30.1 C
Kediri
Monday, August 8, 2022

Pimpinan DPRD Kota Kediri Sudah Definitif

KOTA, JP Radar Kediri – DPRD Kota Kediri sudah membentuk alat kelengkapan dewan (AKD). Kemarin, setelah pelantikan pimpinan definitif, anggota legislatif hari ini akan menggelar rapat paripurna pengesahan AKD. Pimpinan memastikan pembagian sudah proporsional.

Pelantikan pimpinan DPRD Kota Kediri periode 2019-2024 kemarin dimulai sekitar pukul 09.00. Mereka adalah Gus Sunoto selaku ketua, Firdaus dan Katino masing-masing sebagai wakil ketua I dan II DPRD. Ketiganya mengucapkan sumpah janji sebagai pimpinan dewan lima tahun mendatang.

Pengucapan sumpah janji itu dibacakan di depan rapat paripurna DPRD Kota Kediri. Selain anggota, pelantikan pimpinan definitif juga dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibah.

Ketua DPRD Gus Sunoto mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan tahap awal kinerja dewan. Setelah pimpinan disahkan, dewan akan mengesahkan AKD yang sudah dibentuk. “Kemarin (Kamis, Red), kami sudah sepakati dengan pimpinan parpol (partai politik),” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga :  Masih Zona Oranye, Kota Kediri Perpanjang PPKM hingga Akhir Juni

Dia memastikan, pembagian AKD di DPRD sudah proporsional. Itu berdasarkan perolehan kursi setiap parpol di pemilihan legislatif (pileg) 2019). “Kami (PDIP) tidak ingin menang-menangan. Kita samakan. Dapat jatah semua,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebagai partai pemenang pileg, PDI Perjuangan berhak mengatur pembagian posisi di AKD. Meliputi komisi, badan anggaran (banggar), badan musyawarah (bamus), badan pembentukan peraturan daerah (perda), dan badan kehormatan (BK).

Di awal, setelah pelantikan anggota DPRD, mereka sudah menyepakati ketua komisi menjadi miliki tiga parpol dengan suara terbanyak. Untuk komisi A, diberikan kepada Reza Darmawan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sedangkan komisi B diserahkan Erita dari Partai Gerindra. Kemudian komisi diketuai Surarsiwi Kurnia Ganik Pramana dari PDI Perjuangan.

Untuk banggar dan bamus, ketua otomatis menjadi milik Gus Sunoto. Adapun ketua BP2D, dewan dan ketua parpol menyepakati Muzer Zaidib dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan BP2D diketuai Nafis Khurtubi dari Partai Nasdem.

Baca Juga :  Dukung KEN, 9 Jalan Jadi Searah

Sunoto mengungkapkan, untuk posisi lain seperti wakil ketua AKD, sekretaris dan anggota, juga sudah disepakati. Termasuk penunjuk ketua fraksi dari parpol masing-masing. Karena itulah, DPRD Kota Kediri tinggal mengesahkannya di rapat paripurna. “Besok (hari ini, Red) kami sahkan,” kata suami dari Wara S. Renny Pramana ini.

Mengenai komposisi AKD di DPRD Kota Kediri, Muzer Zaidib menegaskan pembagian sudah adil. Karena itu, partainya tidak menuntut lagi. Itu berbeda dengan pembagian AKD periode sebelumnya. “Kali ini sudah merata. Kami bisa menerima,” kata Zaidib.

Hal senada diungkapkan Ayub Wahyu Hidayatullah, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia mengatakan, pembagian diserahkan ke PDI Perjuangan. “Bagi kami, itu sudah cukup. Fraksi  kami (dengan PPP) nanti masuk ke banggar, bamus, dan BP2D,” ujarnya.

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri – DPRD Kota Kediri sudah membentuk alat kelengkapan dewan (AKD). Kemarin, setelah pelantikan pimpinan definitif, anggota legislatif hari ini akan menggelar rapat paripurna pengesahan AKD. Pimpinan memastikan pembagian sudah proporsional.

Pelantikan pimpinan DPRD Kota Kediri periode 2019-2024 kemarin dimulai sekitar pukul 09.00. Mereka adalah Gus Sunoto selaku ketua, Firdaus dan Katino masing-masing sebagai wakil ketua I dan II DPRD. Ketiganya mengucapkan sumpah janji sebagai pimpinan dewan lima tahun mendatang.

Pengucapan sumpah janji itu dibacakan di depan rapat paripurna DPRD Kota Kediri. Selain anggota, pelantikan pimpinan definitif juga dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibah.

Ketua DPRD Gus Sunoto mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan tahap awal kinerja dewan. Setelah pimpinan disahkan, dewan akan mengesahkan AKD yang sudah dibentuk. “Kemarin (Kamis, Red), kami sudah sepakati dengan pimpinan parpol (partai politik),” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Baca Juga :  Kuota Jalur Zonasi 90 Persen

Dia memastikan, pembagian AKD di DPRD sudah proporsional. Itu berdasarkan perolehan kursi setiap parpol di pemilihan legislatif (pileg) 2019). “Kami (PDIP) tidak ingin menang-menangan. Kita samakan. Dapat jatah semua,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebagai partai pemenang pileg, PDI Perjuangan berhak mengatur pembagian posisi di AKD. Meliputi komisi, badan anggaran (banggar), badan musyawarah (bamus), badan pembentukan peraturan daerah (perda), dan badan kehormatan (BK).

Di awal, setelah pelantikan anggota DPRD, mereka sudah menyepakati ketua komisi menjadi miliki tiga parpol dengan suara terbanyak. Untuk komisi A, diberikan kepada Reza Darmawan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Sedangkan komisi B diserahkan Erita dari Partai Gerindra. Kemudian komisi diketuai Surarsiwi Kurnia Ganik Pramana dari PDI Perjuangan.

Untuk banggar dan bamus, ketua otomatis menjadi milik Gus Sunoto. Adapun ketua BP2D, dewan dan ketua parpol menyepakati Muzer Zaidib dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan BP2D diketuai Nafis Khurtubi dari Partai Nasdem.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Setyono: Berawal dari Utang saat Beli Ayam

Sunoto mengungkapkan, untuk posisi lain seperti wakil ketua AKD, sekretaris dan anggota, juga sudah disepakati. Termasuk penunjuk ketua fraksi dari parpol masing-masing. Karena itulah, DPRD Kota Kediri tinggal mengesahkannya di rapat paripurna. “Besok (hari ini, Red) kami sahkan,” kata suami dari Wara S. Renny Pramana ini.

Mengenai komposisi AKD di DPRD Kota Kediri, Muzer Zaidib menegaskan pembagian sudah adil. Karena itu, partainya tidak menuntut lagi. Itu berbeda dengan pembagian AKD periode sebelumnya. “Kali ini sudah merata. Kami bisa menerima,” kata Zaidib.

Hal senada diungkapkan Ayub Wahyu Hidayatullah, anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia mengatakan, pembagian diserahkan ke PDI Perjuangan. “Bagi kami, itu sudah cukup. Fraksi  kami (dengan PPP) nanti masuk ke banggar, bamus, dan BP2D,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/