24.4 C
Kediri
Sunday, October 2, 2022

Abu: Anak Muda Harus Berlatih untuk Berbisnis

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Wali Kota Abdullah Abu Bakar menjadi inspirator dalam Kelas Inspirasi di SMAN 7 Kota Kediri kemarin. Dalam acara yang digelar Jawa Pos Radar Kediri tersebut, Abu memotivasi anak-anak untuk siap berbisnis di era digital seperti sekarang.

“Kita harus siap dibanding-bandingke. Kalau di lagu itu dibanding-bandingke yo mesti kalah, kita sebaliknya. Yo mesti menang,” terangnya. Untuk bisa menang dalam kompetisi, menurut wali kota dua periode anak muda harus siap sejak dini.

Mental siap berkompetisi dalam bisnis ini menurut Abu sangat penting. Sehingga, jika ada kesempatan mereka bisa memanfaatkan peluang sebaik mungkin. “Kesuksesan hanya datang pada orang-orang yang siap. Bodoh nggak apa-apa, tapi harus siap kalau ada kesempatan. Harus berani,” tegasnya dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-23 Jawa Pos Radar Kediri tersebut.

Menurut suami Ferry Silviana Feronica itu, sudah banyak contoh kesuksesan orang karena mereka rajin berlatih. Karenanya, bapak empat anak itu memotivasi anak-anak untuk mengasah insting bisnisnya sejak dini. Segera take action atau ambil langkah nyata sejak masih di bangku SMA.

Baca Juga :  Sambo dan Kebohongan

Keberanian anak-anak muda untuk berbisnis, menurut Abu sekaligus merespons fenomena yang terjadi sekarang. Dimana, lapangan pekerjaan dan jumlah pencari kerja tidak sebanding. Akibatnya, muncul banyak pengangguran.

Abu menerima
cenderamata dari General Manager JP Radar Kediri Chafid Suyuti. (Foto: Wahyu Adji)
- Advertisement -

“Sekarang ini mencari pekerjaan sangat sulit. Kita harus menciptakan peluang untuk diri sendiri, bahkan orang lain. Caranya dengan memulai bisnis,” bebernya sembari menyebut bisnis harus dimulai dengan niat dan keyakinan.

Tanpa niat dan keyakinan yang kuat, menurut pria yang gemar bersepeda itu bisnis tidak akan bisa berjalan maksimal. Selebihnya, anak muda juga harus jeli melihat peluang.

Peluang menurut Abu bisa muncul lewat cara yang tak terduga. Di antaranya, lewat teman dan jaringan yang terbentuk lewat pergaulan. Karenanya, di depan siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 7 itu dia meminta agar anak-anak tetap bergaul dan beradaptasi dengan dunia luar. Tidak melulu sibuk dengan tugas dan pelajaran sekolah.

Baca Juga :  12 Hari Operasi Ketupat Polres Kediri Kota Jaring Ribuan Pelanggar

Dia mencontohkan, anak-anak bisa mengamati perilaku pembeli dan penjual di pasar. Dari pengamatan selama beberapa jam di sana, Abu yakin akan ada peluang bisnis baru di sana.

Untuk diketahui, acara Kelas Inspirasi di SMAN 7 Kota Kediri  kemarin berlangsung gayeng. Abu berbicara sesuai dengan gaya anak muda. Tak hanya memotivasi, dia juga memberi kesempatan untuk berdialog.

“Bagaimana cara mengetahui target pasar suatu produk agar bisnis kita bisa berkembang di Kota Kediri?” tanya Tasyarul, salah satu siswa. Menurut Abu, target tidak harus spesifik. Melainkan, yang lebih penting adalah inovasi dalam mengembangkan bisnis. Sehingga, produk mereka akan terus dicari dan semakin dikenal luas masyarakat.

Mendapat beberapa pertanyaan dengan pengembangan bisnis, Abu terlihat antusias. Sebagai apresiasi, dia langsung memberikan fresh money dan suvenir kepada tujuh anak yang berani maju untuk bertanya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri–Wali Kota Abdullah Abu Bakar menjadi inspirator dalam Kelas Inspirasi di SMAN 7 Kota Kediri kemarin. Dalam acara yang digelar Jawa Pos Radar Kediri tersebut, Abu memotivasi anak-anak untuk siap berbisnis di era digital seperti sekarang.

