24.2 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Rp 0 APBD untuk Persenga di Liga 3

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Nasib mengenaskan dialami Persenga. Saat Persedikab Kabupaten Kediri dikabarkan mendapat gelontoran dana miliaran rupiah untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Jatim, Persenga harus gigit jari. Laskar Singa Barong-julukan Persenga tidak mendapatkan bantuan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk. “Jangankan Persenga, KONI Nganjuk saja tidak dapat dana di perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2021,” ungkap Ketua Persenga M. Nur Daenuri kemarin.

Tidak adanya anggaran untuk Persenga karena kondisi KONI Kabupaten Nganjuk sedang bermasalah. KONI Jatim  belum menyetujui pengurus KONI Kabupaten Nganjuk. Akibatnya, APBD Kabupaten Nganjuk tidak bisa dianggarkan ke KONI Kabupaten Nganjuk dan Persenga.

Meski tanpa bantuan APBD Kabupaten Nganjuk, Laskar Singa Barong tetap akan tampil di grup H Liga Jatim. Persenga akan menghadapi tuan rumah Persiga Trenggalek, Perspa Pacitan, Persemag Magetan, dan Swiss FC. “Kami akan swadaya,” ujar ketua Askab PSSI Kabupaten Nganjuk ini.

Baca Juga :  Mas Bupati: Saya Datang untuk Melayani, Bukan Dilayani

Saat ini, Daenuri meminta agar Trian Wicaksono fokus pada kompetisi Liga 3 Jatim. Karena kompetisi hanya tersisa 1,5 bulan. Rencananya, kompetisi akan dimulai pada 3 November nanti dengan sistem home tournament. “Manajemen Persenga akan berjuang keras agar anak-anak bisa tampil maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Persenga Sumardiono mengatakan, Persenga akan tampil menggunakan pemain lokal. Tidak ada amunisi dari luar Kota Angin. Karena pemain lokal Kabupaten Nganjuk memiliki skill yang tidak kalah dengan pemain luar daerah. “Kami akan maksimalkan pemain lokal Nganjuk,” ujarnya.

Untuk Liga 3 Jatim, Sumardiono mengatakan, akan menyiapkan 30 amunisi. Saat ini, seleksi pemain terus dilakukan. Ini untuk meningkatkan kompetisi antar pemain. Sehingga, pemain  yang benar-benar siap secara skill, fisik dan mental yang akan dibawa ke Trenggalek.

Baca Juga :  Jadi Searah, Dishub Pasang 25 Rambu Lalu Lintas di A. Yani Nganjuk

Target Persenga sendiri tidak muluk-muluk di Liga 3 Jatim ini. Laskar Singa Barong membidik bisa lolos dari babak penyisihan grup H. Itu artinya Persenga minimal harus bisa menjadi runner up grup. “Kami harus kerja keras untuk bisa lolos dari babak penyisihan,” pungkasnya.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Nasib mengenaskan dialami Persenga. Saat Persedikab Kabupaten Kediri dikabarkan mendapat gelontoran dana miliaran rupiah untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Jatim, Persenga harus gigit jari. Laskar Singa Barong-julukan Persenga tidak mendapatkan bantuan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk. “Jangankan Persenga, KONI Nganjuk saja tidak dapat dana di perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2021,” ungkap Ketua Persenga M. Nur Daenuri kemarin.

Tidak adanya anggaran untuk Persenga karena kondisi KONI Kabupaten Nganjuk sedang bermasalah. KONI Jatim  belum menyetujui pengurus KONI Kabupaten Nganjuk. Akibatnya, APBD Kabupaten Nganjuk tidak bisa dianggarkan ke KONI Kabupaten Nganjuk dan Persenga.

Meski tanpa bantuan APBD Kabupaten Nganjuk, Laskar Singa Barong tetap akan tampil di grup H Liga Jatim. Persenga akan menghadapi tuan rumah Persiga Trenggalek, Perspa Pacitan, Persemag Magetan, dan Swiss FC. “Kami akan swadaya,” ujar ketua Askab PSSI Kabupaten Nganjuk ini.

Baca Juga :  Pilkades di Kediri; Awas, Politik Uang Gentayangan!

Saat ini, Daenuri meminta agar Trian Wicaksono fokus pada kompetisi Liga 3 Jatim. Karena kompetisi hanya tersisa 1,5 bulan. Rencananya, kompetisi akan dimulai pada 3 November nanti dengan sistem home tournament. “Manajemen Persenga akan berjuang keras agar anak-anak bisa tampil maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Persenga Sumardiono mengatakan, Persenga akan tampil menggunakan pemain lokal. Tidak ada amunisi dari luar Kota Angin. Karena pemain lokal Kabupaten Nganjuk memiliki skill yang tidak kalah dengan pemain luar daerah. “Kami akan maksimalkan pemain lokal Nganjuk,” ujarnya.

Untuk Liga 3 Jatim, Sumardiono mengatakan, akan menyiapkan 30 amunisi. Saat ini, seleksi pemain terus dilakukan. Ini untuk meningkatkan kompetisi antar pemain. Sehingga, pemain  yang benar-benar siap secara skill, fisik dan mental yang akan dibawa ke Trenggalek.

Baca Juga :  Ekspedisi Peradaban Terpendam : Dari Mataram Kuno hingga Majapahit

Target Persenga sendiri tidak muluk-muluk di Liga 3 Jatim ini. Laskar Singa Barong membidik bisa lolos dari babak penyisihan grup H. Itu artinya Persenga minimal harus bisa menjadi runner up grup. “Kami harus kerja keras untuk bisa lolos dari babak penyisihan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/