30.1 C
Kediri
Monday, August 8, 2022

Wali Kota Kediri: Di Benak Saya hanya Keselamatan Warga

Tak ada perayaan berlebihan di hari jadi ke-1.142 Kota Kediri. Tak ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Semuanya demi keselamatan dan kesehatan warga kota. Berikut petikan wawancara dengan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Hari jadi Kota Kediri selalu ada upacara Manusuk Sima, bagaimana dengan tahun ini?

Prosesi kegiatan Manusuk Sima tahun ini tetap digelar. Namun, karena ada perpanjangan PPKM level 4 maka acaranya berlangsung virtual. Saat ini, semua sedang mengalami masa sulit. 

Apa program prioritas di hari ulang tahun ke-1.114 ini?  

Sekarang, yang ada dipikirkan saya adalah keselamatan warga Kota Kediri. Prosesi Manusuk Sima digelar virtual karena kegiatan itu adalah budaya kita. Selain Manusuk Sima, ada selamatan hasil bumi yang dibagi-bagikan kepada warga terdampak korona sekaligus yang sedang isolasi mandiri. Itu program utama di ulang tahun kali ini.  

Baca Juga :  Angka Bebas Jentik Hanya 42,78 Persen

 

Apa saja hasil bumi yang dibagikan ke warga terdampak wabah korona?  

Ada banyak. Seperti sayuran, gula, beras, kentang, telur dan terong. Jumlah yang akan disalurkan ada sebanyak 1.142 bingkisan. Semua bingkisan itu nantinya akan diberikan lewat lembaga amal yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Kediri dengan nama Si Jamal. 

Melibatkan warga juga?

Upacara Manusuk Sima tidak melibatkan warga. Yang perlu dikolaborasikan dengan masyarakat adalah menggalang gerakan bersama membantu warga yang kini sedang menjalani isolasi akibat korona. Yang berkecukupan bisa aktif membantu. 

Jika warga biasa diajak ikut membantu, lantas bagaimana dengan imbauan ke ASN? 

Saya sudah instruksikan ke semua ASN di Pemkot Kediri agar membeli produk UMKM yang diproduksi oleh warga Kota Kediri. Dengan membeli produk UMKM lokal, bisa membantu usaha mereka.

Baca Juga :  Masjid-Masjid Ratakan Penyembelihan di Hari Tasyrik

Apa target yang ingin dicapai di ulang tahun kali ini? 

Ada banyak. Namun karena ada wabah korona beberapa kegiatan harus berhenti sejenak. Seperti proyeksi pembangunan SMPN 9, kini masih harus menunggu.  Sekarang, APBD dipakai untuk bertahan di masa pandemi. Sekarang, pemerintah harus hadir dan harus ada di semua sektor untuk menangani pandemi.(rq/fud) 

- Advertisement -

Tak ada perayaan berlebihan di hari jadi ke-1.142 Kota Kediri. Tak ada kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Semuanya demi keselamatan dan kesehatan warga kota. Berikut petikan wawancara dengan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Hari jadi Kota Kediri selalu ada upacara Manusuk Sima, bagaimana dengan tahun ini?

Prosesi kegiatan Manusuk Sima tahun ini tetap digelar. Namun, karena ada perpanjangan PPKM level 4 maka acaranya berlangsung virtual. Saat ini, semua sedang mengalami masa sulit. 

Apa program prioritas di hari ulang tahun ke-1.114 ini?  

Sekarang, yang ada dipikirkan saya adalah keselamatan warga Kota Kediri. Prosesi Manusuk Sima digelar virtual karena kegiatan itu adalah budaya kita. Selain Manusuk Sima, ada selamatan hasil bumi yang dibagi-bagikan kepada warga terdampak korona sekaligus yang sedang isolasi mandiri. Itu program utama di ulang tahun kali ini.  

Baca Juga :  Kasus Jembatan Brawijaya Kediri: Saksi Beberkan Dua Draf EE Proyek

 

Apa saja hasil bumi yang dibagikan ke warga terdampak wabah korona?  

Ada banyak. Seperti sayuran, gula, beras, kentang, telur dan terong. Jumlah yang akan disalurkan ada sebanyak 1.142 bingkisan. Semua bingkisan itu nantinya akan diberikan lewat lembaga amal yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Kediri dengan nama Si Jamal. 

Melibatkan warga juga?

Upacara Manusuk Sima tidak melibatkan warga. Yang perlu dikolaborasikan dengan masyarakat adalah menggalang gerakan bersama membantu warga yang kini sedang menjalani isolasi akibat korona. Yang berkecukupan bisa aktif membantu. 

Jika warga biasa diajak ikut membantu, lantas bagaimana dengan imbauan ke ASN? 

Saya sudah instruksikan ke semua ASN di Pemkot Kediri agar membeli produk UMKM yang diproduksi oleh warga Kota Kediri. Dengan membeli produk UMKM lokal, bisa membantu usaha mereka.

Baca Juga :  Seleksi Akhir, Mencari Terbaik

Apa target yang ingin dicapai di ulang tahun kali ini? 

Ada banyak. Namun karena ada wabah korona beberapa kegiatan harus berhenti sejenak. Seperti proyeksi pembangunan SMPN 9, kini masih harus menunggu.  Sekarang, APBD dipakai untuk bertahan di masa pandemi. Sekarang, pemerintah harus hadir dan harus ada di semua sektor untuk menangani pandemi.(rq/fud) 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/