24.3 C
Kediri
Wednesday, June 29, 2022

Antisipasi Korona: Uang Dioven agar Steril Virus

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Perbankan mengantisipasi menempelnya virus Covid-19 di lembaran uang. Mereka pun melakukan pencegahan. Seperti di salah satu bank perkreditan rakyat (BPR) di Kecamatan Ngadiluwih.

Pegawai di sana mengoven uang yang baru masuk dari nasabah. Ini bertujuan mematikan virus di lembaran uang kertas itu. “Kami anggap efektif untuk membunuh virus. Karena virus itu akan mati setelah terpapar panas,” terang Nurkamdi, direktur BPR tersebut.

Dalam prosesnya, kebersihan uang sangat penting. Selama ini, hal itu dianggap sepele. Nurkamdi menjelaskan, proses pertama memasukkan uang dalam oven. “Akan kita oven dengan temperatur panas sekitar 45 derajat, dengan waktu 10 menit,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketika kali pertama percobaan ia hampir saja menggosongkan uang. Sebab suhu terlalu tinggi. Sehingga bagian atas uang itu tertarik elemen dan sedikit gosong.  “Setelah kejadian itu, kita tetapkan derajatnya menjadi 45,” ujar Nurkamdi.

Baca Juga :  Rawan Angin Kencang di Pancaroba

Tumpukan uang pun tidak terlalu banyak. Ini agar pembersihan merata. Bagaimana tingkat kematian virus? Nurkamdi mengaku, tak bisa mamastikan. “Untuk mati atau tidak virus itu kami tidak punya ilmunya sampai kesana, tetapi setidaknya jika dipanaskan itu menghambat kuman,” pungkasnya.

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri– Perbankan mengantisipasi menempelnya virus Covid-19 di lembaran uang. Mereka pun melakukan pencegahan. Seperti di salah satu bank perkreditan rakyat (BPR) di Kecamatan Ngadiluwih.

Pegawai di sana mengoven uang yang baru masuk dari nasabah. Ini bertujuan mematikan virus di lembaran uang kertas itu. “Kami anggap efektif untuk membunuh virus. Karena virus itu akan mati setelah terpapar panas,” terang Nurkamdi, direktur BPR tersebut.

Dalam prosesnya, kebersihan uang sangat penting. Selama ini, hal itu dianggap sepele. Nurkamdi menjelaskan, proses pertama memasukkan uang dalam oven. “Akan kita oven dengan temperatur panas sekitar 45 derajat, dengan waktu 10 menit,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketika kali pertama percobaan ia hampir saja menggosongkan uang. Sebab suhu terlalu tinggi. Sehingga bagian atas uang itu tertarik elemen dan sedikit gosong.  “Setelah kejadian itu, kita tetapkan derajatnya menjadi 45,” ujar Nurkamdi.

Baca Juga :  Rawan Angin Kencang di Pancaroba

Tumpukan uang pun tidak terlalu banyak. Ini agar pembersihan merata. Bagaimana tingkat kematian virus? Nurkamdi mengaku, tak bisa mamastikan. “Untuk mati atau tidak virus itu kami tidak punya ilmunya sampai kesana, tetapi setidaknya jika dipanaskan itu menghambat kuman,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/