24.2 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Nasdem Berencana Usung Kader Internal, Siapa?

KEDIRI KOTA – Peminat yang ingin macung wali kota maupun wakil wali kota (wawali) lewat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) cukup antusias. Setidaknya sudah ada tiga bakal calon wali kota (bacawali) dan satu bakal calon wakil wali kota (bacawawali) yang mendaftarkan diri ke partai berlambang lingkaran biru dibalut warna jingga tersebut.

Meski demikian, partai bentukan Surya Paloh tersebut berencana untuk mengusung sendiri bakal calon AG 2 atau wawali. “Ada rencana tetapi kepastiannya menunggu hari terakhir pendaftaran besok (hari ini, Red),” terang Nafis Kurtubi, ketua DPD Nasdem Kota Kediri, kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dia mengaku, masih belum berani menyebutkan siapa yang rencananya diusung internal partainya. Hanya saja, Nafis menyebutkan bahwa ketua dewan pakar Nasdem pernah berkomunikasi dengannya dan mengutarakan keinginannya untuk ikut maju menjadi calon wakil wali kota.

Baca Juga :  Info CPNS: Tes Hanya Sehari, Kota Kediri Tambah Komputer

“Kita tunggu saat hari terakhir nanti seperti apa,” tegasnya ketika ditanya kepastian calon yang akan diusung Partai Nasdem.

Meski demikian, Nafis memastikan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Merekalah nantinya yang akan memproses hasil penjaringan. Pertimbangannya didasarkan pada hasil polling. Karena bagaimanapun Nasdem pastinya berorientasi pada kemenangan.

“Jadi dasarnya bukan suka tidak suka, tetapi dilihat apakah calon yang diusung nantinya benar layak untuk diusung atau tidak,” tambahnya.

Meski polling dan survei dilaksanakan oleh DPP Nasdem, DPD Kota Kediri juga nantinya akan melakukan rapat dengan ranting-ranting terkait dengan track record para pendaftar.

Nantinya hasil dari rapat tersebut sifatnya hanya masukan sebagai salah satu bahan DPP. “Tapi tetap keputusan akhir ada di DPP,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemkot Kediri Tertibkan Aset Kios

Diketahui yang sudah mengembalikan formulir ke Partai Nasdem adalah Abdullah Abu Bakar yang mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali). Kemudian, Lilik Muhibbah atau Ning Lik yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota. Keduanya adalah pasangan petahana yang saat ini masih menjabat.

Tidak hanya itu, ada pula bakal calon wali kota yang juga sudah mendaftarkan diri, yakni Sujono Teguh Widjaja yang saat ini menjadi anggota komisi A di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri.

Selain itu, mantan Wali Kota Kediri periode 2009-2014 Samsul Ashar pun ikut mendaftarkan diri untuk menjadi wali kota periode mendatang.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kediri, Samsul Ashar dan Sujono diperkirakan baru mengembalikan formulir ke Partai Nasdem hari ini. “Terakhir pendaftaran hari Senin ini (31/7),”  tegas Nafis.

- Advertisement -

KEDIRI KOTA – Peminat yang ingin macung wali kota maupun wakil wali kota (wawali) lewat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) cukup antusias. Setidaknya sudah ada tiga bakal calon wali kota (bacawali) dan satu bakal calon wakil wali kota (bacawawali) yang mendaftarkan diri ke partai berlambang lingkaran biru dibalut warna jingga tersebut.

Meski demikian, partai bentukan Surya Paloh tersebut berencana untuk mengusung sendiri bakal calon AG 2 atau wawali. “Ada rencana tetapi kepastiannya menunggu hari terakhir pendaftaran besok (hari ini, Red),” terang Nafis Kurtubi, ketua DPD Nasdem Kota Kediri, kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dia mengaku, masih belum berani menyebutkan siapa yang rencananya diusung internal partainya. Hanya saja, Nafis menyebutkan bahwa ketua dewan pakar Nasdem pernah berkomunikasi dengannya dan mengutarakan keinginannya untuk ikut maju menjadi calon wakil wali kota.

Baca Juga :  Gantikan Youssef, Lokal atau Asing Tak Masalah

“Kita tunggu saat hari terakhir nanti seperti apa,” tegasnya ketika ditanya kepastian calon yang akan diusung Partai Nasdem.

Meski demikian, Nafis memastikan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta. Merekalah nantinya yang akan memproses hasil penjaringan. Pertimbangannya didasarkan pada hasil polling. Karena bagaimanapun Nasdem pastinya berorientasi pada kemenangan.

“Jadi dasarnya bukan suka tidak suka, tetapi dilihat apakah calon yang diusung nantinya benar layak untuk diusung atau tidak,” tambahnya.

Meski polling dan survei dilaksanakan oleh DPP Nasdem, DPD Kota Kediri juga nantinya akan melakukan rapat dengan ranting-ranting terkait dengan track record para pendaftar.

Nantinya hasil dari rapat tersebut sifatnya hanya masukan sebagai salah satu bahan DPP. “Tapi tetap keputusan akhir ada di DPP,” tandasnya.

Baca Juga :  Lawan Keterbatasan, Mukari Hidupi Diri dengan Buka Servis Radio

Diketahui yang sudah mengembalikan formulir ke Partai Nasdem adalah Abdullah Abu Bakar yang mencalonkan diri sebagai bakal calon wali kota (bacawali). Kemudian, Lilik Muhibbah atau Ning Lik yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota. Keduanya adalah pasangan petahana yang saat ini masih menjabat.

Tidak hanya itu, ada pula bakal calon wali kota yang juga sudah mendaftarkan diri, yakni Sujono Teguh Widjaja yang saat ini menjadi anggota komisi A di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri.

Selain itu, mantan Wali Kota Kediri periode 2009-2014 Samsul Ashar pun ikut mendaftarkan diri untuk menjadi wali kota periode mendatang.

Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kediri, Samsul Ashar dan Sujono diperkirakan baru mengembalikan formulir ke Partai Nasdem hari ini. “Terakhir pendaftaran hari Senin ini (31/7),”  tegas Nafis.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/