29.6 C
Kediri
Friday, July 1, 2022

Tangkap Ular Piton di Nganjuk, Bakar Sarang Tawon di Patianrowo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nganjuk menangkap seekor ular piton kemarin. Ular tersebut berada di sawah milik warga di Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk. Piton itu ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB.

Warga yang ketakutan melihat ular yang memiliki panjang sekitar 2,5 meter itu melaporkan kejadian itu ke Damkar Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah naungan Satpol PP Kabupaten Nganjuk. “Warga khawatir ular itu menggigit petani,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.

Setelah menerima laporan itu, petugas segera datang ke lokasi. Evakuasi dilakukan. Piton berhasil ditangkap dan diamankan.

Sebelum menangkap piton, petugas juga melakukan evakuasi sarang tawon di rumah warga pada Kamis malam (24/6). Tidak hanya satu sarang tawon yang dievakuasi. Namun, ada dua sarang tawon. Evakuasi sarang tawon pertama dilaksanakan di pekarangan rumah Wahyudi, 45, warga Desa Tirtobinangun, Kecamatan Patianrowo sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Ratusan Peserta Ikuti Ujian Luring dan Daring

Sarang tawon sebesar bola itu terpaksa dibakar. Karena ukurannya yang besar. Sedangkan, lampu penerangan sangat minim. “Kami khawatir tawon itu menyengat warga,” ungkap Samsul.

Setelah dari Patianrowo, petugas damkar mengevakuasi sarang tawon di rumah Warsito, 45, Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro. Sarang tawon itu menimbulkan kekhawatiran warga. Karena tawon di sarang itu jumlahnya ratusan. Mereka khawatir jika tidak segera dievakuasi, tawon akan menyengat warga.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nganjuk menangkap seekor ular piton kemarin. Ular tersebut berada di sawah milik warga di Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk. Piton itu ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB.

Warga yang ketakutan melihat ular yang memiliki panjang sekitar 2,5 meter itu melaporkan kejadian itu ke Damkar Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah naungan Satpol PP Kabupaten Nganjuk. “Warga khawatir ular itu menggigit petani,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.

Setelah menerima laporan itu, petugas segera datang ke lokasi. Evakuasi dilakukan. Piton berhasil ditangkap dan diamankan.

Sebelum menangkap piton, petugas juga melakukan evakuasi sarang tawon di rumah warga pada Kamis malam (24/6). Tidak hanya satu sarang tawon yang dievakuasi. Namun, ada dua sarang tawon. Evakuasi sarang tawon pertama dilaksanakan di pekarangan rumah Wahyudi, 45, warga Desa Tirtobinangun, Kecamatan Patianrowo sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Singo Barong Junior Masuk Grup Neraka

Sarang tawon sebesar bola itu terpaksa dibakar. Karena ukurannya yang besar. Sedangkan, lampu penerangan sangat minim. “Kami khawatir tawon itu menyengat warga,” ungkap Samsul.

Setelah dari Patianrowo, petugas damkar mengevakuasi sarang tawon di rumah Warsito, 45, Desa Blitaran, Kecamatan Sukomoro. Sarang tawon itu menimbulkan kekhawatiran warga. Karena tawon di sarang itu jumlahnya ratusan. Mereka khawatir jika tidak segera dievakuasi, tawon akan menyengat warga.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/