26.7 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Melatih Self Control demi Kesehatan Finansial

Awal bulan paling ditunggu oleh mereka yang sudah bekerja. Ini saat terima upah. Ketika menerima gaji, banyak hal ingin dibeli. Agar tidak hanya numpang lewat, seseorang harus memiliki self control. Seperti apa?

“Mengontrol keuangan sangat penting dilakukan,” kata Vivi Rosdiana, psikolog Kediri. Tujuan mengontrol keuangan ini demi kesehatan finansial. Untuk mengontrol keuangan memang harus dimulai dari diri sendiri.

Keterangan yang didapatkan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, self control seseorang memang berasal dari sendiri. Hal ini sangat penting dalam kehidupan seseorang.

Self control sendiri dalam psikologi adalah kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur emosi, dan mengarahkan perilaku yang dapat membawa ke arah tindakan yang positif. Salah satunya adalah dalam mengelola gaji yang didapatkan.

Baca Juga :  Hendak Mendahului, Pengendara Motor asal Pesantren Justru tersenggol

Vivi mengatakan bahwa setiap pekerjaan pasti mendapat gaji dari perusahaan. Penerimaan gaji ini bisa dari harian, minggu, bulan dan tahun. “Tergantung dengan pekerjaan yang dilakukan seseorang tersebut,” imbuh Vivi.

Lalu bagaimana gaji yang telah didapatkan dari bekerja keras ini agar digunakan dengan tepat? Menurut Vivi, seseorang tersebut perlu memiliki kontrol pada dirinya.

“Self control adalah suatu pengendalian yang berasal dari dalam diri sendiri, termasuk dalam mengelola keuangan,” imbuhnya.

Perempuan lulusan Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, mengontrol keuangan bisa dilakukan ketika usia anak-anak hingga remaja. Dengan kebiasaan mengelola keuangan dari dini dapat dibawa hingga dewasa.

Untuk diketahui, lanjut Vivi, dalam melakukan self control dalam keuangan sangat perlu mengetahui terlebih dahulu jumlah pendapatan yang didapatkan. Hal ini dilakukan agar bisa menetralisasi setiap pengeluaran yang ada.

Baca Juga :  Mereka yang Menjadi Juara dalam KVRR 2018 (1)

“Jika mengetahui hal tersebut, membuat seseorang mengelola keuangan tidak melampaui batas” terangnya.

Dengan seseorang memahami pendapatan yang diperoleh, maka dia tidak akan melakukan transaksi pengeluaran melebihi pendapatan. Ketika seseorang melakukan self control, ia dapat membuat seseorang lebih bijak dalam mengelola keuangan.

Salah satunya dengan menyimpan uang untuk dana darurat. Dana darurat ini bisa digunakan dalam hal kesehatan, atau sesuatu hal yang di luar rencana. Namun apabila dana darurat yang disiapkan setiap bulannya tidak digunakan, maka seseorang bisa memasukkannya ke dalam rekening tabungan. “Ibaratnya, disesuaikan dengan situasi dan kondisi,” ujar Vivi. (ara/ndr)

- Advertisement -

Awal bulan paling ditunggu oleh mereka yang sudah bekerja. Ini saat terima upah. Ketika menerima gaji, banyak hal ingin dibeli. Agar tidak hanya numpang lewat, seseorang harus memiliki self control. Seperti apa?

“Mengontrol keuangan sangat penting dilakukan,” kata Vivi Rosdiana, psikolog Kediri. Tujuan mengontrol keuangan ini demi kesehatan finansial. Untuk mengontrol keuangan memang harus dimulai dari diri sendiri.

Keterangan yang didapatkan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, self control seseorang memang berasal dari sendiri. Hal ini sangat penting dalam kehidupan seseorang.

Self control sendiri dalam psikologi adalah kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur emosi, dan mengarahkan perilaku yang dapat membawa ke arah tindakan yang positif. Salah satunya adalah dalam mengelola gaji yang didapatkan.

Baca Juga :  AKP Gilang Akbar, Kasatreskrim Polres Kediri yang Hobi Lari Maraton.

Vivi mengatakan bahwa setiap pekerjaan pasti mendapat gaji dari perusahaan. Penerimaan gaji ini bisa dari harian, minggu, bulan dan tahun. “Tergantung dengan pekerjaan yang dilakukan seseorang tersebut,” imbuh Vivi.

Lalu bagaimana gaji yang telah didapatkan dari bekerja keras ini agar digunakan dengan tepat? Menurut Vivi, seseorang tersebut perlu memiliki kontrol pada dirinya.

“Self control adalah suatu pengendalian yang berasal dari dalam diri sendiri, termasuk dalam mengelola keuangan,” imbuhnya.

Perempuan lulusan Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, mengontrol keuangan bisa dilakukan ketika usia anak-anak hingga remaja. Dengan kebiasaan mengelola keuangan dari dini dapat dibawa hingga dewasa.

Untuk diketahui, lanjut Vivi, dalam melakukan self control dalam keuangan sangat perlu mengetahui terlebih dahulu jumlah pendapatan yang didapatkan. Hal ini dilakukan agar bisa menetralisasi setiap pengeluaran yang ada.

Baca Juga :  Komplotan yang Kompak tapi Jahat

“Jika mengetahui hal tersebut, membuat seseorang mengelola keuangan tidak melampaui batas” terangnya.

Dengan seseorang memahami pendapatan yang diperoleh, maka dia tidak akan melakukan transaksi pengeluaran melebihi pendapatan. Ketika seseorang melakukan self control, ia dapat membuat seseorang lebih bijak dalam mengelola keuangan.

Salah satunya dengan menyimpan uang untuk dana darurat. Dana darurat ini bisa digunakan dalam hal kesehatan, atau sesuatu hal yang di luar rencana. Namun apabila dana darurat yang disiapkan setiap bulannya tidak digunakan, maka seseorang bisa memasukkannya ke dalam rekening tabungan. “Ibaratnya, disesuaikan dengan situasi dan kondisi,” ujar Vivi. (ara/ndr)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/