23.9 C
Kediri
Sunday, August 14, 2022

Jalur Normal, Enam KA Beroperasi Lagi

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Enam kereta api (KA) Jakarta yang melintasi Daop 7 Madiun mulai beroperasi kembali kemarin. Hal tersebut menyusul selesainya perbaikan dan normalisasi jalur Kedunggedeh – Lemahbang, Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, enam armada tersebut terdiri dari dua KA Bima, dua KA Gajayana, dan dua KA Jayakarta. Keenam KA tersebut memiliki relasi dari Surabaya menuju Jakarta. Begitu juga sebaliknya.

“Dengan pulihnya sebagian jalur petak jalan antara Kedunggedeh – Lemahbang, beberapa KA dari dan menuju Jakarta dioperasikan kembali,” ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kemarin.

Sebelumnya, perjalanan KA sempat mengalami gangguan. Hal itu lantaran bencana banjir yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya. Ixfan menyebut curah hujan yang tinggi sempat mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (21/2) lalu.

Baca Juga :  Sawah Tergenang Air Bah Jadi Kolam Dadakan

Kondisi itu membuat debit aliran sungai dari Bendungan Kamojing, Pupukujang, dan Walahar meningkat. Akibatnya, jalur KA lintas Kedunggedeh – Lemahabang pada km 55+100 hingga km 54+500 terendam air bah.

- Advertisement -

PT KAI pun terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta yang melintasi jalur tersebut. Konsekuensinya, calon penumpang mendapat pengembalian 100 persen dari tiket yang dibatalkan. “Kami meminta maaf kepada para pelanggan karena sempat terganggunya perjalanan dan pelayanan KA,” imbuh Ixfan.

Lebih lanjut, pada Senin (22/2) lalu pihaknya kembali melakukan pengecekan di jalur tersebut. Hasilnya, ditemukan kerusakan fondasi akibat tergerus oleh banjir. Untuk mengatasi hal itu, PT KAI harus menurunkan alat berat untuk mempercepat proses perbaikan. “Kami gunakan alat berat untuk mengembalikan pondasi jalur KA seperti semula,” tandasnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Kediri Tangkap Pencuri Kayu Sono

Upaya perbaikan dan normalisasi jalur secara bertahap sudah dilakukan hingga kemarin. Jalur hilir di Kedunggedeh – Lemahbang dinyatakan sudah aman untuk dilalui KA. Hanya saja, kecepatan maksimal saat melewati jalur Kedunggedeh – Lemahbang, Bekasi hanya 10 km/jam. “Sedangkan untuk jalur hulu masih kami kebut proses perbaikannya agar secepatnya dapat dilalui kembali,” pungkas Ixfan.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Enam kereta api (KA) Jakarta yang melintasi Daop 7 Madiun mulai beroperasi kembali kemarin. Hal tersebut menyusul selesainya perbaikan dan normalisasi jalur Kedunggedeh – Lemahbang, Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, enam armada tersebut terdiri dari dua KA Bima, dua KA Gajayana, dan dua KA Jayakarta. Keenam KA tersebut memiliki relasi dari Surabaya menuju Jakarta. Begitu juga sebaliknya.

“Dengan pulihnya sebagian jalur petak jalan antara Kedunggedeh – Lemahbang, beberapa KA dari dan menuju Jakarta dioperasikan kembali,” ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kemarin.

Sebelumnya, perjalanan KA sempat mengalami gangguan. Hal itu lantaran bencana banjir yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya. Ixfan menyebut curah hujan yang tinggi sempat mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (21/2) lalu.

Baca Juga :  Akan Ditutup Total untuk Semua Kendaraan

Kondisi itu membuat debit aliran sungai dari Bendungan Kamojing, Pupukujang, dan Walahar meningkat. Akibatnya, jalur KA lintas Kedunggedeh – Lemahabang pada km 55+100 hingga km 54+500 terendam air bah.

PT KAI pun terpaksa membatalkan sejumlah perjalanan kereta yang melintasi jalur tersebut. Konsekuensinya, calon penumpang mendapat pengembalian 100 persen dari tiket yang dibatalkan. “Kami meminta maaf kepada para pelanggan karena sempat terganggunya perjalanan dan pelayanan KA,” imbuh Ixfan.

Lebih lanjut, pada Senin (22/2) lalu pihaknya kembali melakukan pengecekan di jalur tersebut. Hasilnya, ditemukan kerusakan fondasi akibat tergerus oleh banjir. Untuk mengatasi hal itu, PT KAI harus menurunkan alat berat untuk mempercepat proses perbaikan. “Kami gunakan alat berat untuk mengembalikan pondasi jalur KA seperti semula,” tandasnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Kediri Tangkap Pencuri Kayu Sono

Upaya perbaikan dan normalisasi jalur secara bertahap sudah dilakukan hingga kemarin. Jalur hilir di Kedunggedeh – Lemahbang dinyatakan sudah aman untuk dilalui KA. Hanya saja, kecepatan maksimal saat melewati jalur Kedunggedeh – Lemahbang, Bekasi hanya 10 km/jam. “Sedangkan untuk jalur hulu masih kami kebut proses perbaikannya agar secepatnya dapat dilalui kembali,” pungkas Ixfan.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/