30.1 C
Kediri
Monday, August 8, 2022

Booster Kota Kediri Tertinggi di Jatim

KOTA, JP Radar Kediri-Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menggenjot vaksinasi booster membuahkan hasil. Setelah bertengger di lima besar, akhir Juli ini capaian vaksinasi booster tertinggi di Jatim.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima mengungkapkan, hingga kemarin capaian vaksinasi booster sebesar 34,55 persen. “Sekarang vaksinasi dosis 1, 2, dan booster semuanya tertinggi di Jatim,” kata Fauzan.

Lebih jauh Fauzan menjelaskan, secara umum capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 di Jatim sudah baik. Adapun vaksinasi booster masih minim. Karenanya, dengan diberlakukannya persyaratan vaksinasi booster untuk perjalanan jarak jauh, dinkes juga kembali menggenjot capaiannya.

Meski sudah menjadi yang tertinggi di Jatim, menurutnya Pemkot Kediri akan terus memaksimalkan vaksinasi bagi yang sudah memenuhi syarat. “Sebelumnya sempat kendur, setelah ada regulasi yang mewajibkan booster untuk perjalanan jarak jauh, minat masyarakat naik lagi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Prof Muladno Hadir di Jumat Ngopi Bupati Dhito, Singgung Program Ini

Untuk terus meningkatkan capaian, pihaknya akan jemput bola menggelar gerai vaksinasi di tempat-tempat keramaian. Di antaranya di mal yang sudah dilakukan sejak sebelum Idul Fitri.

Selebihnya, vaksinasi di puskesmas juga terus digelar secara rutin. “Ada satu mal lagi yang siap jadi tempat penyelenggaraan vaksinasi. Kalau puskesmas memang terus kami pacu,” terangnya.

Dengan beberapa langkah tersebut, dia menargetkan agar capaian vaksinasi booster bisa mencapai 40 persen akhir Juli ini. Sedangkan Agustus mendatang bisa 50 persen.

Ditanya tentang stok vaksin, menurut Fauzan tidak ada masalah. Begitu stok di gudang dinkes menipis, pihaknya bisa mengajukan ke provinsi agar mendapat pasokan baru.

Untuk diketahui, setelah lama tidak ada temuan kasus, di Kota Kediri mulai ditemukan lagi Covid-19. “Sekitar tiga kasus tiap hari. Beberapa hari lalu ada delapan temuan sehari,” papar pria yang sebelumnya menjabat plt direktur RSUD Gambiran ini.

Baca Juga :  PPKM Di Kota Kediri Turun Level, PTM Masih Separo Kuota

Dengan tren temuan kasus tersebut, Fauzan mengimbau masyarakat untuk kembali tertib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terutama, saat berada di tempat keramaian atau di tempat tertutup. “Tetap pakai masker dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan virus Covid-19,” pesannya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira
- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri-Upaya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri menggenjot vaksinasi booster membuahkan hasil. Setelah bertengger di lima besar, akhir Juli ini capaian vaksinasi booster tertinggi di Jatim.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima mengungkapkan, hingga kemarin capaian vaksinasi booster sebesar 34,55 persen. “Sekarang vaksinasi dosis 1, 2, dan booster semuanya tertinggi di Jatim,” kata Fauzan.

Lebih jauh Fauzan menjelaskan, secara umum capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 di Jatim sudah baik. Adapun vaksinasi booster masih minim. Karenanya, dengan diberlakukannya persyaratan vaksinasi booster untuk perjalanan jarak jauh, dinkes juga kembali menggenjot capaiannya.

Meski sudah menjadi yang tertinggi di Jatim, menurutnya Pemkot Kediri akan terus memaksimalkan vaksinasi bagi yang sudah memenuhi syarat. “Sebelumnya sempat kendur, setelah ada regulasi yang mewajibkan booster untuk perjalanan jarak jauh, minat masyarakat naik lagi,” lanjutnya.

Baca Juga :  Prof Muladno Hadir di Jumat Ngopi Bupati Dhito, Singgung Program Ini

Untuk terus meningkatkan capaian, pihaknya akan jemput bola menggelar gerai vaksinasi di tempat-tempat keramaian. Di antaranya di mal yang sudah dilakukan sejak sebelum Idul Fitri.

Selebihnya, vaksinasi di puskesmas juga terus digelar secara rutin. “Ada satu mal lagi yang siap jadi tempat penyelenggaraan vaksinasi. Kalau puskesmas memang terus kami pacu,” terangnya.

Dengan beberapa langkah tersebut, dia menargetkan agar capaian vaksinasi booster bisa mencapai 40 persen akhir Juli ini. Sedangkan Agustus mendatang bisa 50 persen.

Ditanya tentang stok vaksin, menurut Fauzan tidak ada masalah. Begitu stok di gudang dinkes menipis, pihaknya bisa mengajukan ke provinsi agar mendapat pasokan baru.

Untuk diketahui, setelah lama tidak ada temuan kasus, di Kota Kediri mulai ditemukan lagi Covid-19. “Sekitar tiga kasus tiap hari. Beberapa hari lalu ada delapan temuan sehari,” papar pria yang sebelumnya menjabat plt direktur RSUD Gambiran ini.

Baca Juga :  Fandra Mendapat Santunan Kematian Rp 50 Juta

Dengan tren temuan kasus tersebut, Fauzan mengimbau masyarakat untuk kembali tertib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terutama, saat berada di tempat keramaian atau di tempat tertutup. “Tetap pakai masker dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan virus Covid-19,” pesannya.






Reporter: Ilmidza Amalia Nadzira

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/