26.2 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Jembatan Kutorejo, Kecamatan Bagor Ditutup Total

Pembangunan Bendungan Semantok di Kecamatan Rejoso membawa dampak. Jembatan Kutorejo, Kecamatan Bagor rusak. Pondasinya ambrol. Akibatnya, jembatan tersebut ditutup total sejak Jumat (18/3).

“Banyak truk proyek Semantok yang lewat Jembatan Semantok. Truknya membawa banyak material,” ungkap  Bagus Setiawan, 23, warga Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor kemarin. Karena truk tersebut mengangkut muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) itu diduga membuat jembatan tak mampu menahannya. Sehingga, pondasi ambrol.

Selain pondasi yang ambrol, arus sungai di sana juga deras saat hujan turun. Ini memperparah kondisi jembatan. Agar tidak menelan korban jiwa, akhirnya warga sepakat untuk menutup total jembatan. “Biar aman,” ujar Bagus.

Baca Juga :  Tambah Lima Pasien Positif

Sebenarnya, kata Bagus, kondisi Jembatan Kutorejo ini sudah tua. Jembatan dibangun sekitar tahun 1970. Jadi, usianya sudah 52 tahun. Karena itu butuh perbaikan. “Sudah jembatannya tua, truk yang lewat besar-besar dan bermuatan penuh,” ujarnya.  

Bagus berharap, Jembatan Kutorejo segera diperbaiki. Karena jembatan itu sangat vital bagi masyarakat. Apalagi, jembatan itu juga merupakan akses ke Bojonegoro.

          Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Mokhamad Yasin mengatakan, Pemkab Nganjuk tidak tinggal diam dengan adanya kerusakan Jembatan Kutorejo. Pemkab telah menerjunkan tim untuk memantau dan melaporkan kerusakan tersebut. Karena jembatan itu masuk wilayah Pemprov Jatim dan kerusakan diduga akibat proyek Jembatan Semantok maka pihaknya meminta pihak terkait untuk segera memperbaiki. “Kami minta segera diperbaiki agar tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikira Tidur, Penumpang KA Meninggal di Gerbong

Setelah menerima laporan, pihak pemprov juga telah terjun ke lokasi untuk memantau. Diharapkan, dalam waktu dekat, Jembatan Kutorejo akan segera diperbaiki. Sehingga, masyarakat tidak dirugikan. (wib/tyo)

- Advertisement -

Pembangunan Bendungan Semantok di Kecamatan Rejoso membawa dampak. Jembatan Kutorejo, Kecamatan Bagor rusak. Pondasinya ambrol. Akibatnya, jembatan tersebut ditutup total sejak Jumat (18/3).

“Banyak truk proyek Semantok yang lewat Jembatan Semantok. Truknya membawa banyak material,” ungkap  Bagus Setiawan, 23, warga Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor kemarin. Karena truk tersebut mengangkut muatan melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) itu diduga membuat jembatan tak mampu menahannya. Sehingga, pondasi ambrol.

Selain pondasi yang ambrol, arus sungai di sana juga deras saat hujan turun. Ini memperparah kondisi jembatan. Agar tidak menelan korban jiwa, akhirnya warga sepakat untuk menutup total jembatan. “Biar aman,” ujar Bagus.

Baca Juga :  Mengenal Jayastamba, Ikon Kabupaten Nganjuk (2)

Sebenarnya, kata Bagus, kondisi Jembatan Kutorejo ini sudah tua. Jembatan dibangun sekitar tahun 1970. Jadi, usianya sudah 52 tahun. Karena itu butuh perbaikan. “Sudah jembatannya tua, truk yang lewat besar-besar dan bermuatan penuh,” ujarnya.  

Bagus berharap, Jembatan Kutorejo segera diperbaiki. Karena jembatan itu sangat vital bagi masyarakat. Apalagi, jembatan itu juga merupakan akses ke Bojonegoro.

          Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Mokhamad Yasin mengatakan, Pemkab Nganjuk tidak tinggal diam dengan adanya kerusakan Jembatan Kutorejo. Pemkab telah menerjunkan tim untuk memantau dan melaporkan kerusakan tersebut. Karena jembatan itu masuk wilayah Pemprov Jatim dan kerusakan diduga akibat proyek Jembatan Semantok maka pihaknya meminta pihak terkait untuk segera memperbaiki. “Kami minta segera diperbaiki agar tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hanya 540 Jemaah Kabupaten Kediri yang Berangkat Tahun Ini

Setelah menerima laporan, pihak pemprov juga telah terjun ke lokasi untuk memantau. Diharapkan, dalam waktu dekat, Jembatan Kutorejo akan segera diperbaiki. Sehingga, masyarakat tidak dirugikan. (wib/tyo)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/