29.1 C
Kediri
Wednesday, July 6, 2022

Pemerintah Belum Pastikan Ada Syarat Vaksinasi Booster untuk Mudik

KOTA, JP Radar Kediri- Pemerintah belum memastikan vaksinasi booster sebagai syarat wajib bagi pemudik saat Lebaran nanti. Namun, bila syarat itu akhirnya digunakan, pihak Terminal Tamanan mengaku siap.

“Kalau sudah diputuskan (syarat vaksin booster) kami siapkan petugas pemeriksaan, seperti tahun lalu,” tegas Kepala Koordinator Terminal Tamanan Kelas II A Kota Kediri Bambang Suprianta kemarin, di sela-sela memantau kedatangan santri asal Pondok Pesantren Gontor.

Menurut Bambang, yang pasti, saat ini syarat perjalanan masih tetap. Yaitu penumpang wajib menjalani vaksinasi dosis kedua. Sedangkan syarat baru berupa vaksinasi ketiga, dia mengaku belum menerima kabar.

Masih menurut Bambang, Lebaran sebelumnya, pemudik yang naik dari Terminal Tamanan akan menjalani screening ketat. Mereka akan dicek suhu tubuhnya di pintu masuk. Selain itu, ada persyaratan rapid atau swab test bagi pemudik. Sedangkan tahun ini, ada wacana syaratnya cukup dengan vaksin booster. Hanya, Bambang mengaku belum mendapatkan keputusan resmi.

Baca Juga :  Kebersamaan dalam Keberagaman di Desa Besowo, Kepung (2)

Sementara itu, suasana Terminal Tamanan kemarin diwarnai suasana haru. Hal itu terjadi saat ratusan santri dari Ponpes Gontor Ponorogo tiba di Kediri, sekitar pukul 08.30. Begitu selesai menjalani proses administrasi, para santri itu langsung disambut oleh keluarganya. Sebagian tampak berpelukan melepas rindu.

Kedatangan para santri itu merupakan yang terakhir. Setelah sehari sebelumnya rombongan santri perempuan juga tiba di Kediri.

Menurut Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Kediri Abas Sofyan kepulangan santri menyesuaikan kurikulum Pondok Pesantren Gontor yang kini sudah mulai masuk waktu libur. “Liburnya (Ponpes Gontor) sepuluh hari sebelum Ramadan,” katanya.

Rombongan para santri diangkut oleh empat armada bus. Setiba di terminal, mereka kemudian membubuhkan tanda tangan di lembar presensi. Setelah itu langsung diserahkan ke orang tua yang telah menunggu.

Baca Juga :  Fatmawati Tak Jadi Nyalon

Selain petugas terminal, polisi dan anggota dinas perhubungan membantu proses kedatangan tersebut.

Berdasarkan data pihak terminal, total santri yang datang di Kediri sebanyak 239 orang. “Mereka datang bergelombang,” ujar Bambang.

Santri putri datang lebih awal, yakni saat malam hari. Kemudian disusul santri laki-laki. (rq/fud)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri- Pemerintah belum memastikan vaksinasi booster sebagai syarat wajib bagi pemudik saat Lebaran nanti. Namun, bila syarat itu akhirnya digunakan, pihak Terminal Tamanan mengaku siap.

“Kalau sudah diputuskan (syarat vaksin booster) kami siapkan petugas pemeriksaan, seperti tahun lalu,” tegas Kepala Koordinator Terminal Tamanan Kelas II A Kota Kediri Bambang Suprianta kemarin, di sela-sela memantau kedatangan santri asal Pondok Pesantren Gontor.

Menurut Bambang, yang pasti, saat ini syarat perjalanan masih tetap. Yaitu penumpang wajib menjalani vaksinasi dosis kedua. Sedangkan syarat baru berupa vaksinasi ketiga, dia mengaku belum menerima kabar.

Masih menurut Bambang, Lebaran sebelumnya, pemudik yang naik dari Terminal Tamanan akan menjalani screening ketat. Mereka akan dicek suhu tubuhnya di pintu masuk. Selain itu, ada persyaratan rapid atau swab test bagi pemudik. Sedangkan tahun ini, ada wacana syaratnya cukup dengan vaksin booster. Hanya, Bambang mengaku belum mendapatkan keputusan resmi.

Baca Juga :  Kolaborasi untuk Hadang Kemarau Panjang

Sementara itu, suasana Terminal Tamanan kemarin diwarnai suasana haru. Hal itu terjadi saat ratusan santri dari Ponpes Gontor Ponorogo tiba di Kediri, sekitar pukul 08.30. Begitu selesai menjalani proses administrasi, para santri itu langsung disambut oleh keluarganya. Sebagian tampak berpelukan melepas rindu.

Kedatangan para santri itu merupakan yang terakhir. Setelah sehari sebelumnya rombongan santri perempuan juga tiba di Kediri.

Menurut Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Kediri Abas Sofyan kepulangan santri menyesuaikan kurikulum Pondok Pesantren Gontor yang kini sudah mulai masuk waktu libur. “Liburnya (Ponpes Gontor) sepuluh hari sebelum Ramadan,” katanya.

Rombongan para santri diangkut oleh empat armada bus. Setiba di terminal, mereka kemudian membubuhkan tanda tangan di lembar presensi. Setelah itu langsung diserahkan ke orang tua yang telah menunggu.

Baca Juga :  MAN 1 KOTA KEDIRI, MAN VOKASI NOMOR SATU

Selain petugas terminal, polisi dan anggota dinas perhubungan membantu proses kedatangan tersebut.

Berdasarkan data pihak terminal, total santri yang datang di Kediri sebanyak 239 orang. “Mereka datang bergelombang,” ujar Bambang.

Santri putri datang lebih awal, yakni saat malam hari. Kemudian disusul santri laki-laki. (rq/fud)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/