Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

5 Olahraga yang Dipercaya Bikin Kurus, tapi Nyatanya Nggak Efektif?

Mohammad Afwan • Jumat, 11 April 2025 | 18:11 WIB
Salah satu olahraga zumba yang banyak digemari.
Salah satu olahraga zumba yang banyak digemari.

JP Radar Kediri - Banyak orang percaya bahwa olahraga otomatis bikin kurus.

Padahal, nggak semua jenis olahraga efektif untuk menurunkan berat badan—terutama kalau dilakukan tanpa strategi yang tepat.

Nah, berikut ini 5 olahraga yang sering dianggap ampuh membakar lemak, tapi nyatanya belum tentu efektif buat nurunin berat badan kalau kamu nggak paham cara mainnya!

1. Yoga

"Tenang, santai, tapi kok angka timbangan nggak turun-turun?"

Yoga memang bagus banget buat fleksibilitas, postur tubuh, dan kesehatan mental. Tapi kalau tujuannya buat nurunin berat badan secara signifikan, kamu butuh jenis yoga yang intens seperti Power Yoga atau Vinyasa.

Yoga santai seperti Hatha atau Restorative bisa membakar kalori, tapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan olahraga kardio.

 

2. Pilates

"Katanya bisa bikin perut rata?"

Pilates terkenal bisa membentuk otot core dan memperbaiki postur tubuh. Tapi untuk urusan pembakaran kalori? Jangan terlalu berharap.

Kecuali kamu melakukan Pilates dengan intensitas tinggi dan durasi panjang, efeknya ke penurunan berat badan akan sangat minimal.

Jadi, kalau kamu mau langsing, kombinasikan Pilates dengan latihan kardio atau angkat beban.

 Baca Juga: Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

3. Berjalan Santai

"Kan katanya asal gerak itu sehat?"

Yup, jalan kaki itu sehat, tapi jalan santai beda cerita. Meski bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan cocok buat pemula, berjalan santai (apalagi cuma 10-15 menit) nggak akan bikin defisit kalori besar.

Jalan kaki efektif kalau kamu tingkatkan kecepatan, durasi, dan intensitas (misalnya power walking atau jalan di tanjakan).

 

4. Zumba / Dance Class

"Keringetan banget, masa nggak kurus?"

Sekilas, Zumba terlihat seperti cara seru buat membakar kalori. Tapi ternyata, banyak peserta Zumba yang justru nggak mengalami penurunan berat badan.

Kenapa? Karena intensitasnya sering nggak konsisten, dan setelahnya, orang cenderung "balas dendam" makan lebih banyak. Hasilnya? Kalori yang terbakar balik lagi bahkan lebih banyak.

 Baca Juga: Ternyata Olahraga dalam Kondisi Perut Kosong Tidak Efektif Bakar Lemak, Kok Bisa?

5. Bersepeda Santai

"Naik sepeda kan capek juga?"

Kalau kamu hanya bersepeda pelan-pelan sambil ngobrol dan tanpa tanjakan, kalori yang terbakar pun minim.

Bersepeda bisa jadi olahraga pembakar lemak yang luar biasa asalkan dilakukan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama. Tapi kalau cuma keliling komplek sebentar? Jangan terlalu berharap.

Jadi, Harus Gimana Dong?

Kalau tujuan utamamu adalah menurunkan berat badan, kuncinya bukan cuma jenis olahraganya, tapi juga:

Intensitas dan durasi latihan

Konsistensi

Pola makan yang mendukung defisit kalori

Kualitas tidur dan manajemen stres

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #olahraga #yoga #pilates #Senam Zumba #jawapos #kesehatan