“Kita harus siap dibanding-bandingke. Kalau di lagu itu dibanding-bandingke yo mesti kalah, kita sebaliknya. Yo mesti menang,” terangnya. Untuk bisa menang dalam kompetisi, menurut wali kota dua periode anak muda harus siap sejak dini.

Mental siap berkompetisi dalam bisnis ini menurut Abu sangat penting. Sehingga, jika ada kesempatan mereka bisa memanfaatkan peluang sebaik mungkin. “Kesuksesan hanya datang pada orang-orang yang siap. Bodoh nggak apa-apa, tapi harus siap kalau ada kesempatan. Harus berani,” tegasnya dalam rangkaian acara peringatan HUT ke-23 Jawa Pos Radar Kediri tersebut.

Menurut suami Ferry Silviana Feronica itu, sudah banyak contoh kesuksesan orang karena mereka rajin berlatih. Karenanya, bapak empat anak itu memotivasi anak-anak untuk mengasah insting bisnisnya sejak dini. Segera take action atau ambil langkah nyata sejak masih di bangku SMA.

Baca Juga :  Turut Andil dalam Program Vaksinasi Lewat P-Care Vaksinasi

Keberanian anak-anak muda untuk berbisnis, menurut Abu sekaligus merespons fenomena yang terjadi sekarang. Dimana, lapangan pekerjaan dan jumlah pencari kerja tidak sebanding. Akibatnya, muncul banyak pengangguran.

Abu menerima
cenderamata dari General Manager JP Radar Kediri Chafid Suyuti. (Foto: Wahyu Adji)

“Sekarang ini mencari pekerjaan sangat sulit. Kita harus menciptakan peluang untuk diri sendiri, bahkan orang lain. Caranya dengan memulai bisnis,” bebernya sembari menyebut bisnis harus dimulai dengan niat dan keyakinan.

Tanpa niat dan keyakinan yang kuat, menurut pria yang gemar bersepeda itu bisnis tidak akan bisa berjalan maksimal. Selebihnya, anak muda juga harus jeli melihat peluang.

Peluang menurut Abu bisa muncul lewat cara yang tak terduga. Di antaranya, lewat teman dan jaringan yang terbentuk lewat pergaulan. Karenanya, di depan siswa kelas X, XI, dan XII SMAN 7 itu dia meminta agar anak-anak tetap bergaul dan beradaptasi dengan dunia luar. Tidak melulu sibuk dengan tugas dan pelajaran sekolah.

Baca Juga :  Catatan Ekspedisi Wilis I, Potensi Wisata Pegunungan Wilis (14) 

Dia mencontohkan, anak-anak bisa mengamati perilaku pembeli dan penjual di pasar. Dari pengamatan selama beberapa jam di sana, Abu yakin akan ada peluang bisnis baru di sana.

Untuk diketahui, acara Kelas Inspirasi di SMAN 7 Kota Kediri  kemarin berlangsung gayeng. Abu berbicara sesuai dengan gaya anak muda. Tak hanya memotivasi, dia juga memberi kesempatan untuk berdialog.

“Bagaimana cara mengetahui target pasar suatu produk agar bisnis kita bisa berkembang di Kota Kediri?” tanya Tasyarul, salah satu siswa. Menurut Abu, target tidak harus spesifik. Melainkan, yang lebih penting adalah inovasi dalam mengembangkan bisnis. Sehingga, produk mereka akan terus dicari dan semakin dikenal luas masyarakat.

Mendapat beberapa pertanyaan dengan pengembangan bisnis, Abu terlihat antusias. Sebagai apresiasi, dia langsung memberikan fresh money dan suvenir kepada tujuh anak yang berani maju untuk bertanya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read

Ampas Kopi Itu Bisa Jadi Uang

Megengan Pandemi

Tiga Makam di Puncak Bukit Maskumambang


Artikel Terbaru

/