Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Cara Sungkeman ke Orangtua di Hari Raya Idul Fitri yang Benar

Mohammad Afwan • Kamis, 27 Maret 2025 | 02:45 WIB
Ilustrasi sungkeman dengan orangtua.
Ilustrasi sungkeman dengan orangtua.

JP Radar Kediri- Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang penuh dengan kebahagiaan dan kehangatan keluarga.

Setelah sebulan penuh berpuasa, hari kemenangan ini menjadi saat yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan, terutama dengan orang tua.

Salah satu tradisi yang khas di Indonesia adalah sungkeman, yaitu tindakan menghormati orang tua dengan cara membungkukkan badan dan mencium tangan mereka.

Sungkeman adalah bentuk penghormatan dan permohonan maaf yang mendalam di hari yang suci ini.

Namun, ada cara tertentu yang perlu diperhatikan agar sungkeman dilakukan dengan benar dan penuh makna. Berikut adalah langkah-langkah cara sungkeman yang benar kepada orang tua di hari raya Idul Fitri:

1. Persiapkan Diri dengan Hati yang Ikhlas

Sebelum melakukan sungkeman, pastikan kamu mempersiapkan hati dengan ikhlas. Sungkeman adalah momen untuk memohon maaf dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua atas segala kasih sayang dan pengorbanan mereka.

Dengan niat yang tulus, sungkeman akan menjadi lebih bermakna. Selesaikan dulu perasaan yang mengganjal, agar sungkeman dilakukan dengan hati yang bersih dan penuh penghormatan.

2. Dekati Orang Tua dengan Hormat

Saat hendak melakukan sungkeman, pastikan kamu mendekati orang tua dengan sikap yang penuh hormat.

Berjalanlah dengan tenang, dan pastikan orang tua merasa dihormati sejak kamu menghampirinya.

Biasanya, anak-anak akan mendatangi orang tua dengan cara duduk atau berdiri di hadapan mereka dengan posisi yang sopan.

3. Bungkukkan Badan dengan Lembut

Setelah mendekat, lakukanlah gerakan membungkukkan badan dengan lembut. Tidak perlu berlebihan, cukup bungkukkan tubuh sedikit ke depan sebagai tanda penghormatan.

Gerakan ini harus dilakukan dengan tulus dan tidak terburu-buru. Momen ini adalah saat yang penuh makna, jadi jangan terburu-buru agar lebih terasa kedalamannya.

4. Cium Tangan Orang Tua

Setelah membungkukkan badan, ciumlah tangan orang tua. Ini adalah bagian inti dari sungkeman, yang menjadi simbol permohonan maaf dan rasa hormat.

Cium tangan dengan lembut dan penuh perhatian. Jika orang tua merasa nyaman, kamu bisa mencium tangan mereka dengan satu ciuman atau dua kali, tergantung pada kebiasaan keluarga.

5. Ucapkan Doa dan Permohonan Maaf dengan Tulus

Setelah mencium tangan orang tua, ucapkanlah doa dan permohonan maaf dengan tulus. Biasanya, di hari raya Idul Fitri, kita mengucapkan kalimat seperti: "Mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT memberi berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua." Jangan ragu untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan kasih sayang kepada orang tua.

Momen ini adalah kesempatan emas untuk memperbaharui ikatan batin dan mempererat hubungan keluarga.

6. Tunggu Respon Orang Tua dengan Sabar

Setelah melakukan sungkeman, berikan waktu bagi orang tua untuk merespons. Orang tua biasanya akan mendoakan anak-anak mereka dengan penuh kasih.

Terimalah doa dan ucapan mereka dengan hati yang penuh syukur. Ini adalah momen yang mengharukan, di mana doa orang tua sangatlah berharga.

7. Jaga Sikap Hormat Sepanjang Hari

Sungkeman bukan hanya sebuah ritual sesaat. Pada hari raya Idul Fitri, penting untuk menjaga sikap hormat kepada orang tua sepanjang hari.

Berbicara dengan lembut, mendengarkan mereka dengan penuh perhatian, dan memberikan bantuan bila diperlukan adalah cara-cara lain untuk terus menunjukkan penghormatan.

8. Jangan Lupa Memberikan Tanda Kasih

Meskipun sungkeman lebih berfokus pada doa dan permohonan maaf, memberikan sedikit tanda kasih seperti hadiah sederhana atau uang saku seringkali menjadi kebiasaan di banyak keluarga.

Ini bukanlah kewajiban, namun sering kali menjadi cara untuk menunjukkan rasa terima kasih secara simbolis. Pilihlah hadiah yang sederhana dan penuh makna, sesuai dengan kemampuan.

9. Ajak Orang Tua untuk Berdoa Bersama

Selain melakukan sungkeman, momen Lebaran juga menjadi saat yang tepat untuk berdoa bersama.

Ajak orang tua untuk mendoakan kebaikan satu sama lain dan mendoakan keluarga. Berdoa bersama mempererat hubungan keluarga dan membawa kedamaian di hati.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #hari lebaran #orang tua #jawapos #sungkeman #idul fitri #tradisi