29.1 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Pemkab Kediri Perbaiki Dua Tanggul yang Jebol di Grogol

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai memperbaiki dua titik tanggul jebol di Desa Sumberejo, Grogol. Perbaikan darurat dilakukan untuk mencegah bencana serupa terjadi jika hujan deras mengguyur wilayah setempat.

          Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri Johan Maresponda mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Surabaya. Mengingat jalur aliran air Sungai Hardisingat jadi wewenang BBWS. “Kami hanya memberikan logistik untuk penambalan tanggul sementara. Untuk kegiatan perbaikan lebih lanjutnya, hari ini (kemarin, Red), sudah didatangkan alat berat dari BBWS juga,” ungkapnya.

          Johan menjelaskan, perbaikan di dua tanggul jebol tersebut memang harus dipercepat. Sebab, Januari ini curah hujan masih sangat tinggi. Apabila hujan deras mengguyur daerah setempat, dikhawatirkan bencana banjir akan kembali terjadi di sana.

Baca Juga :  di Wilayah Kabupaten Kediri Perkirakan Hujan sampai Akhir Bulan

          Area persawahan dan pemukiman warga di sekitarnya pun akan kembali terancam. “Makanya, perbaikan tanggul jebol jadi prioritas untuk mencegah bencana serupa terulang,” lanjutnya.

          Untuk diketahui, sebelum perbaikan permanen, di lokasi tanggul jebol juga dipasang sesek, karung, dan bambu. Tujuannya,untuk  memperkuat tanggul yang jebol. Rencananya, ekskavator akan menimbun tanah di sekitar tanggul. Sehingga, titik yang jebol tersebut bisa lebih kuat lagi.

          Lebih jauh Johan menegaskan, perbaikan tanggul baru bisa dilakukan setelah air surut. Kebetulan, selama dua hari terakhir debit air sungai cenderung turun. Sehingga, perbaikan bisa segera dikebut.

          Bagaimana dengan perbaikan di dua titik longsor? Johan menyebut bencana yang membuat jalan utama menuju Desa Kalipang, Grogol ambrol itu perbaikannya diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri. “Sifatnya perbaikan permanen. Akan ditangani oleh PU,” tegasnya.

Baca Juga :  Istri Lahiran, Sudrun Kelayapan

          Terpisah, Camat Grogol Zaenal Mustofa menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait alat berat yang masuk untuk memperbaiki tanggul kemarin siang. “Kami juga sudah datangi lokasi. Semoga bisa tertutup terlebih dahulu tanggulnya agar aliran tidak ke sawah dan ke rumah warga,” harapnya.

          Seperti diberitakan, jebolnya tanggul sungai membuat 19,20 hektare sawah yang terdampak. Selain itu ada sekitar 50 KK yang rumahnya juga terkena luapan air bah dari Sungai Hardisingat di Desa Gambyok, dan sebagian di Desa Sumberjo, Kecamatan Grogol.(syi/ut)

- Advertisement -

KABUPATEN, JP Radar Kediri–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai memperbaiki dua titik tanggul jebol di Desa Sumberejo, Grogol. Perbaikan darurat dilakukan untuk mencegah bencana serupa terjadi jika hujan deras mengguyur wilayah setempat.

          Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri Johan Maresponda mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Surabaya. Mengingat jalur aliran air Sungai Hardisingat jadi wewenang BBWS. “Kami hanya memberikan logistik untuk penambalan tanggul sementara. Untuk kegiatan perbaikan lebih lanjutnya, hari ini (kemarin, Red), sudah didatangkan alat berat dari BBWS juga,” ungkapnya.

          Johan menjelaskan, perbaikan di dua tanggul jebol tersebut memang harus dipercepat. Sebab, Januari ini curah hujan masih sangat tinggi. Apabila hujan deras mengguyur daerah setempat, dikhawatirkan bencana banjir akan kembali terjadi di sana.

Baca Juga :  Dishub Belum Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

          Area persawahan dan pemukiman warga di sekitarnya pun akan kembali terancam. “Makanya, perbaikan tanggul jebol jadi prioritas untuk mencegah bencana serupa terulang,” lanjutnya.

          Untuk diketahui, sebelum perbaikan permanen, di lokasi tanggul jebol juga dipasang sesek, karung, dan bambu. Tujuannya,untuk  memperkuat tanggul yang jebol. Rencananya, ekskavator akan menimbun tanah di sekitar tanggul. Sehingga, titik yang jebol tersebut bisa lebih kuat lagi.

          Lebih jauh Johan menegaskan, perbaikan tanggul baru bisa dilakukan setelah air surut. Kebetulan, selama dua hari terakhir debit air sungai cenderung turun. Sehingga, perbaikan bisa segera dikebut.

          Bagaimana dengan perbaikan di dua titik longsor? Johan menyebut bencana yang membuat jalan utama menuju Desa Kalipang, Grogol ambrol itu perbaikannya diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri. “Sifatnya perbaikan permanen. Akan ditangani oleh PU,” tegasnya.

Baca Juga :  Potong Kupon atau Capture Foto Bisa Dapat Diskon Besar

          Terpisah, Camat Grogol Zaenal Mustofa menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan terkait alat berat yang masuk untuk memperbaiki tanggul kemarin siang. “Kami juga sudah datangi lokasi. Semoga bisa tertutup terlebih dahulu tanggulnya agar aliran tidak ke sawah dan ke rumah warga,” harapnya.

          Seperti diberitakan, jebolnya tanggul sungai membuat 19,20 hektare sawah yang terdampak. Selain itu ada sekitar 50 KK yang rumahnya juga terkena luapan air bah dari Sungai Hardisingat di Desa Gambyok, dan sebagian di Desa Sumberjo, Kecamatan Grogol.(syi/ut)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/