23.5 C
Kediri
Sunday, July 3, 2022

Bangun Trotoar Rp 9 Miliar untuk

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Kabupaten Nganjuk akan memiliki area khusus yang memanjakan pejalan kaki di Kota Angin. Akhir tahun ini pemkab akan membangun trotoar selebar 3,5 meter sepanjang satu kilometer. Untuk mengawali proyek tersebut, kemarin dinas lingkungan hidup (LH) melakukan pemangkasan pohon di Jl Ahmad Yani.

Pantauan koran ini, sejumlah pekerja memangkas pohon hijau yang ada di depan Pasar Wage II. Pemangkasan pohon rencananya akan dilakukan hingga di ujung Jl Ahmad Yani sebelah barat atau depan Alun-Alun Nganjuk.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Nganjuk Suharono yang dikonfirmasi tentang pembangunan trotoar di Jl Ahmad Yani mengatakan, pemangkasan pohon kemarin merupakan langkah awal. “Nanti pohon-pohon itu akan dicabut. Dipindah ke TPA (Kedungdowo, Red),” ujar Harono.

Baca Juga :  Hutan di 7 Kecamatan Rawan Terbakar

Lebih jauh Harono menjelaskan, pembangunan trotoar dimulai dari depan Taman Nyawiji. Proyek senilai Rp 9 miliar itu ditargetkan tuntas Desember nanti.

Untuk diketahui, pembangunan trotoar tahun ini hanya akan dilakukan untuk sisi barat jalan. Jika saat ini ada trotoar selebar sekitar 1,5 meter, ke depan akan dibongkar dan ditambah seluas dua meter lagi. Sehingga, total mencapai 3,5 meter.

Bukan seperti trotoar yang ada saat ini, Harono berharap trotoar nantinya bisa menarik minat warga untuk berwisata ke Nganjuk setelah wabah Covid-19 selesai. Sebab, di trotoar nanti akan dilengkapi dengan lampu hias dan kursi-kursi yang bisa digunakan warga untuk bersantai.

Harono menjelaskan, keberadaan trotoar itu akan melengkapi Taman Nyawiji. “Pedestrian ini merupakan recovery psikologi juga. Sekalian refreshing jika sudah selesai dibangun,” terangnya.

Baca Juga :  Rapid Test Sedikit, Pemeriksaan Terbatas

Untuk diketahui, pemangkasan pohon di jantung Kota Nganjuk itu sudah dilakukan sejak Minggu lalu. Harono menjelaskan, pemangkasan pohon harus dilakukan dengan hati-hati karena di lokasi tersebut banyak kabel yang melintang. Sehingga, bisa berbahaya jika tidak dilakukan dengan teliti.

Sesuai prediksinya, pemangkasan pohon di sana baru akan selesai minggu depan sebelum kemudian dicabut dan dipindah ke TPA Kedungdowo. Untuk memastikan pemangkasan pohon tak berdampak pada pengendara yang melintas di lokasi, kemarin dilakukan pengalihan arus.

Pengendara dari arah selatan dialihkan masuk ke Jl Dermojoyo. Adapun warga yang ingin berkunjung ke Pasar Wage 2 atau di toko sepanjang jalan tersebut harus memarkirkan kendaraan di sebelah timur.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Kabupaten Nganjuk akan memiliki area khusus yang memanjakan pejalan kaki di Kota Angin. Akhir tahun ini pemkab akan membangun trotoar selebar 3,5 meter sepanjang satu kilometer. Untuk mengawali proyek tersebut, kemarin dinas lingkungan hidup (LH) melakukan pemangkasan pohon di Jl Ahmad Yani.

Pantauan koran ini, sejumlah pekerja memangkas pohon hijau yang ada di depan Pasar Wage II. Pemangkasan pohon rencananya akan dilakukan hingga di ujung Jl Ahmad Yani sebelah barat atau depan Alun-Alun Nganjuk.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Nganjuk Suharono yang dikonfirmasi tentang pembangunan trotoar di Jl Ahmad Yani mengatakan, pemangkasan pohon kemarin merupakan langkah awal. “Nanti pohon-pohon itu akan dicabut. Dipindah ke TPA (Kedungdowo, Red),” ujar Harono.

Baca Juga :  TRAL Nganjuk Punya Banyak Masalah, Apa Saja?

Lebih jauh Harono menjelaskan, pembangunan trotoar dimulai dari depan Taman Nyawiji. Proyek senilai Rp 9 miliar itu ditargetkan tuntas Desember nanti.

Untuk diketahui, pembangunan trotoar tahun ini hanya akan dilakukan untuk sisi barat jalan. Jika saat ini ada trotoar selebar sekitar 1,5 meter, ke depan akan dibongkar dan ditambah seluas dua meter lagi. Sehingga, total mencapai 3,5 meter.

Bukan seperti trotoar yang ada saat ini, Harono berharap trotoar nantinya bisa menarik minat warga untuk berwisata ke Nganjuk setelah wabah Covid-19 selesai. Sebab, di trotoar nanti akan dilengkapi dengan lampu hias dan kursi-kursi yang bisa digunakan warga untuk bersantai.

Harono menjelaskan, keberadaan trotoar itu akan melengkapi Taman Nyawiji. “Pedestrian ini merupakan recovery psikologi juga. Sekalian refreshing jika sudah selesai dibangun,” terangnya.

Baca Juga :  Satpol Sita Puluhan Botol Miras

Untuk diketahui, pemangkasan pohon di jantung Kota Nganjuk itu sudah dilakukan sejak Minggu lalu. Harono menjelaskan, pemangkasan pohon harus dilakukan dengan hati-hati karena di lokasi tersebut banyak kabel yang melintang. Sehingga, bisa berbahaya jika tidak dilakukan dengan teliti.

Sesuai prediksinya, pemangkasan pohon di sana baru akan selesai minggu depan sebelum kemudian dicabut dan dipindah ke TPA Kedungdowo. Untuk memastikan pemangkasan pohon tak berdampak pada pengendara yang melintas di lokasi, kemarin dilakukan pengalihan arus.

Pengendara dari arah selatan dialihkan masuk ke Jl Dermojoyo. Adapun warga yang ingin berkunjung ke Pasar Wage 2 atau di toko sepanjang jalan tersebut harus memarkirkan kendaraan di sebelah timur.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/