27.2 C
Kediri
Monday, July 4, 2022

Batasi Aktivitas, Pemkot Kediri Terapkan Jam Malam

KOTA, JP Radar Kediri-Pemkot Kediri akan kembali menerapkan pembatasan aktivitas dengan pemberlakuan jam malam. Hal tersebut menindaklanjuti kebijakan PPKM level 3 jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru) yang digagas pemerintah pusat.

          Terkait penerapan resmi PPKM level 3, Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Alfan Sugiyanto mengungkapkan, pihaknya masih menunggu kebijakan resmi berupa Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). “Acuan kami tetap Inmendagri,” terang Alfan.

          Sebelum Inmendagri turun, Alfan menyebut pihaknya tetap menerapkan PPKM level 1. Jelang penerapan PPKM level 3 nanti, menurut Alfan pihaknya tetap perlu melakukan serangkaian persiapan.

          Dia memastikan ada banyak aktivitas masyarakat yang akan berubah. Mengikuti perubahan penerapan level PPKM. Termasuk kegiatan di bidang perekonomian dan keagamaan. “Untuk pendidikan masih sama. Tidak ada yang berubah,” lanjutnya.

          Alfan mencontohkan, aktivitas di pasar yang saat ini mulai berjalan normal nanti akan dibatasi pukul 21.00. Demikian juga kapasitasnya yang hanya 50 persen. Pembatasan serupa berlaku di mal dan pedagang kaki lima.

Baca Juga :  Info Pemilu Kediri: Perlu Antisipasi jika Ada Sengketa

          Tidak hanya itu, menurut Alfan anak berusia di bawah 12 tahun juga dilarang masuk mal. “Pusat permainan anak akan ditutup,” terangnya.

          Bagaimana dengan aktivitas keagamaan? Alfan menuturkan, saat perayaan natal, kapasitas gereja juga dibatasi hanya 50 persen. Para jemaat juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

          Sementara itu, seperti halnya Pemkot Kediri, Pemkab Kediri juga masih menunggu instruksi lebih lanjut tentang penerapan PPKM level 3. Sebelum turun instruksi resmi, pemkab tetap akan menerapkan PPKM level 2.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi menjelaskan, dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan, mereka belum membahas rencana penerapan PPKM level 3. Melainkan, masih melakukan evaluasi reguler.

Baca Juga :  Tegaskan Tak Lockdown Puskesmas Bagor

          Meski belum ada kejelasan dari pusat, menurut Slamet sumber daya di Kabupaten Kediri sudah siap. Sewaktu-waktu ada instruksi, mereka bisa langsung menerapkan PPKM level 3. “Kami hanya menunggu arahan dan instruksi resmi dari pusat terlebih dahulu,” terang Slamet.

 

          Apa saja yang harus disesuaikan oleh Pemkab Kediri? Slamet mencontohkan tentang pembukaan sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kediri. Dalam penerapan PPKM level 3, otomatis tempat wisata akan kembali ditutup.

Pengetatan menurut Slamet juga akan kembali dilakukan di tempat ibadah, warung makan, hingga di sarana olahraga terbuka. “Yang semula dilonggarkan akan diperketat lagi,” tegasnya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat berencana menerapkan PPKM level 3 secara serentak jelang natal dan tahun baru. Yakni, mulai 24 Desember hingga 2 Januari nanti. Penerapan PPKM level 3 serentak ini untuk mencegah membeludaknya kasus Covid-19 seperti tahun lalu. (rq/syi/ut)

- Advertisement -

KOTA, JP Radar Kediri-Pemkot Kediri akan kembali menerapkan pembatasan aktivitas dengan pemberlakuan jam malam. Hal tersebut menindaklanjuti kebijakan PPKM level 3 jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru) yang digagas pemerintah pusat.

          Terkait penerapan resmi PPKM level 3, Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Alfan Sugiyanto mengungkapkan, pihaknya masih menunggu kebijakan resmi berupa Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). “Acuan kami tetap Inmendagri,” terang Alfan.

          Sebelum Inmendagri turun, Alfan menyebut pihaknya tetap menerapkan PPKM level 1. Jelang penerapan PPKM level 3 nanti, menurut Alfan pihaknya tetap perlu melakukan serangkaian persiapan.

          Dia memastikan ada banyak aktivitas masyarakat yang akan berubah. Mengikuti perubahan penerapan level PPKM. Termasuk kegiatan di bidang perekonomian dan keagamaan. “Untuk pendidikan masih sama. Tidak ada yang berubah,” lanjutnya.

          Alfan mencontohkan, aktivitas di pasar yang saat ini mulai berjalan normal nanti akan dibatasi pukul 21.00. Demikian juga kapasitasnya yang hanya 50 persen. Pembatasan serupa berlaku di mal dan pedagang kaki lima.

Baca Juga :  Mengenal Jayastamba, Ikon Kabupaten Nganjuk (4)

          Tidak hanya itu, menurut Alfan anak berusia di bawah 12 tahun juga dilarang masuk mal. “Pusat permainan anak akan ditutup,” terangnya.

          Bagaimana dengan aktivitas keagamaan? Alfan menuturkan, saat perayaan natal, kapasitas gereja juga dibatasi hanya 50 persen. Para jemaat juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

          Sementara itu, seperti halnya Pemkot Kediri, Pemkab Kediri juga masih menunggu instruksi lebih lanjut tentang penerapan PPKM level 3. Sebelum turun instruksi resmi, pemkab tetap akan menerapkan PPKM level 2.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi menjelaskan, dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Panjaitan, mereka belum membahas rencana penerapan PPKM level 3. Melainkan, masih melakukan evaluasi reguler.

Baca Juga :  Waisak 2564 di Kediri: Menikmati Puja Bakti lewat Video

          Meski belum ada kejelasan dari pusat, menurut Slamet sumber daya di Kabupaten Kediri sudah siap. Sewaktu-waktu ada instruksi, mereka bisa langsung menerapkan PPKM level 3. “Kami hanya menunggu arahan dan instruksi resmi dari pusat terlebih dahulu,” terang Slamet.

 

          Apa saja yang harus disesuaikan oleh Pemkab Kediri? Slamet mencontohkan tentang pembukaan sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kediri. Dalam penerapan PPKM level 3, otomatis tempat wisata akan kembali ditutup.

Pengetatan menurut Slamet juga akan kembali dilakukan di tempat ibadah, warung makan, hingga di sarana olahraga terbuka. “Yang semula dilonggarkan akan diperketat lagi,” tegasnya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat berencana menerapkan PPKM level 3 secara serentak jelang natal dan tahun baru. Yakni, mulai 24 Desember hingga 2 Januari nanti. Penerapan PPKM level 3 serentak ini untuk mencegah membeludaknya kasus Covid-19 seperti tahun lalu. (rq/syi/ut)

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru

/