31.7 C
Kediri
Friday, August 12, 2022

Praktik Digital Marketing di Radar Kediri

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Sejumlah pelajar SMK dari Kediri Raya dan Nganjuk siap mengikuti praktik kerja industri (prakerin) di Jawa Pos Radar Kediri. Menggandeng Golden Hand Digital Marketing Akademi, peserta akan belajar teknik digital marketing dan praktik bersama.
Pembukaan prakerin digelar di Brantas Room Jawa Pos Radar Kediri, kemarin. Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad memotivasi siswa agar mengikuti prakerin secara optimal. Sehingga, setelah selesai nanti mereka bisa menguasai teknik digital marketing dengan baik. “Anda beruntung akrena yang ada di ruangan ini adalah angkatan pertama kelas digital marketing,” kata pria yang akrab disapa Kum itu.
Di depan perwakilan sekolah, pria yang tinggal di Malang ini berterima kasih karena mereka telah mengirimkan anak didiknya untuk mengikuti prakerin di Jawa Pos Radar Kediri. Di perusahaan koran terbesar di Kediri Raya ini menurut Kum siswa tidak hanya bisa belajar tentang media cetak. Melainkan juga platform online digital.
Ke depan, menurut bapak dua anak itu kantor Jawa Pos Radar Kediri di Jl Raya Gampeng No. 45, Gampengrejo itu akan jadi pelopor pusat pelatihan segala sesuatu yang berbau digital. “Sebagai genarasi Z, siswa-siswi ini akan mempelajari semuanya selama enam bulan,” paparnya.
Untuk diketahui, dalam prakerin nanti siswa akan belajar sejumlah materi. Di antaranya, proses membuat berita. Mulai tahap mencari materi berita, melakukan editing, hingga penataan atau layout.
Selanjutnya, pihak Golden Hand akan memberi materi tentang digital marketing. Lengkap dengan praktiknya. Maulina Nurikasari, owner Golden Hand Digital Marketing Akademi menjelaskan, pihaknya senang bisa menjalin kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri.
Prakerin, jelas Maulina, tidak hanya memberi bekal keterampilan kepada siswa. Melainkan, sekaligus mengurangi pengangguran karena setelah lulus SMK nanti siswa bisa langsung mempraktikkan keterampilan yang dimiliki. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan digital marketing di media sosial,” terangnya.
Maulina memastikan, pangsa pasar digital sangat terbuka lebar. Terutama saat pandemi Covid-19. Pengurangan aktivitas di luar ruangan membuat masyarakat banyak beralih ke digital marketing.
Perubahan perilaku masyarakat ini membuat perusahaan banyak mencari admin media sosial hingga konten kreator atau konten strategi. “Makanya kami akan membekali anak-anak untuk menjadi seorang digital marketer yang expert,” tegasnya sembari menyebut setelah lulus mereka bisa disalurkan ke perusahaan yang membutuhkan.
Selama prakerin, Maulina meminta siswa untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan. “Jika melanggar siswa akan langsung dikembalikan ke sekolah,” papar Maulina kepada peserta yang kemarin juga mendapat motivasi dari Munif Thoha Makhsuni, psikolog sekaligus motivator asal Kediri.

Baca Juga :  Patroli Ramadan, Satlantas Polres Kediri Sita 11 Motor Tak Standar 





Reporter: Habibaham Anisa Muktiara
- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Sejumlah pelajar SMK dari Kediri Raya dan Nganjuk siap mengikuti praktik kerja industri (prakerin) di Jawa Pos Radar Kediri. Menggandeng Golden Hand Digital Marketing Akademi, peserta akan belajar teknik digital marketing dan praktik bersama.
Pembukaan prakerin digelar di Brantas Room Jawa Pos Radar Kediri, kemarin. Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad memotivasi siswa agar mengikuti prakerin secara optimal. Sehingga, setelah selesai nanti mereka bisa menguasai teknik digital marketing dengan baik. “Anda beruntung akrena yang ada di ruangan ini adalah angkatan pertama kelas digital marketing,” kata pria yang akrab disapa Kum itu.
Di depan perwakilan sekolah, pria yang tinggal di Malang ini berterima kasih karena mereka telah mengirimkan anak didiknya untuk mengikuti prakerin di Jawa Pos Radar Kediri. Di perusahaan koran terbesar di Kediri Raya ini menurut Kum siswa tidak hanya bisa belajar tentang media cetak. Melainkan juga platform online digital.
Ke depan, menurut bapak dua anak itu kantor Jawa Pos Radar Kediri di Jl Raya Gampeng No. 45, Gampengrejo itu akan jadi pelopor pusat pelatihan segala sesuatu yang berbau digital. “Sebagai genarasi Z, siswa-siswi ini akan mempelajari semuanya selama enam bulan,” paparnya.
Untuk diketahui, dalam prakerin nanti siswa akan belajar sejumlah materi. Di antaranya, proses membuat berita. Mulai tahap mencari materi berita, melakukan editing, hingga penataan atau layout.
Selanjutnya, pihak Golden Hand akan memberi materi tentang digital marketing. Lengkap dengan praktiknya. Maulina Nurikasari, owner Golden Hand Digital Marketing Akademi menjelaskan, pihaknya senang bisa menjalin kerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri.
Prakerin, jelas Maulina, tidak hanya memberi bekal keterampilan kepada siswa. Melainkan, sekaligus mengurangi pengangguran karena setelah lulus SMK nanti siswa bisa langsung mempraktikkan keterampilan yang dimiliki. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan digital marketing di media sosial,” terangnya.
Maulina memastikan, pangsa pasar digital sangat terbuka lebar. Terutama saat pandemi Covid-19. Pengurangan aktivitas di luar ruangan membuat masyarakat banyak beralih ke digital marketing.
Perubahan perilaku masyarakat ini membuat perusahaan banyak mencari admin media sosial hingga konten kreator atau konten strategi. “Makanya kami akan membekali anak-anak untuk menjadi seorang digital marketer yang expert,” tegasnya sembari menyebut setelah lulus mereka bisa disalurkan ke perusahaan yang membutuhkan.
Selama prakerin, Maulina meminta siswa untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan. “Jika melanggar siswa akan langsung dikembalikan ke sekolah,” papar Maulina kepada peserta yang kemarin juga mendapat motivasi dari Munif Thoha Makhsuni, psikolog sekaligus motivator asal Kediri.

Baca Juga :  Launching Kelas Jawa Pos Radar Kediri





Reporter: Habibaham Anisa Muktiara

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/