudha tiga kali menjadi artis bagi para MUA yang berusaha mendapatkan sertifikat. 

“Sudah sering sih (jadi model MUA). Sejak dulu juga sering di-make up sama ibu,” bebernya.

Keseriusannya menekuni jalur modeling terlihat dari deretan prestasi yang telah teraih. Dhea beberapa kali menyabet gelar juara di berbagai ajang. Seperti menjadi runner up 3 sekaligus top 6 busana terbaik dalam pemilihan Putri Batik Jawa Timur 2021. Awal April lalu, dia juga menjadi juara pertama Putri Kebaya Nusantara 2021. Ajang terakhir ini digelar di Kediri.

Dhea menegaskan, berbagai keberhasilannya itu tak bisa dilepaskan dari dukungan orang tuanya. Sikap yang ditunjukkan orang tua sejak dia duduk di bangku taman kanak-kanak (TK). Di usia yang sangat dini itu Dhea sering mengikuti pentas seni. Dan yang mendandaninya adalah sang ibu.

Baca Juga :  Bincang Jumat Radar Kediri TV bareng Ahmad Zuhri: Optimisme Pendidikan

Memang, sang ibu lebih banyak me-make up dirinya. Baik untuk kegiatan menyanyi, menari, hingga modeling.

“Dulu sih baru terjun modeling sekitar tahun 2019. Pas SMK,” ujar Dhea.

Siapa sangka hobi yang ia gemari itu bisa menghasilkan bonus bagi dirinya dan orang tua. Selain menyabet berbagai helar, hobinya itu mengantarkan Dhea mendapatkan beasiswa penuh di jurusan Manajemen Udinus Kediri.(syi/fud)

Tentang Dhea 

Menekuni dunia hiburan sejak usia taman kanak-kanak.

Fokus dunia modeling selepas SMK, sejak 2019. 

Juara Putri Kebaya Nusantara 2021.

3 Besar Pemilihan Putri Batik Jawa Timur 2021.

Top 6 Busana Terbaik Putri Batik Jatim 2021.

Jadi artist dari MUA Sasongko (Gatra Management)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/