23.7 C
Kediri
Sunday, June 26, 2022

Geger! King Kobra Sepanjang 2 Meter Masuk di Dapur Warga Balonggebang

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang gempar pada Selasa malam (22/6). Pemicunya ada ular king kobra di dapur milik Prapto, 40, warga setempat. Awalnya, Prapto yang mengetahui ada ular di dapur. Saat memasak, dia mendengar ada suara mendesis. Alangkah terkejutnya, Prapto ternyata ada ular bersembunyi di bawah kompor. Karena ukuran ular yang besar dan panjang, Prapto tidak berani menangkap atau mengusirnya. Dia meminta pertolongan ke tetangga. Namun, tidak ada yang berani menangkap ular berwarna hitam itu. Warga semakin takut. Ular king kobra itu malah bersiap mematuk. Hal ini membuat warga ketakutan.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke perangkat desa. Lalu, warga melaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah naungan Satpol PP Kabupaten Nganjuk untuk menangkap ular king kobra. “Kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda, kemarin.

Baca Juga :  Nekat Lawan Arus, Tewas Terserempet Truk

Dengan menggunakan tongkat, petugas menangkap ular cobra yang panjangnya sekitar dua meter tersebut. Beruntung, belum ada korban jiwa karena digigit ular king kobra itu.

Samsul menduga, ular king kobra itu berasal dari hutan. Dia sengaja masuk ke dapur rumah warga karena mencari makan. “Mungkin mengejar tikus,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Samsul mengapresiasi warga yang segera melaporkan adanya ular ke petugas. Karena jika tidak segera dilaporkan, ular itu bisa menggigit orang.

- Advertisement -

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang gempar pada Selasa malam (22/6). Pemicunya ada ular king kobra di dapur milik Prapto, 40, warga setempat. Awalnya, Prapto yang mengetahui ada ular di dapur. Saat memasak, dia mendengar ada suara mendesis. Alangkah terkejutnya, Prapto ternyata ada ular bersembunyi di bawah kompor. Karena ukuran ular yang besar dan panjang, Prapto tidak berani menangkap atau mengusirnya. Dia meminta pertolongan ke tetangga. Namun, tidak ada yang berani menangkap ular berwarna hitam itu. Warga semakin takut. Ular king kobra itu malah bersiap mematuk. Hal ini membuat warga ketakutan.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke perangkat desa. Lalu, warga melaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nganjuk yang berada di bawah naungan Satpol PP Kabupaten Nganjuk untuk menangkap ular king kobra. “Kami langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk Samsul Huda, kemarin.

Baca Juga :  Sebelas Kecamatan Jadi Zona Merah

Dengan menggunakan tongkat, petugas menangkap ular cobra yang panjangnya sekitar dua meter tersebut. Beruntung, belum ada korban jiwa karena digigit ular king kobra itu.

Samsul menduga, ular king kobra itu berasal dari hutan. Dia sengaja masuk ke dapur rumah warga karena mencari makan. “Mungkin mengejar tikus,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Samsul mengapresiasi warga yang segera melaporkan adanya ular ke petugas. Karena jika tidak segera dilaporkan, ular itu bisa menggigit orang.

Artikel Terkait

Most Read

Megengan Pandemi

Sembadra Karya


Artikel Terbaru

/