KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Pehkulon memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Proyek utama yang diselesaikan adalah pembangunan ulang Pondok Bersalin Desa (Polindes). Pembangunan fisik tersebut telah dirampungkan pada 2025.
Polindes ini merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Berfungsi sebagai tempat pertolongan persalinan, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta masyarakat umum.
Lokasinya tergolong strategis. Yaitu di depan Kantor Kepala Desa. Bangunan Polindes tersebut memiliki luas sekitar 18 x 6 meter.
Gedung Polindes sebenarnya sudah ada sejak dulu. Tapi bangunannya sudah tidak layak. Kemudian oleh Pemdes diperbaiki bertahap.
“Alhamdulilah sudah selesai semua tahun ini,” ucap Kepala Urusan Umum Desa Pehkulon Agus Priyanto.
Pembangunan ini dilaksanakan secara bertahap selama tiga kali anggaran. Dimulai dari 2023, 2024, hingga 2025.
Perbaikan yang dilakukan mencakup penambahan teras di bagian depan, pembangunan musala, dan kamar mandi.
Setelah rampung, gedung ini nantinya akan digunakan sebagai kantor bagi bidan desa dan para kader kesehatan.
Tujuan utama dari pembangunan ini adalah untuk mempercepat akses masyarakat dalam memperoleh layanan Kesehatan.
Tanpa harus menempuh jarak jauh ke Puskesmas. “Kebetulan ini sudah 100 persen selesai jadi bisa segera difungsikan,” ucap Agus.
Selain merehab bangunan, Pemdes Pehkulon juga melengkapi Polindes dengan berbagai perlengkapan kesehatan baru.
Seperti ranjang pasien, karpet, lampu, dan alat tensi. Saat ini, program kesehatan yang sedang berjalan adalah program posyandu ILP yang diadakan di masing-masing Rukun Warga (RW).
Selain Polindes, Pemdes Pehkulon juga merencanakan perbaikan Balai Desa. Bangunan yang saat ini difungsikan sebagai Taman Posyandu tersebut rencananya akan dipugar. Hal itu karena kondisinya sudah tua.
Di samping fokus pada kesehatan, proyek fisik lain yang telah rampung pada 2025 adalah pembangunan jalan beton menuju lahan pertanian warga.
Pembangunan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan desa. Ini juga menjadi salah satu program prioritas pemerintah desa.
Editor : Andhika Attar Anindita