23.9 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Senangnya Bertemu Adib  

- Advertisement -

Aku terbangun. Seperti biasa aku berwudu dan salat Subuh. Hari ini aku senang sekali. Aku tidak menyangka hari ini. Ketika hari sudah cerah, aku mandi. Setelah mandi aku mengerjakan tugas. Prakarya dan SKI tugas yang kukerjakan hari ini.

Pertama adalah prakarya. Memang tidak terlalu sulit. Tapi, ada yang jawabannya tidak ada di buku. Kedua adalah SKI. Bermenit-menit aku mengerjakan SKI. Aku kesal dengan SKI. Soalnya susah-susah. Banyak yang jawabannya tidak ada di buku. Karena kesal aku sarapan dulu. Kukerjakan akhir saja.

Hari semakin siang. Tak lama kemudian om dan tanteku datang. Mereka datang dengan anaknya, Adib. Aku senang sekali bertemu dengan mereka. Apalagi dengan Adib. Adib yang berumur 1 tahun ini sudah kuanggap adik sendiri. Aku sudah lama tidak bertemu dengan Adib. Kuajaklah dia bermain.

Baca Juga :  Terompet Tahun Baru Tak Laku, Simpan Lagi hingga Tahun Depan

Tak terasa sudah Duhur. Akupun salat. Sekarang Adib sedang tidur. Karena tidak bisa bermain dengannya, aku nonton TV.

Saat terbangun tiba-tiba dia menangis. Akhirnya, dia pulang. Aku sedih dia pulang. Tapi, tak apalah. Pasti akan bertemu lagi. Sungguh, hari ini aku bahagia.

- Advertisement -

 

Ovellia Deswina Putri

MTsN 8 Kediri

 

- Advertisement -

Aku terbangun. Seperti biasa aku berwudu dan salat Subuh. Hari ini aku senang sekali. Aku tidak menyangka hari ini. Ketika hari sudah cerah, aku mandi. Setelah mandi aku mengerjakan tugas. Prakarya dan SKI tugas yang kukerjakan hari ini.

Pertama adalah prakarya. Memang tidak terlalu sulit. Tapi, ada yang jawabannya tidak ada di buku. Kedua adalah SKI. Bermenit-menit aku mengerjakan SKI. Aku kesal dengan SKI. Soalnya susah-susah. Banyak yang jawabannya tidak ada di buku. Karena kesal aku sarapan dulu. Kukerjakan akhir saja.

Hari semakin siang. Tak lama kemudian om dan tanteku datang. Mereka datang dengan anaknya, Adib. Aku senang sekali bertemu dengan mereka. Apalagi dengan Adib. Adib yang berumur 1 tahun ini sudah kuanggap adik sendiri. Aku sudah lama tidak bertemu dengan Adib. Kuajaklah dia bermain.

Baca Juga :  Belasan KK Pemilik Lahan Terdampak Bandara Pilih Tak Kasasi

Tak terasa sudah Duhur. Akupun salat. Sekarang Adib sedang tidur. Karena tidak bisa bermain dengannya, aku nonton TV.

Saat terbangun tiba-tiba dia menangis. Akhirnya, dia pulang. Aku sedih dia pulang. Tapi, tak apalah. Pasti akan bertemu lagi. Sungguh, hari ini aku bahagia.

 

Ovellia Deswina Putri

MTsN 8 Kediri

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/