28.8 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Kirim Ratusan Jeriken ke Desa Ngepung

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Kekeringan di Dusun Sendanggogor, Desa Ngepung, Lengkong kembali jadi perhatian. Kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk mengirim ratusan jeriken air bersih dan melakukan dropping air bersih bersama Kajari Firmansyah Subhan.

Kalaksa BPBD Nganjuk Soekonjono mengungkapkan, kemarin merupakan kali kelima pengiriman air bersih ke Dusun Sendanggogor, Desa Ngepung. “Sudah kekeringan sejak pertengahan Agustus,” ujar Soeko sembari menyebut dropping pertama kali dilakukan awal September.

Tak hanya mengirimkan bantuan air bersih, menurut Soeko BPBD juga mengirim 300 jeriken untuk warga. Bantuan itu diberikan setelah BPBD melihat peralatan warga mengambil air selama ini mayoritas menggunakan timba.

Hal tersebut menurutnya menyulitkan warga. “Dengan dibantu jeriken ini mereka akan lebih mudah. Air tidak lagi tumpah,” lanjut Soeko sembari menunjukkan jeriken warna putih yang dipegang warga.

Lebih jauh Soeko menjelaskan, selain Desa Ngepung, BPBD juga mencermati krisis air bersih di Desa Oro-Oro Ombo, Ngetos. Apakah BPBD akan mengirim air ke sana? Ditanya demikian, Soeko menyebut pihaknya menunggu pengiriman surat dari pihak desa.

Baca Juga :  Puluhan Warga Wilangan Jadi OTG

Setelah menerima permohonan dari desa, BPBD akan menerjunkan tim untuk melakukan asesmen. “Nanti tim akan mengecek sumur-sumur warga,” jelasnya. 

Untuk diketahui, dengan total 344 kepala keluarga (KK) atau 854 jiwa yang mengalami kekeringan di Dusun Sendanggogor, BPBD mengirim empat tangki air bersih tiap dua hari sekali. Sesuai hitungan BPBD, air sebanyak 5.000 liter itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Sementara itu, dropping air bersih kemarin berbeda dengan hari biasa. Selain Soeko yang ikut membagikan air ke dalam jeriken milik warga, kemarin Kajari Firmansyah Subhan juga turun langsung ke desa yang berbatasan dengan wilayah Bojonegoro itu.

Orang nomor satu di Kejari Nganjuk ini ikut menuangkan air ke jeriken warga. Bahkan, dia juga mendatangi salah satu lansia yang tinggal terpencil dan kesulitan mengakses air bersih.

Baca Juga :  Warga Tanjungkalang Tuntut Pabrik Tutup

Kepada sejumlah wartawan, Firmansyah mengungkapkan, kejaksaan juga memberi perhatian kasus kekeringan di Desa Ngepung, Lengkong. Karenanya, kemarin dia turun langsung untuk mengecek kondisi sekaligus melakukan dropping air.

Setelah melihat lokasi kemarin, Firman mengaku akan mengomunikasikan penanganan bencana kekeringan tersebut dengan Pemkab Nganjuk. Terutama, kekeringan di Desa Ngepung yang rutin terjadi tiap tahun. “Agar dicarikan solusi dan tahun 2021 tidak ada keluhan kekeringan lagi,” terang pria berambut cepak ini.

Kades Ngepung Dwiyana Bekti menambahkan, selama menunggu bantuan air bersih dari Pemkab Nganjuk, ia bersama warga juga terus melakukan upaya untuk mencari sumber air.”Harapannya ini tahun terakhir pengiriman air bersih. Kami terus berusaha mencari jalan untuk keluar dari masalah kekeringan,” imbuhnya.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk –Kekeringan di Dusun Sendanggogor, Desa Ngepung, Lengkong kembali jadi perhatian. Kemarin, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk mengirim ratusan jeriken air bersih dan melakukan dropping air bersih bersama Kajari Firmansyah Subhan.

Kalaksa BPBD Nganjuk Soekonjono mengungkapkan, kemarin merupakan kali kelima pengiriman air bersih ke Dusun Sendanggogor, Desa Ngepung. “Sudah kekeringan sejak pertengahan Agustus,” ujar Soeko sembari menyebut dropping pertama kali dilakukan awal September.

Tak hanya mengirimkan bantuan air bersih, menurut Soeko BPBD juga mengirim 300 jeriken untuk warga. Bantuan itu diberikan setelah BPBD melihat peralatan warga mengambil air selama ini mayoritas menggunakan timba.

Hal tersebut menurutnya menyulitkan warga. “Dengan dibantu jeriken ini mereka akan lebih mudah. Air tidak lagi tumpah,” lanjut Soeko sembari menunjukkan jeriken warna putih yang dipegang warga.

Lebih jauh Soeko menjelaskan, selain Desa Ngepung, BPBD juga mencermati krisis air bersih di Desa Oro-Oro Ombo, Ngetos. Apakah BPBD akan mengirim air ke sana? Ditanya demikian, Soeko menyebut pihaknya menunggu pengiriman surat dari pihak desa.

Baca Juga :  Relokasi Korban Longsor Ngetos: Siapkan di Lahan Perhutani

Setelah menerima permohonan dari desa, BPBD akan menerjunkan tim untuk melakukan asesmen. “Nanti tim akan mengecek sumur-sumur warga,” jelasnya. 

Untuk diketahui, dengan total 344 kepala keluarga (KK) atau 854 jiwa yang mengalami kekeringan di Dusun Sendanggogor, BPBD mengirim empat tangki air bersih tiap dua hari sekali. Sesuai hitungan BPBD, air sebanyak 5.000 liter itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Sementara itu, dropping air bersih kemarin berbeda dengan hari biasa. Selain Soeko yang ikut membagikan air ke dalam jeriken milik warga, kemarin Kajari Firmansyah Subhan juga turun langsung ke desa yang berbatasan dengan wilayah Bojonegoro itu.

Orang nomor satu di Kejari Nganjuk ini ikut menuangkan air ke jeriken warga. Bahkan, dia juga mendatangi salah satu lansia yang tinggal terpencil dan kesulitan mengakses air bersih.

Baca Juga :  Penumpang di Terminal Tamanan Naik 150 PersenĀ 

Kepada sejumlah wartawan, Firmansyah mengungkapkan, kejaksaan juga memberi perhatian kasus kekeringan di Desa Ngepung, Lengkong. Karenanya, kemarin dia turun langsung untuk mengecek kondisi sekaligus melakukan dropping air.

Setelah melihat lokasi kemarin, Firman mengaku akan mengomunikasikan penanganan bencana kekeringan tersebut dengan Pemkab Nganjuk. Terutama, kekeringan di Desa Ngepung yang rutin terjadi tiap tahun. “Agar dicarikan solusi dan tahun 2021 tidak ada keluhan kekeringan lagi,” terang pria berambut cepak ini.

Kades Ngepung Dwiyana Bekti menambahkan, selama menunggu bantuan air bersih dari Pemkab Nganjuk, ia bersama warga juga terus melakukan upaya untuk mencari sumber air.”Harapannya ini tahun terakhir pengiriman air bersih. Kami terus berusaha mencari jalan untuk keluar dari masalah kekeringan,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/