Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Rasul: Saat Rasulullah Membalas Kekalahannya atas Aisyah pada Lomba Lari

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 23 Maret 2025 | 23:06 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Sayyidah Aisyah adalah salah satu istri Rasulullah yang beliau cintai. Rasulullah menikahi Aisyah pada saat beliau masih gadis.

Rasulullah sangat romantis terhadap istrinya tersebut. Banyak hal romatis yang mereka lakukan. Salah satunya adalha Rasulullah mengajak Aisyah untuk lomba lari.

Pada suatu hari Aisyah ikut Rasulullah dalam sebuah perjalanan bersama para sahabat. Setelah melakukan perjalanan yang jauh rombongan beristirahat di suatu tempat.

Setelah beberapa saat beristirahat Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk melanjutkann perjalanan sementara Rasulullah dan Aisyah singgah untuk lebih lama.

Rasulullah melihat ke arah istrinya lalu tersenyum penuh arti. Rasulullah berkata, “Aisyah bagaimana kalau kita berlomba lari?”
Mendengar hal itu Aisyah melihat Rasulullah dengan mata berbinar.

Dengan penuh antusias Aisyah menjawab, “Baik! Aku siap, ya Rasulullah!” Beliau mengambul ancang-ancang dan menaikkan sedikit pakaiannya agar lebih leluasa untuk berlari.

Rasulullah tersenyum kecil lalu ikut mengambil ancang-ancang. Rasulullah memberi isyarat, “satu... dua... tiga!”

Aisyah pun segera berlari secepat mungkin. Pada saat itu Aisyah masih sangat muda. Tubuhnya masih ringan sehingga beliau dengan mudah mendahului Rasulullah dan memenangkan perlombaan.

Dengan wajah penuh kegembiraan Aisyah bersorak atas kemenangannya, “Aku menang! Aku menang, ya Rasulullah!”
Rasulullah tersenyum lebar melihat wajah istrinya yang penuh dengan kegembiraan.

Beliau tidak membalass kekalahannya dan menyimpan kenangan ini di dalam hatinya.

Waktu pun terus berlalu. Tak terasa tahun pun silih berganti. Kini tubuh Aisyah juga tambah berisi. Tubuhnya tak seringan dulu.

Rasulullah kembali melakukan perjalanan bersama para sahabat. Aisyah pun turut ikut bersama Rasulullah.

Seperti sebelumnya Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk melanjutkan perjalanan terlebih dahulu dan beliau singgah sebentar bersama Aisyah.

Rasulullah memandang istrinya dengan senyum penuh arti kemudian berkata, “Aisyah, bagaimana kalau kita berlomba lagi?” Aisyah tertawa kecil dan teringat dengan kenangan berlombanya dulu bersama Rasulullah.

“Baiklah, mari kita coba!” katanya dengan percaya diri.

Aisyah mengambil ancang-ancang diikuti Rasulullah yang mengambil ancang-ancang untuk berlari juga. Rasulullah pun mulai memberi isyarat, “satu... dua... tiga!”

Mereka pun mulai berlari. Namun, kali ini, Rasulullah berlari dengan sedikit lebih cepat. Sayyidah Aisyah berusaha mengejar, tetapi ternyata beliau kalah.

Rasulullah mengahampiri Aisyah yang terengah-engah setelah berlari dengan senyum penuh kemenangan.

Rasulullah menepuk bahu Aisyah lalu berkata, “Sekarang aku menang Aisyah. Ini balasan atas kemenanganmu dulu.”

Mendengar hal itu Aisyah tertawa. “Ya Rasulallah, engkau menyimpan dendam selama ini?” tanyanya dengan nada bercanda.

Rasulullah hanya tersenyum penuh kasih sebagai respon. Mereka berdua pun melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Penulis: Rozita Nur Azizah

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#islam #Kisah Islami #aisyah